Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Program Pengembangan Kompetensi Guru PGTK untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa dengan Metode Jolly Phonics Herdina Indrijati; Endah Mastuti; Rhajiv Nur Ilham
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2023.v10.i01.p04

Abstract

Lately, problems related to pupils’ reading skill at school is increasing. So, teachers have to give more attention to the addressed problems. This study aims to examine the effectivity of the training for kindergarten teacher to uplift pupils’ reading skill through the jolly phonics method. This study involved 29 participants who work as kindergarten teacher in Jember. The training consisted of the presentation from experts, group discussion, role play, pre-test, and post-test. Data was analyzed using Wilcoxon Signed Ranks Test to examine the score difference before and after the training was implemented. Result shows that there is significant increasement (p=0,000) of the participants’ score after the training was implemented. Result of this study could be used as additional reference for implementing jolly phonics method to increase reading skill of the pupils at school.
Can Rational-Emotive Behavior Therapy (REBT) Reduce Academic Anxiety in High School Students? Debby Nia Novinta; Endah Mastuti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i1.9787

Abstract

Teenagers experience rapid development and growth during high school. During this phase, adolescents experience many challenging changes, including changes in emotional and physical development. If these changes are not properly managed, they can lead to problems such as anxiety. One of the sources of teenage anxiety is their academic problems. "Academic anxiety" is what this form of anxiety is called. It can be a challenge for students to focus, learn, and feel confident. Interventions are needed to assist students in controlling their anxiety so that they can be successful in achieving their academic endeavours. The purpose of this study was to assess the effectiveness of the Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) method in reducing high school students' academic anxiety levels. The participants in this study were 17-year-old high school students. The method used is a single case experimental design in which this single case refers to one individual within a certain scope. The results showed that REBT can reduce high school students' academic anxiety levels. Based on their experience of carrying out activities during the intervention, students are aware of irrasional thoughts that lead to behavior and feelings and replace them with rational thoughts by confronting these irrasional thoughts.Remaja mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang pesat selama masa sekolah menengah atas. Pada fase ini remaja mengalami banyak perubahan yang menantang, termasuk perubahan perkembangan emosi dan fisik. Jika perubahan ini tidak dikelola dengan benar, maka dapat menimbulkan masalah seperti kecemasan. Sumber kecemasan remaja salah satunya ialah persoalan akademik mereka. "Kecemasan akademis" adalah sebutan yang diberikan untuk bentuk kecemasan ini. Hal ini dapat menjadi tantangan bagi siswa untuk fokus, belajar, dan merasa percaya diri. Intervensi diperlukan untuk membantu siswa dalam mengendalikan kecemasan mereka sehingga mereka dapat berhasil dalam mencapai usaha akademis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) dalam menurunkan tingkat kecemasan akademis siswa sekolah menengah atas. Partisipan penelitian ini adalah siswa sekolah menengah atas yang berusia 17 tahun. Metode yang digunakan adalah single case experimental design yang dimana single case ini mengacu pada salah satu individu didalam suatu lingkup tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa REBT dapat menurunkan tingkat kecemasan akademis siswa SMA. Berdasarkan pengalaman mereka melakukan aktivitas selama intervensi, siswa menyadari pemikiran irasional yang mengarah pada perilaku dan perasaan dan menggantinya dengan pemikiran rasional dengan cara mengkonfrontasi pemikiran yang irasional tersebut.  
Implementation of Milleu Teaching: Improving Receptive and Expressive Language Skills in Early Childhood with Language Delay Meydina Muharramah Putri Diliyanty; Endah Mastuti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v13i2.14587

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the implementation of the milieu teaching approach as an intervention to improve receptive and expressive language skills in early childhood experiencing language delays. The research design used a single-case experimental design. The subject of this study was a boy aged 4 years and 11 months who had a delay in language development. Data were collected through various assessments (interviews, observations, and formal psychological tests). The results showed that there were significant changes in expressive and receptive language skills after being given milieu teaching through A-B-A analysis. This means that milieu teaching is effective in improving the language skills of early childhood experiencing language delays. The practical implication is the importance of the role of parents in providing appropriate and consistent stimuli to children, as well as the importance of awareness of the influence of the environment on learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas implementasi pendekatan milleu teaching sebagai intervensi untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif anak usia dini yang mengalami keterlambatan bahasa. Desain penelitian menggunakan desain eksperimen kasus tunggal. Subjek penelitian ini adalah anak laki-laki berusia 4 tahun 11 bulan yang memiliki keterlambatan dalam perkembangan bahasa. Pengumpulan data dilakukan melalui berbagai asesmen (wawancara, observasi, dan tes formal psikologi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan dalam kemampuan bahasa bahasa ekspresif dan reseptif setelah diberikan milleu teaching melalui analisis A-B-A. Artinya, milleu teaching  efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini yang mengalami keterlambatan bahasa. Implikasi praktisnya adalah pentingnya peran orang tua dalam memberikan stimulus yang sesuai dan konsisten kepada anak, serta pentingnya kesadaran akan pengaruh lingkungan dalam pembelajaran. 
HAV Matrix: Employee Development in PT. X based on Potential Review Assessment Nadia Shafira Putri; Endah Mastuti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i1.14981

Abstract

The individual assessment potential review was conducted as part of talent management activities to obtain a comprehensive understanding of the individual’s potential and to identify competencies that require improvement. In addition to providing psychological measures to map employee profiles, the organization also considered performance evaluation results. The tool used in this assessment was the HAV Matrix. The subject of this study was an employee of PT. X. This research employed two data collection methods: psychological testing tools and interviews. At the end of the process, counseling sessions were conducted to provide developmental suggestions tailored to the individual’s needs through counseling programs, aiming to enable the individual to perform optimally. The research findings indicated that the subject falls into the "current star" category in the HAV Matrix analysis, which means the subject is classified as a high performer with moderate potential. This finding confirms that the subject is a promising candidate for the position of Purchasing Section Head but requires further development in certain areas. Penelitian asesmen individu potential review dilakukan sebagai bagian dari kegiatan talent management untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang potensi yang dimiliki oleh individu serta mengidentifikasi kompetensi yang perlu ditingkatkan. Selain menyediakan pengukuran psikologis untuk memetakan profil karyawan, organisasi juga mempertimbangkan hasil evaluasi kinerja. Tools yang digunakan dalam asesmen ini adalah HAV Matriks. Subjek pada penelitian ini adalah 1 orang karyawan PT. X. Penelitian ini menggunakan dua metode pengumpulan data, yaitu alat tes psikologi dan wawancara. Pada akhir kegiatan dilakukan konseling untuk memberikan saran pengembangan yang diperlukan untuk kebutuhan pengembangan SDM melalui program konseling agar individu dapat bekerja dengan optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek termasuk dalam kategori “current star” dalam analisis HAV matriks, yaitu subjek berada pada rentang high performer dan moderate potential. Hal tersebut membuktikan bahwa subjek termasuk kader potensial untuk menduduki jabatan kasie purchasing namun membutuhkan beberapa pengembangan.