Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPROVING THE QUALITY OF LIFE OF DIABETES MELLITUS PATIENTS THROUGH THE USE OF HEALTH APPLICATIONS Hadning, Ingenida; Cahyaningsih, Indriastuti; Rokhman, M Rifqi; Riswana, Nabila Uswah
As-Sidanah Vol 6 No 1 (2024): APRIL
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v6i1.60-71

Abstract

The use of health applications is proven to improve the knowledge and quality of life of diabetes mellitus patients. The information on the application is useful in preventing complications due to diabetes mellitus and improving therapy adherence. This community service aims to socialize the use of health applications and discover their effect on increasing knowledge about diabetes mellitus. The method used by this community service is Participatory Action Research (PAR). The partner in this activity is the Pharmaceutical Installation of PKU Muhammadiyah Hospital Bantul. The target of the activity is the elderly group assisted by PKU Muhammadiyah Bantul Hospital. Community service activities have been carried out on Saturday, May 29, 2023, at PKU Muhammadiyah Hospital Bantul. Activities were filled with the implementation of gymnastics, recitation, counselling materials about Diabetes Mellitus and socialization of the use of health applications to improve the quality of life of diabetes mellitus patients. Activities were evaluated through pretests and post-tests and testimonials from participants and activity partners. Participants' knowledge of diabetes mellitus and understanding of health applications also increased, as seen from their pre-test and post-test scores. It can be concluded that this community service activity can increase participants' knowledge of diabetes mellitus and understanding of the use of health applications.
PEMBERIAN SUPLEMEN KOMBINASI KALSIUM, VITAMIN B6 , VITAMIN C DAN VITAMIN D TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI DISMENOREA Cahyaningsih, Indriastuti; Utami, Pinasti; Utami, Sri
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 15 No. 2: September 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v15i2.12661

Abstract

Dismenorea biasanya menyebabkan nyeri atau kram pada bagian perut yang dapatmengganggu aktivitas dan mengurangi kualitas hidup. Nyeri dan kram tersebut karenapeningkatan prostaglandin. Kalsium berfungsi untuk mengurangi nyeri dan kram saatmenstruasi. Vitamin B6 dan vitamin D dapat membantu menurunkan tingkat kecemasanpada sindrom premenstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh pemberian suplemen kombinasi kalsium terhadap nyeri dismenorea. Jenispenelitian ini adalah quasi experimental. Sebanyak 70 orang mahasiswi FakultasKedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yangmengalami nyeri dismenorea dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol yangtidak mendapatkan perlakuan dan kelompok uji yang mendapatkan perlakuan berupakonsumsi suplemen kombinasi kalsium 250 mg, vitamin B6 15 mg, vitamin C 1000 mg,dan vitamin D 300 mg, dalam bentuk tablet effervescent yang diberikan pada hari ke 15siklus menstruasi hingga hari pertama menstruasi. Pengukuran skala nyeri VisualAnalogue Scale (VAS) dilakukan pada hari ke 15 siklus menstruasi dan hari pertamamenstruasi. Data dianalisis menggunakan metode paired sample t test dan independentsample t test. Hasil analisis dengan uji independent sample T test menunjukkan terdapatpenurunan skala nyeri VAS kelompol kontrol dan kelompok perlakuan dengan nilaipenurunan berturut-turut 0,80±1,64 dan 1,74±1,52 (p-value 0,015<0,05). Dapatdisimpulkan pemberian suplemen kombinasi kalsium, vitamin B6, vitamin D, danvitamin C dalam bentuk tablet effervescent dapat menurunkan skala nyeri padamahasiswi yang mengalami dismenorea.
KAJIAN RESIKO PENGGUNAAN OBAT YANG HARUS DIGUNAKAN DENGAN HATI-HATI PADA PASIEN GERIATRI DENGAN DIAGNOSIS GANGGUAN SARAF BERDASARKAN BEERS CRITERIA Cahyaningsih, Indriastuti; Amaliya, Novi
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 16 No. 1: Maret 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v16i1.12947

Abstract

Pasien geriatri umumnya mengalami kerentanan terhadap berbagai macam penyakit karena menurunnya fungsi organ tubuh salah satunya adalah gangguan penyakit saraf. Ketidaktepatan penggunaan obat-obat yang bekerja pada sistem saraf berdasarkan Beers Criteria 2015 banyak dilaporkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi resiko ketidaktepatan peresepan obat dengan diagnosis gangguan saraf pada pasien geriatri rawat inap berdasarkan Beers Criteria 2015 pada kategori obat yang harus digunakan dengan hati-hati di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarkan data rekam medik pasien geriatri dengan diagnosis gangguan saraf di rawat inap RSUD Panembahan Senopati Bantul periode Januari - Desember 2016. Pengambilan sampel dilakukan secara systematic random sampling. Data dikumpulkan dari 153 rekam medik pasien yang masuk kriteria inklusi. Data dianalisis berdasarkan guideline American Geriatrics Society Beers Criteria 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 153 pasien geriatri di RSUD Panembahan Senopati Bantul yang masuk dalam kriteria inklusi terdapat 85 pasien (55,6%) teridentifikasi Potentially Inappropiate Medications (PIMs). Potentially Inappropiate Medications yang termasuk pada kategori obat yang digunakan dengan hati-hati pada pasien geriatri persentase terbanyak yaitu furosemid sebanyak 37 penggunaan (71,2) diikuti dengan manitol 13,5%, klorpromazin (5,8%), haloperidol (3.8%), sedangkan spironolakton, fluoxetine dan amitriptilin masing-masing adalah 1.9%.
Kajian Peresepan pada Pasien Geriatri dengan Gangguan Sistem Endokrin Cahyaningsih, Indriastuti; Latifah, Faizah Nurul; Maziyyah, Nurul; Orbayinah, Salmah
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 10 No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.10.2.197-204.2023

Abstract

Pertambahan usia dapat mempengaruhi kinerja fungsi organ tubuh dan berdampak terhadap rentannya populasi geriatri terserang penyakit, diantaranya adalah gangguan pada sistem endokrin. Geriatri memiliki resiko lebih besar untuk mendapatkan terapi polifarmasi sehubungan dengan penyakit dan komplikasi yang dideritanya. Polifarmasi dapat meningkatkan resiko peresepan obat yang tidak tepat atau Potentially Inappropriate Medications (PIMs). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil kajian peresepan obat pada pasien geriatri dengan diagnosis gangguan endokrin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian menggunakan desain cross–sectional. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dari 211 rekam medis pasien geriatri yang dirawat inap di salah satu rumah sakit rujukan di Bantul, Indonesia dengan diagnosis gangguan pada sistem endokrin periode tahun 2018. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik systematic random sampling dengan analisis data mengacu pada Beers Criteria 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 135 (63,9%) pasien dengan peresepan PIMs berdasarkan Beers Criteria 2019 dengan persentase obat terbesar adalah furosemide sebanyak 65 (30,8%) pasien. Dapat disimpulkan bahwa PIMs pada pasien geriatri dengan gangguan sistem endokrin tergolong tinggi sehingga membutuhkan perhatian dari tenaga kesehatan agar peresepan obat dapat aman dan efektif.