Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosidia Widya Saintek

PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PILIHAN BAKSO BERMEREK DI MALANG, “ONLINE MARKETPLACE” DAN FAKTOR YANG MENDASARI Siswanto, Diky; Setiawidayat, Sabar; An-Nisa, Dinda; Muzzaki, Muhammad Iqbal; Mukhsim, Mohammad; Riman, Riman; Tjahjono, Ngudi
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakso berasal dari budaya masyarakat Tionghoa yang menjadi salah satu makanan favorit di Indonesia, khususnya di Malang. Selain bisa menikmati bakso di warung tersebut, pelanggan juga bisa menikmati bakso di tempat lain dengan memesannya melalui online marketplace. Terdapat sejumlah online marketplace yang marak dikunjungi pelanggan serta digunakan untuk kanal penjualan bagi pengusaha kuliner. Tujuan dari artikel ini adalah membahas faktor-faktor yang mendorong ataupun mengurangi minat pelanggan membeli bakso serta aplikasi yang banyak digunakan untuk melakukan pesanan secara online. Metode yang digunakan adalah melakukan survei online terhadap sejumlah responden yang berlokasi di Malang raya. Survei online telah dilakukan dengan melibatkan 50 responden. Hasil survei menunjukkan mayoritas (90%) pelanggan bakso berusia 16 – 30 tahun, yang merupakan Generasi Milenial dan Z yang familiar dengan teknologi digital. Mayoritas pengguna memilih GrabFood (44%) yang menekankan penerapan protokol kesehatan, relevan dengan berlangsungnya pandemi COVID-19 saat dilaksanakan survei. Responden memilih bakso karena faktor kedekatan jarak ke lokasi warung, varian produk, rasa enak, harga terjangkau, higienis dan halal. Adanya aplikasi seperti GrabFood, GoFood dan ShopeeFood bisa merepresentasikan preferensi pelanggan terhadap lokasi warung yang terjangkau. Dipilihnya bakso merek ternama karena varian produk, rasa konsisten, higienis dan halal, meski dinilai harganya mahal, antrian lama serta ada kandungan bahan yang dihindari.
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MELALUI PELATIHAN SIMULASI KONFIGURASI JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN BOSON NETSIM Siswanto, Diky; Farid, Akhmad
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis siswa SMK Muhammadiyah 8 Pakis dalam bidang jaringan komputer melalui simulasi konfigurasi menggunakan aplikasi Boson NetSim. Ruang lingkup kegiatan mencakup pengenalan konsep dasar jaringan, pengalamatan IP, dan teknik subnetting, serta praktik konfigurasi jaringan berbasis simulasi. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung menggunakan komputer. Peserta pelatihan terdiri dari siswa kelas XI dan XII program keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Data dikumpulkan melalui kuisioner tertutup dan terbuka yang diberikan setelah pelatihan untuk mengukur tingkat pemahaman, efektivitas metode, dan kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pemahaman konseptual dan kemampuan praktis peserta dalam konfigurasi jaringan. Pelatihan ini juga menunjukkan bahwa penggunaan media simulasi efektif untuk menjembatani keterbatasan fasilitas laboratorium fisik. Model pelatihan ini berpotensi diterapkan secara lebih luas di sekolah kejuruan lain sebagai solusi alternatif pembelajaran berbasis praktik. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang untuk pengembangan kurikulum pelatihan berbasis learning by doing yang terintegrasi dengan teknologi simulasi jaringan.
UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PENGRAJIN USUK BAMBU DIDESA GUNUNGREJO SINGOSARI KABUPATEN MALANG Muksim, Muh.; Effendy, Dedi Usman; Siswanto, Diky
Prosidia Widya Saintek Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya industri pengrajin kasau bambu di pinggiran Kabupaten Malang tepatnya di dusun Krewe Gunungrejo Singosari Malang kurang lebih 75% dari jumlah penduduk 1 RW 303 KK dan 6 RT. Sebelum kemerdekaan silam sudah melakukan usaha kasau bambu, hanya berbekal alat palu, linggis, pahat, kapak, dan arit. Dengan bahan dasar bambu dapat dihasilkan kasau dan gedek.Pada dasarnya masalah yang dihadapi mitra ada dua aspek utama yaitu masalah produksi dan masalah manajemen adalah masalah proses perataan kasau bambu yang kurang bagus dan membutukan waktu yang lama, masih menggunakan sistem pemasaran konvensional yang ditawarkan dari desa ke desa atau door to door, masalah kontrol kualitas produk, kurangnya kontrol kualitas produk yang dapat menjamin kualitas produk, belum dilakukan pembukuan yang tertib, arus kas masih belum jelas, tidak ada neraca bulanan, dan sejenisnya, target luaran dan solusi dari program ini adalah memproduksi usuk bambu dengan kualitas yang lebih baik sehingga pengrajin lebih berkembang dan memiliki segmentasi pasar yang lebih luas, menghasilkan alat penghalus bambu yang dapat digunakan untuk menghaluskan bambu utuh menjadi satu usuk yang halus sehingga pembuatan kasau dari bambu tidak menjadi kendala dalam proses produksi, sehingga terjadi sistem pengelolaan keuangan pada perajin sehingga semua transaksi dapat tercatat dan ternalisa dengan baik.