Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Simetris

PENGGUNAAN METODE ACTIVE CONTOUR UNTUK SEGMENTASI PARASIT MALARIA PLASMODIUM FALCIPARUM Permata, Endi
Jurnal Simetris Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Simetris
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.235 KB)

Abstract

ABSTRAK   Plasmodium falciparum merupakan penyebab malaria tropika atau malaria falciparum. Spesies ini paling berbahaya dibandingkan keempat spesies lainnya karena dapat menyebabkan komplikasi malaria serebral. Parasit ini menyerang setiap eritrosit tanpa memandang umur, sehingga angka infeksi eritrosit (derajat parasitemia) sangat tinggi dan sering menyebabkan komplikasi berat antara lain syok, malaria serebral, gagal ginjal akut, hemolisis intravaskular, dan edema paru. Penulis tertarik untuk melakukan penelitian segmentasi pada citra parasit malaria plasmodium falciparum dengan metode active contour yang mengimplementasikan sebuah proses khusus yaitu Selective Binary and Gaussian Filtering Regularized Level Set (SBGFRLS). Pada proses SBGFRLS, pertama kali dilakukan pengubahan fungsi level set kedalam bentuk biner, kemudian digunakan filter gaussian untuk meregularisasinya. Metode active contour Selective Binary and Gaussian Filtering Regularized Level Set (SBGFRLS) untuk segmentasi obyek sel darah terjangkit parasit plasmodium falciparum dalam mendeteksi tepi objek dapat melakukan segmentasi dengan baik pada suatu obyek sel darah yang memiliki intensitas interior tidak homogen.   Kata kunci: plasmodium falciparum, active contour, selective binary and gaussian filtering regularized level set (SBGFRLS), filter gaussian.
IDENTIFIKASI SPERMA SAPI NORMAL DAN ABNORMAL MENGGUNAKAN ALGORITMA JARINGAN SARAF TIRUAN Permata, Endi; Munarto, Ri; Orlando, Geovani
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 7, No 1 (2016): JURNAL SIMETRIS VOLUME 7 NO 1 TAHUN 2016
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.802 KB) | DOI: 10.24176/simet.v7i1.497

Abstract

Analisis spermatozoa normal dan abnormal telah dilakukan berdasarkan fitur ukuran, yaitu panjang dan lebar kepala, leher serta panjang ekor. Namun, spermatozoa normal dan abnormal juga tergantung pada bentuknya. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan mengidentiffikasi sperma sapi normal dan abnormal menggunakan algoritma jaringaan saraf tiruan berdasarkan fitur bentuk. Objek penelitian adalah citra sperma sapi yang didapatkan dari website University of WisconsinMadison departemen of animal sciences Amerika Serikat yang terdiri dari 30 citra sperma sapi normal dan 30 citra sperma sapi abnormal. Metode segmentasi citra untuk memisahkan spermatozoa dari latarnya. Mendapatkan deteksi tepi menggunakan metode pendeteksi tepi Canny. Tepi Canny ini merupakan tahap awal dalam pengkodean rantai menggunakan metode freeman chain code. Kode rantai digunakan untuk mendapatkan ekstraksi fitur denga Elliptical Fourier Descriptor yang berkaitan dengan koefisien harmonik fourier ke-n yaitu , , dan . Koefisien harmonik fourier ini digunakan untuk identifikasi sperma sapi normal dan abnormal menggunakan algoritma jaringan saraf tiruan. Hasil identifikasi dari tiga kali pengujian yang dilakukan menunjukan akurasi terbaik pada harmonik fourier sama dengan 6 (N=6), yaitu sebesar 80% dengan demikian fitur bentuk dapat digunakan untuk mengidentifikasi sperma sapi norma dan abnormal. Kata kunci: sperma sapi, elliptical fourier descriptor, kode rantai, jaringan saraf tiruan.