Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Media Matrasain

ARSITEKTUR HIGH TECH PADA BANGUNAN OTOMOTIF Georgy S.V. Watung; Vicky H. Makarau
MEDIA MATRASAIN Vol. 10 No. 3 (2013)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v10i3.4119

Abstract

Bidang otomotif dewasa ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, dengan bertambahnya jumlah kendaraan di kota manado ini bangunan-bangunan yang menampung aktifitas otomotif juga semakin dibutuhkan. Saat ini desain arsitektur tidak bisa terlepas dari pengaruh teknologi dan perilaku manusia yang cenderung mengikuti perkembangan jaman juga ikut mempengaruhi keiinginan mereka untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas yang berteknologi tinggi dan mempermudah aktifitas diberbagai tempat yang mereka kunjungi. Disinilah peran dari para arsitek dan desainer dibutuhkan, yaitu dengan merancang suatu tempat yang dapat memenuhi kebutuhan konsumerisme manusia akan teknologi terkini dan kemudahan fasilitas. Arsitektur high tech memiliki karakter yang transparan dengan penggunaan material baja dan kaca, menunjukan struktur dari bangunan, serta menggunakan kecanggihan teknologi untuk menunjang pengoprasian dari bangunan high tech itu sendiri. Penggunaan warna mencolok untuk elemen bangunan agar perbedaan fungsi menjadi hal yang jelas.
ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN DALAM PENGEMBANGAN PERMUKIMAN DI KOTA TOMOHON Dandy F. Tulung; Roosje J. Poluan; Vicky H. Makarau
MEDIA MATRASAIN Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v17i2.37036

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk kawasan perkotaan di Kota Tomohon mengakibatkan peningkatan kebutuhan masyarakat seperti Kawasan permukiman. Seiring dengan adanya pertumbuhan jumlah penduduk, menyebabkan penambahan jumlah kawasan terbangun, untuk itu perlu diidentifikasi daya dukung lahan di Kota Tomohon. Tujuan penelitian untuk menganalisis daya dukung lahan dan menganalisis arahan pengembangan permukiman berdasarkan daya dukung lahan di Kota Tomohon. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara survey langsung untuk melihat kondisi eksisting dan pengambilan data sekunder di instansi yang berkaitan. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis spasial dan analisis proyeksi geometri guna mendapat hasil proyeksi 20 tahun kedepan. Dari hasil analisis didapatkan hasil daya dukung lahan kelas 1 (kawasan pengembangan) memiliki luas ratio tutupan lahan eksisitng 99.42% atau 535.97 Ha, kelas 2 (kawasan kendala I) 8.48% atau 291.76 Ha, kelas 3 (kawasan kendala II) 7.63% atau 551.52 Ha, kelas 4 untuk ratio tutupan lahannya 0%, ditetapkan sebagai kawasan lindung dan limitasi. Diketahui kebutuhan luas lahan permukiman pada tahun 2039 di Kota Tomohon adalah 48.04 Ha dan luas daya dukung lahan yang masih dapat dikembangkan sebagai kawasan permukiman ada pada kelas 2 dan kelas 3 dengan total luasanya adalah 2320.12 Ha sehingga Kota Tomohon masih dapat memenuhi kebutuhan lahan untuk pengembangan permukiman.
ANALISIS SISTEM PERSAMPAHAN DI KECAMATAN AMURANG TIMUR DAN KECAMATAN TUMPAAN Reynaldo Tampinongkol; Windy Mononimbar; Vicky H. Makarau
MEDIA MATRASAIN Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v17i2.37038

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi salah satu masalah utama di Kabupaten Minahasa Selatan, khususnya pada kawasan perkotaan Amurang dan Tumpaan. Kecamatan Tumpaan dan Amurang Timur merupakan pintu masuk ke kawasan perkotaan Turangga terlihat banyak sampah-sampah berserakan di pinggir jalan, pinggir pantai, di badan sungai bahkan di kawasan pertokoan. Hal ini diduga selain disebabkan oleh masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan, juga karena sistem pengelolaan persampahan oleh pemerintah yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Sistem persampahan di Kecamatan Amurang Timur dan Kecamatan Tumpaan. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode analisis deskriptif untuk mendapatkan gambaran dan fakta-fakta akurat terkait penelitian dan analisis distribusi frekuensi dilakukan dengan tujuan mengolah data dengan perhitungan statistik sederhana. Dari hasil analisis yang dilakukan didapati, pertama teknik operasional persampahan Kecamatan Amurang Timur dan Kecamatan Tumpaan secara keseluruhan belum maksimal karena terdapat beberapa desa/kelurahan yang belum tersedia tempat pewadahan sampah komunal, pengumpulan dan pengangkutan sampah, untuk di kawasan permukiman dan sebagaian masyarakat di pesisir pantai di semua kelurahan/desa belum tersedia pewadahan tong/TPS dan pelayanan pengangkutan sampah sehingga masyarakat masih membakar sampah, membuang sampah di selokan/sungai  membuang sampah di pantai yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Kemudian yang Kedua faktor-faktor yang mempengaruhi sistem pengelolaan sampah yang masih terdapat masalah seperti budaya dan perilaku masyarakat, timbulan dan karakteristik sampah, sarana pengumpulan, pengangkutan, pengelolaan, pembuangan akhir sampah, biaya yang tersedia, dan peraturan daerah.