Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Penerapan Tapis LC pada Inverter Static Tiga Tingkat di PT INKA Madiun Rahmawati, Lailiyana Tri; Isnianto, Hidayat Nur; Sugandi, Achmad
Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/juliet.v6i1.97911

Abstract

Penggunaan KRL dan KRDE di daerah Sumatra dan Jawa memudahkan mobilisasi masyarakat dan membantu dalam mengurangi penggunaan transportasi pribadi dan dapat mengurangi tingkat kemacetan, sehingga sistem pendistribusian dan pengendalian daya listrik yang baik pada KRL dan KRDE merupakan salah satu hal penting yang digunakan dalam pengoperasian kereta. Sistem kelistrikan yang digunakan kereta di PT INKA pada saat ini masih berupa SIV dua tingkat yang memiliki kelemahan pada keluarannya berupa gelombang harmonik yang belum sesuai dengan yang dibutuhkan. Oleh karena itu perlu dirancang rangkaian elektrik inverter nilai filter LC yang tepat sehingga dapat menghasilkan total harmonic distortion (THD) yang sesuai untuk sistem kelistrikan kereta agar sistem dapat berjalan dengan baik dan stabil. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis nilai filter LC menggunakan dua parameter yaitu Zheta dan THD. Dari hasil penelitian jika induktansi dan kapasitansi diturunkan, maka nilai optimum ACL adalah 300 mH dan nilai ACC 300 mF dengan nilai frekuensi switching yang sebelumnya 1.000 Hz diganti menjadi 3.000 Hz, karena saat disimulasikan didapatkan grafik output yang sesuai dengan yang dibutuhkan dan sinyal FFT pada kelipatan 3.000 tidak ada peningkatan grafik yang signifikan, sehingga nilai ACPTU pada saat frekuensi 50 Hz, nilai THD dengan keadaan berbeban dan tidak berbeban dibawah 10%.
ANALISIS PENGGUNAAN IP PUBLIK PADA BROADBAND NETWORK GATEWAY DALAM LAYANAN INTERNET PT INDONESIA COMNET PLUS Fariliana, Eri Dwi; Isnianto, Hidayat Nur
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 10, No 1 (2019): JURNAL SIMETRIS VOLUME 10 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.434 KB) | DOI: 10.24176/simet.v10i1.2298

Abstract

Internet merupakan kumpulan jaringan komputer yang ada di seluruh dunia dan dapat saling berkomunikasi. Penyediaan internet tidak lepas dari penggunaan IP publik. IP publik memiliki keterbatasan yaitu jumlah IP terbatas serta harga yang mahal. Menanggapi hal tersebut ICON+ mulai menerapkan penggunaan Broadband Network Gateway (BNG). Sistem pengalokasian IP publik dengan BNG mengalokasikan IP network dan broadcast pada subnet 255.255.255.0 (/24) kemudian membagikan IP untuk pelanggan (CPE) dengan subnetting 255.255.255.255 (/32), sedangkan pada Virtual Routing Forwarding (VRF) mengalokasikan IP network dan broadcast dilakukan pada setiap service serta subnetting disesuaikan dengan kebutuhan service. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan IP publik yang sedikit sangat cocok dikonfigurasi dengan BNG dan konfigurasi VRF lebih cocok digunakan untuk kebutuhan service internet dengan kebutuhan banyak IP publik. Penelitian ini juga menunjukan bahwa penggunaan BNG tidak terlalu mempengaruhi performa service internet karena performa jaringan sangat baik pada parameter throughput dengan nilai 96.7% dan delay dengan nilai 22.058 ms serta baik untuk parameter packet loss dengan nilai 0.1% dan jitter dengan nilai 4 ms.
Sistem Pemantauan Status Kesehatan Sapi Perah Berbasis IoT dengan Parameter Detak Jantung, Saturasi Oksigen, dan Suhu Aprilliana, Ervinta; Isnianto, Hidayat Nur; Firmansyah, Rendra Dwi
Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/juliet.v6i2.98135

Abstract

Kurang optimalnya pemanfaatan teknologi di Indonesia mengenai pemantauan kesehatan sapi lokal maupun sapi perah secara real time untuk memudahkan peternak dan menghemat biaya oprasional mengakibatkan kurangnya pemenuhan susu untuk konsumsi masyarakat. Banyak peternak sapi hanya memantau secara tradisional dengan melihat dari gejala fisik. Oleh karena itu memerlukan alat yang menerapkan teknologi Internet Of Things (IoT) untuk memonitoring kondisi kesehatan sapi perah. Sistem ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai prosesor utama yang di dalamnya terdapat program suhu, detak jantung, dan saturasi oksigen sesuai kondisi fisiologis sapi perah mengirimkan data ke Node-RED menggunakan protokol MQTT sebagai user interface dan menyimpan data menggunakan MySQL untuk memudahkan pengguna meninjau status kesehatan dan mencegah ketidaknormalan agar melakukan tindakan medis selanjutnya. Pengujian dilakukan di UPT Peternakan UGM, hasil kalibrasi pembacaan suhu ternak dibandingkan thermogun umum didapatkan nilai rata-rata absolute error sebesar 0,7°C. Sensor detak jantung dengan estimasi kalman filter nilai R=10 dan Q=0.01 dikalibrasi dengan pengukuran denyut nadi ekor sapi perah secara manual mendapatkan rata-rata absolute error 1.45 bpm, sinyal noise dapat direduksi dengan baik tanpa menghilangkan karakteristik sinyal asli. Nilai absolute error 2% untuk saturasi oksigen. Hasil dari penelitian menguji pada 10 ekor sapi perah dan divalidasi dengan diagnosis spesialis ternak rata-rata menunjukkan kondisi sehat. Untuk mengevaluasi menggunakan confusion matrix menghasilkan hasil akurasi 97%, presisi 75%, dan recall sebesar 98%. 
Development of an ATTiny1614-Based Heater Controller and a Silicone-Based Heating Element for a Tissue Processor Hendry, Jans; Isnianto, Hidayat Nur; Hudati, Imroatul; Irsyadi, Fakih; Najib, Muhammad; Fauzi, Ilham
Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/juliet.v6i2.102903

Abstract

The tissue processor is an essential device for preparing tissue samples for observation. Despite the high demand, no similar products havebeen developed locally. Therefore, the researchers have undertaken the development of a comparable device through reverse engineering. One of the key components of a tissue processor is the automatic heater, which consists of a heater controller and a heating element. Utilizing an ATTiny1614 microcontroller and a silicone pad, both components were developed to operate with the same functionality as the original. Based on the tests, the heater controller successfully supplied alternating current to the heating element according to the specified maximum temperature. The heating element test showed an impedance specification of 418.9 Ω and required only approximately 1 minute and 37 seconds to reach a temperature of 100 °C. Therefore, the resulting prototype meets the criteria for an automatic heater for a tissue processor.
Classification and Prediction of Air Quality in Yogyakarta City Using Long Short-Term Memory Algorithm Permatasari, Novita Bayu; Isnianto, Hidayat Nur
Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/juliet.v6i2.106999

Abstract

Air quality in Yogyakarta City is declining along with the increase in air pollution caused by human activities, such as transportation and industry, thus having a serious impact on health and the environment. Some of the parameters are PM10, SO2, Com O3, and NO2 which are based on ISPU (Air Pollution Standard Index) data from the Yogyakarta City Environment Agency from 2020 to 2023. In this study, classification and prediction were carried out using the LSTM (Long Short-Term Memory) algorithm to predict air quality standards with five pollution parameters of PM10, SO2, CO, O3, and NO2. The results of this study on the performance graph showed that the model was likely to be overfitted in some phases of training, although the simulation results on the random data showed consistency in the prediction with the "Good" category for air quality. So it can be concluded that this study using the LSTM (Long Short-Term Memory) model is able to classify and predict air quality effectively with results that are almost in accordance with the actual data and this study will run better with several improvements such as the use of additional parameters such as PM2.5 and increased model accuracy for optimal results.
Rancang Bangun Timbangan Digital Berbasis Mikrokontroler dan IoT untuk Peternakan Domba Ulfa, Afrida Nurul; Isnianto, Hidayat Nur
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2023.15.2.6

Abstract

This study developed an integrated digital scale with a microcontroller and an Internet of Things feature that weighs the sheep and measures its temperature. It is composed of a scale frame, two alternative power supplies, namely a 12 V battery and 24 V PSU, a component box containing a temperature sensor, load cell module, Arduino Mega 2560 microcontroller with built-in Wi-Fi ESP8266, equipped with an LCD user interface, RFID reader and thermal gun. The sheep were assigned their respective RFID IDs to enable detection by the RFID reader. When sheep walked into the core frame of the scales, the sheep ID appeared on the LCD. The load cell sensor automatically weighed the sheep. Simultaneously, the temperature data was displayed on the LCD and sent to the server when the user aimed the thermal gun at the sheep rectum. The weight measurement has been tested on live sheep. The accuracy of weight measurement was compared with a conventional standard scale. The system's RFID reader detected the Tag RFID within the 0—75 cm range. Thermal sensor MLX90614 measured the temperature with the lowest accuracy of 99,69% and the highest accuracy of 99,97%. The Flintec load cell PB 3.75–375 measured the sheep's weight with the lowest accuracy of 98,28% and the highest accuracy of 99,92%.