Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGRIEKONOMIKA

PEMAHAMAN DASAR ANALISIS MODEL COMPUTABLE GENERAL EQUILIBRIUM (CGE) Hayati, Mardiyah
Agriekonomika Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simple paper about basic understanding of computable general equilibrium aimed to give basic understanding about CGE. It consist of history of CGE, assumption of CGE model, excess and lack of CGE model, and creation of simple CGE model for closed economy. CGE model is suitable to be used for seeing impact of new policy implementation. It is because CGE model use general equilibrium in which this theory of general equilibrium explaining about inter-relation among markets in the economy system. CGE model was introduced in 1960s known as Johansen model. Next, it is expanded into various models such as: ORANI Model, General Trade Analysis Project (GTAP) Model, and Applied General Equilibrium (AGE) Model. In Indonesia, there are CGE ORANI Model, Wayang, Indonesia-E3 and IRCGE. CGE Model is created by assumption of perfect competition. Consumer maximizes utility, producer maximizes profit, and company maximizes zero profit condition.
Identifikasi Keberadaan Inkubator Bisnis di Madura Mardiyah Hayati; Dian Eswin Wijayanti
Agriekonomika Vol 8, No 2: Oktober 2019
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.824 KB) | DOI: 10.21107/agriekonomika.v8i2.6209

Abstract

Peran UMKM dalam perekonomian domestik semakin meningkat. UMKMĀ  merupakan bagian integral dunia usaha nasional mempunyai kedudukan dan peranan yang sangat penting dan strategis dalam mewujudkan struktur perekonomian nasional yang makin seimbang berdasarkan demokrasi ekonomi. Inkubator bisnis sebagai suatu wadah yang efektif untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan bagi wirausaha baru yang kreatif, inovatif, tangguh dan profesional sehingga mampu mengembangkan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lembaga-lembaga pemerintah yang berperan sebagai inkubator bisnis di Madura, dan mengetahui peran yang dijalankan oleh masing-masing lembaga tersebut. Lokasi penelitian ditentukan dengan sengaja (purposive) di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Pamekasan, dengan jumlah responden 34 orang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitain menunjukkan bahwa di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Pamekasan belum ada inkubator bisnis. Lembaga-lembaga pemerintah di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Pamekasan memiliki peran dalam peningkatan mutu UMKM, dengan cara memberikan pelatihan, pendampingan dan memberikan akses modal terhadap UMKM.