Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Social And Economics Research

KUALITAS PELAYANAN PERIZINAN PERDAGANGAN DIKANTOR KECAMATAN JEJAWI TAHUN 2023 Isma Nirmala; Rendy Sueztra Canaldhy; Umi Purwanti; Erika, Erika
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.260

Abstract

Kualitas pelayanan adalah tanggapan pemohon izin atas tingkat pelayanan yang diselenggarakan oleh Kantor Kecamatan Jejawi sebagai pemyataan perasaan pelayanan yang diterima pada waktu mengurus Surat lzin Usaha Perdagangan (SIUP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi kualitas pelayanan yaitu reliability, responsiveness, assurance, empaty dan tangible, sopan santun, komunikasi, jujur, aman, memahami kebutuhanpelanggan. berdasarkan observasi dan wawancara yang disampaikan oleh pegawai dan pelanggan pada waktu mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) di Kantor Kecamatan Jejawi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil observasi dan wawancara terhadap responden pada 10 indikator menunjukkan bahwa bukti fisik (Tangibles) dari kenyamanan tempat pelayanan masih kurang memuaskan, keandalan (Reliability) dari biaya dan ketepatan waktu pengurusan perijinan masih belum puas, ketanggapan (Responsiveness) dari memberikan informasi yang mudah dimengerti masih belum puas, jaminan (Assurance) dari sikap dan tindakan petugas serta keramahan terhadap pelanggan masih kurang. Indikator empati (Emphaty) yang diukur dari memberikan pelayanan yang menyenangkan kepada pelanggan dapat dikategorikan sudah baik, tetapi karena tingginya harapan masyarakat atas kinerja layanan dimensi ini, maka kondisi ini memberikan dampak pada belum puasnya masyarakat pengguna jasa terhadap layanan yang diterima. Indikator sopan santun yaitu sikap respect, perhatian dalam memberikan pelayanan, indikator komunikasi yaitu informasi terbuka kepada pengguna layanan baik itu berupa prosedur maupun soal biaya, dalam hal ini tidak dipungut biaya dalam kepengurusan perijinan perdagangan, indikator kejujuran meliputi kepercayaan dan keyakinan dalam pelayanan perijinan, indikator keamanan disini memberikan kenyamanan dalam pengurusan perijinan, indikator memahami kebutuhan masyarakat disini dalam pelaksanaanya telah memahami kebutuhan masyarakat dalam pengurusan perijinan, merespon apa yang dibutuhkan masyarakat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PELAKU UMKM DI KELURAHAN EMPAT BELAS ULU KECAMATAN SEBERANG ULU DUA KOTA PALEMBANG Isma Nirmala; Yuliana; Umi Purwanti; Amrina Rosada
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.344

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan antara variabel satu dengan variabel yang lain. Pendekatan Kualitatif maksudnya adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan “apa adanya” tentang suatu variabel, gejala atau keadaan. Penelitian ini dilakukan pada Kelurahan empat belas ulu, Kecamatan seberang ulu dua, Kota Palembang. Rumusan masalah yang diteliti dalam peneltian ini adalah Bagaimana Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pelaku UMKM di Kelurahan Empat Belas Ulu Kecamatan Seberang Ulu Dua Kota Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Model implementasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah model implementasi menurut George C. Edward III yang meliputi empat variabel, yaitu variabel komunikasi yang diukur melalui indikator transmisi,kejelasan dan konsistensi; variabel sumber daya yang diukur melalui indikator staf, informasi, wewenang dan fasilitas; variabel disposisi yang diukur melalui indikator pengangkatan birokrat dan insentif; dan variabel struktur birokrasi yang diukur melalui indikator standard operating procedure (SOP) dan fragmentasi. Hasil dari penelitian yang disimpulkan adalah implementasi kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di kelurahan empat belas ulu dalam proses nya kelurahan empat belas ulu sudah berkomunikasi secara jelas dan konsisten kepada pelaku umkm, kelurahan empat belas ulu memiliki jumlah staf yang memadai dan berkompeten.