Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Media Pembelajaran Tata Cara Pengurusan Jenazah Menggunakan Teknologi Augmented Reality Evy Sophia; Diana Anggraini
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 19 No. 4 (2020): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 19 No. 4, Desember 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.19.4.71

Abstract

Dalam agama Islam pengurusan jenazah hukumnya fardhu kifayah, tetapi pemahaman masyarakat tentang pengurusan jenazah masih tergolong rendah. Upaya memberikan pemahaman dengan mengadakan pelatihan selama ini belum memenuhi target yang diinginkan. Hal tersebut dilandasi metode pembelajaran yang dipergunakan dirasa kurang efektif, kurang interaktif, dan kurang menarik. Metode Pembelajaran yang tepat saat ini adalah metode pembelajaran dengan teknik demontrasi salah satunya menggunakan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality. Aplikasi ini berhasil dirancang dan diimplementasikan pada smartphone spesifikasi RAM minimal 1 GB dan sistem operasi Android minimal versi 4.1. Media yang digunakan utuk memunculkan objek 3D adalah marker (target penanda) berupa kartu bergambar. Aplikasi menyajikan tampilan objek 3D yang menarik dilengkapi dengan suara dan keterangan serta fitur materi memandikan, mengkafani, menshalati, menguburkan, dan kuis. Target pembuatan media pembelajaran meningkatnya pemahaman masyarakat tentang tata cara pengurusan jenazah
Analisis Perbandingan SPK Penentuan Pengajar Terbaik Menggunakan Metode SAW dan Promethee (Studi Kasus : Bimbingan Belajar Peter Kota Malang): Array Evy Sophia; Indah Dwi Mumpuni; Nitiyas
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 19 No. 2, Juni 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.19.2.93

Abstract

Penelitian ini untuk menentukan pengajar terbaik pada Bimbingan Belajar Peter dengan menganalisis hasil perbandingan dari dua metode SPK yaitu SAW dan Promethee.Kriteria yang digunakan adalah intelegensi (kemampuan mengajar), kedisiplinan, kepribadian (sikap pengajar dalam kelas terkait hal-hal non tehnis mengajar), lama kerja pengajar, prestasi dan absensi. Hasil dari analisis perbandingan kedua metode SPK memiliki tahapan berbeda. Pada Metode SAW yaitu: 1. Pembobotan kriteria, 2. Pembobotan alternative lain, 3. Normalisasi, 4. Perangkingan 5. Hasil. Sedangkan pada Promethee tahapan lebih detail yaitu: 1. Menentukan dominasi kriteria, 2. Menentukan tipe preferensi kriteria, 3. Memberikan nilai threshold, 4. Perhitungan entering flow, 5. Perhitungan leaving flow, 6. Perhitungan net flow, 7. Hasil perangkingan. Dalam penelitian ini hasil dari metode yang lebih tepat digunakan untuk perangkingan atau penentuan pengajar terbaik apabila dengan banyak kriteria lebih tepat menggunakan Metode Promethee dan apabila metode yang digunakan tidak banyak criteria maka cukup dengan menggunakan metode SAW.
IMPLEMENTASI METODE AHP DAN MOORA UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENENTUAN KREDIT PADA KSPPS AMANAH INSANI MAKMUR BANTUL Nuraska, Dina; Dewa, Weda Adistianaya; Sophia, Evy
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v4.i4.2024.5

Abstract

Abstrak : Koperasi Simpan Pinjam Pola Syariah (SPSLC) Amanah Insani Makmur yang berlokasi di Gedongan, Panjangrejo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami peningkatan kredit macet sebesar 32 percent akibat proses pengambilan keputusan yang kurang optimal, bersifat subjektif, dan tidak mempertimbangkan riwayat transaksi anggota. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan perubahan kebijakan dalam pengambilan keputusan dengan pendekatan berbasis data, yaitu dengan menggabungkan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk pembobotan kriteria dan MOORA (Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis) untuk pemeringkatan alternatif. Pengujian dengan 30 sampel data menunjukkan bahwa pendekatan gabungan ini menghasilkan penilaian kredit yang lebih realistis dan objektif.
Analisis Website STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang (www.pradnya-paramita.ac.id) Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Evy Sophia
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia Vol 10 No 2 (2016): Volume 10 Nomor 2 (8)
Publisher : LP2M INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang memiliki peran untuk melaksanakan fungsi memberikan pendidikan bagi seluruh warga negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh perceived usefullnes , Perceived Ease of Use , Perceived Website Quality dan Attitude Towards Using terhadap behavioral intention Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perceived usefullnes , Perceived website qualitydan Attitude towards using berpengaruh signifikan terhadap behavioral intention. Namun demikian Perceived Ease of Use tidak berpengaruh sigh terhadap behavioral intention. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disampaikan beberapa kesimpulan sebagai berikut. Penelitian ini lingkupnya masih terbatas pada satu obyek saja, STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang. Untuk mendapatkan hasil yang lebih mendalam dan meningkatkan generalisasi kepada organisasi yang lain maka penelitian ini perlu diperluas dengan memasukkan obyek yang lain seperti Sekolah Tinggi Komputer di Seluruh Indonesia, atau lembaga lain yang mempunyai nafas serupa, yaitu perusahaan lembaga pendidikan. Penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi pengembangan penelitian selanjutnya.
KALORI KOMPOSISI MAKANAN UNTUK ASUPAN GIZI ANAK USIA 2-10 TAHUN MENGGUNKAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS Hikmah, Ani Itfilatul; Anwar, Khoerul; Sophia, Evy
Teknologi Informasi : Teori, Konsep, dan Implementasi : Jurnal Ilmiah Vol 11 No 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI: Teori, Konsep dan Implementasi Vol 11 No 2 Tahun 202
Publisher : LPPM STIMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36382/jti-tki.v11i2.498

Abstract

Setiap anak memiliki kebutuhan kalori yang berbeda-beda tergantung jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, usia dan tingkat aktivitas sehari-hari. Semakin aktif beraktivitas, semakin besar pula kalori yang dibutuhkan anak. Karena tidak semua orang tua mengetahui berapa banyak kalori yang dibutuhkan oleh tubuh khususnya anak, sehingga orang tua lebih cenderung memilih makanan yang hanya mengenyangkan tanpa melihat kandungan nutrisi dari makanan yang disajikan. Solusi yang tepat agar orang tua dapat mengetahui jumlah asupan kalori yang dibutuhkan anak dan jumlah kalori yang terkandung dalam makanan adalah dengan membangun sistem pendukung keputusan pemilihan kalori pada anak usia 2-10 tahun yang dapat mengetahui jumlah kebutuhan kalori anak. Anak dan jumlah kandungan kalori pada makanan dengan menggunakan metode AHP. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat digunakan untuk menimbang item menu makanan dan memilihnya berdasarkan jumlah kalori yang setara dengan kebutuhan kalori pada anak usia 2-10 tahun untuk kriteria jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, umur dan tingkat aktifitas.
Ekstraksi Data Hyperterminal untuk Menerima Data dari Timbangan Digital Menggunakan Metode Mesin Turing Luqman Affandi; Dian Wahyuningsih; Evy Sophia
SMATIKA JURNAL : STIKI Informatika Jurnal Vol 6 No 01 (2016): Smatika Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM UBHINUS MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/smatika.v6i01.56

Abstract

Toko Kain Sinar Mas melayani penjualan kainnya dengan cara kiloan dan gelondongan yang merupakan salah satu toko grosir kain terbesar di Malang. Toko Kain Sinar Mas telah mempunyai Sistem Informasi untuk mendukung proses penjualannya sehingga dapat memaksimalkan pelayanannya pada konsumen. Sistem Informasi yang telah berjalan dapat menerima data dari timbangan digital namun masihterbatas pada hyperterminal, ini menyebabkan bagian kasir harus membuka dua program yaitu program penjualannya dan hyperterminal untuk membaca berat dari kain. Hal ini menjadi kendala karena pembaca data di hyperterminal ini akan mengalami refresh atau pembaharuan data setiap beberapa detik, setelah mendapatkan data berat dari hyperterminal kemudian bagian penjualan akan menginputkan data berat tersebut ke program. Timbangan digital yang digunakan adalah timbangan digital Allegra tipe AL yang tidak diproduksi lagi sehingga tidak tersedia API untuk mengkonversi data yang diperoleh untuk ditempatkan di program, data hanya dapat ditampilkan di hyperterminal saja. Data yang diterima oleh hyperterminal masih berupa data acak yang berupa simbol angka tanda koma dan spasi sehingga masih harus dilakukan ekstraksi untuk mendapatkan data berat berupa angka. Mesin turing adalah sebuah mesin yang dilengkapi dengan “head” yang dapat berpindah ke kanan atau ke kiri atau tetap sehingga sangat mungkin digunakan untuk pemilahan data hyperterminal yang dihasilkan.
Cloud Computing, IaaS, PaaS, Saa EVALUASI PERFORMA MODEL LAYANAN CLOUD COMPUTING: STUDI KOMPARATIF IAAS, PAAS, DAN SAAS DENGAN PENGUJIAN BEBAN BERTINGKAT Wahyuningsih, Dian; Affandi, Luqman; Sophia, Evy
Teknologi Informasi : Teori, Konsep, dan Implementasi : Jurnal Ilmiah Vol 16 No 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI: Teori, Konsep dan Implementasi Vol 16 No 2 Tahun 202
Publisher : STMIK PPKIA Pradnya Paramita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36382/jti-tki.v16i2.625

Abstract

Cloud computing has become a fundamental paradigm in digital transformation, offering three main service models: Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), and Software as a Service (SaaS) [1]. This study examines the comparative performance of these three cloud computing service models through multilevel load testing with five different scenarios (50, 200, 500, 1000, and 2000 concurrent users). Using an experimental methodology with Apache JMeter as a testing tool, this study analyzes critical metrics such as response time, throughput, CPU utilization, memory usage, error rate, and availability [2]. The test results show that PaaS provides superior performance with an average response time of 532.2 ms and a throughput of 2562 req/s, exceeding IaaS (597.0 ms, 2428 req/s) and SaaS (656.0 ms, 2342 req/s). In terms of resource efficiency, PaaS shows optimal CPU utilization (68.2%) and the lowest memory usage (5.16 GB) [3]. Cost-performance ratio analysis reveals that PaaS has the best ratio (0.0041-0.0103), followed by SaaS and IaaS. These findings provide practical guidance for organizations in choosing a cloud computing model that suits their technical and financial needs [4].