Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SISTEM KERJA HOT METAL DETECTOR PADA ROLL TABLE INTERFACE PEMBUATAN BAJA PROFIL PT. KRAKATAU BAJA KONSTRUKSI Gusti, Muhamad Habil Cahaya; Permata, Endi; Dwiprasetyo, Okta Hanggar
Teknika Vol 10 No 2 (2025): October 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v10i2.431

Abstract

PT. Krakatau Baja Konstruksi menerapkan teknologi Hot Metal Detector (HMD) yang terintegrasi dengan sistem roll table sebagai bagian dari upaya modernisasi proses produksi baja yang lebih efisien dan otomatis. Sistem HMD berfungsi untuk mendeteksi keberadaan logam panas yang keluar dari tungku pemanas (furnace), kemudian secara otomatis mengirimkan sinyal kendali untuk menggerakkan roll table agar material dapat berpindah ke tahap proses selanjutnya tanpa intervensi manual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi langsung terhadap sistem kerja HMD dan mekanisme roll table di area produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi ini secara signifikan meningkatkan akurasi deteksi logam panas, mempercepat waktu respons sistem, dan mengoptimalkan efisiensi energi melalui penggunaan inverter yang berfungsi mengatur kecepatan motor penggerak. Selain itu, sistem HMD juga berperan penting dalam mengurangi kesalahan manusia (human error), meningkatkan keselamatan kerja operator, serta memperpanjang umur komponen mekanis pada jalur produksi. Secara keseluruhan, integrasi HMD dan roll table terbukti efektif dalam menjaga kestabilan proses produksi, meningkatkan produktivitas, serta mendukung transformasi menuju industri baja berbasis teknologi otomasi dan sistem kendali cerdas yang berdaya saing tinggi.
Trainer Kit Pneumatik sebagai Media Pembelajaran pada Mata Kuliah Mekatronika di Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Elektro Untirta Prapaskah, Yohanes Aldi; Permata, Endi; Fatkhurrokhman, Mohammad
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol. 5 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.615 KB) | DOI: 10.21831/elinvo.v5i2.33798

Abstract

The research is a research and development (R&D) with the aim to produce learning media products in the form of pneumatic trainer kits and pneumatic jobsheet trainers as pneumatic material in mechatronics courses to determine the level of eligibility and strengthening of competencies in Vocational Education in Electrical Engineering FKIP Untirta. This study uses the 4D or Defne model, namely the problem definition stage to be investigated, Design which is the product design stage and the material design josbheet material, Development (Development), namely the product manufacturing stage, product validation as well as user testing with competency strengthening and Dessiminate. The final product resulting from this development research is in the form of an electropneatic trainer kit and jobsheet which is also the main object of research. The method used in collecting data in this study includes interviews, observation, questionnaires and test questions for strengthening psychomotor competence. Testing the feasibility level of pneumatic media trainer kit involves three media experts and three material experts, as well as testing for psychomotor competency strengthening conducted by students of the Electrical Engineering Vocational Education study program in the 6th semester of 2017. The power analysis technique uses quantitative descriptive analysis. Based on the results of the study obtained a score on the feasibility test of media experts to get 91.3 included in the category of "Very Eligible", scores on the feasibility test of material experts obtained 86.3 who were included in the category of "Very Eligible", and the results of the answers to the matter of strengthening psychomotor competence obtained a score of answering with "True" of 324 while the score of answering with "False" of 96 which states that a pneumatic trainer kit along with a pneumatic trainer josbheet can be used as a reinforcement of competence in mechatronics courses.
PERANCANGAN SISTEM PENJADUALAN KULIAH DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FT.UNTIRTA MENGGUNAKAN TEKNIK PEWARNAAN GRAPH ALGORITMA BACKTRACKING WELCH-POWELL Munarto, Ri; Permata, Endi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 1 No. 1 (2017): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-I Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v1i1.414

Abstract

Pewarnaan simpul graf adalah teknik mewarnai simpul-simpul pada graf sehingga tidak ada simpul-simpul yang bertetangga, yaitu terhubung langsung dengan minimal sebuah sisi, memiliki warna yang sama. Hal ini juga dikaitkan dengan penggunaan warna seminimal mungkin. Teknik pewarnaan simpul graf merupakan salah satu subjek yang menarik dan terkenal dalam bidang graf. Perencanaan jadwal di sini khususnya diterapkan pada pekerjaan-pekerjaan atau hal-hal yang saling terkait, misalnya hal-hal yang berlangsung pada waktu yang sama, atau pekerjaan yang menggunakan sumber daya yang sama. Dalam penelitian ini, permasalahan yang dibahas adalah pewarnaan simpul graph untuk penjadwalan mata kuliah. Pertemuan kuliah yang meliputi mata kuliah, dosen, dan ruang kuliah diidentifikasikan sebagai sebuah simpul (vertices). Setiap simpul dimana mata kuliahnya diajarkan oleh dosen yang sama atau diberikan pada ruang yang sama dihubungkan dengan sebuah busur (edges) yang berarti mata kuliah tersebut tidak dapat dilakukan secara bersamaan. Fungsi objektif dalam pewarnaan simpul graph adalah meminimumkan konflik pewarnaan, yaitu simpul-simpul bertetangga yang berwarna sama.Hasil pewarnaan simpul graph merupakan solusi penjadwalan kuliah dimana simpul-simpul yang berwarna sama merepresentasikan mata kuliah dapat dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan dan jumlah warna yang didapat merupakan jumlah sesi perkuliahan.