Siti Rokhimah, Siti
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PATRIARKHISME DAN KETIDAKADILAN GENDER Rokhimah, Siti
MUWAZAH Vol 6 No 1: Juni 2014
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1215.936 KB)

Abstract

Abstract : This study discusses about what and how the patriarchal system perpetuates gender inequality in the reality of social life, with women as victims. Patriarchy is the magic system because of its ability to power that is no longer in the realm of the family but in all areas of the world that demonstrate extraordinary cognitive. This system is a system of male dominance and superiority -laki for control and domination of women. Gender roles are deliberately constructed by this ideology, understood by women as something natural or nature, so that in many areas of life this system perpetuates gender inequality. Abstrak : Penelitian ini membahas tentang apa dan bagaimana sistem patriarki melanggengkan ketidaksetaraan gender dalam realitas kehidupan sosial, dengan perempuan sebagai korban. Patriarki adalah sistem ajaib karena kemampuannya untuk kekuasaan yang tidak lagi di ranah keluarga tetapi dalam semua wilayah di dunia yang menunjukkan kognitif yang luar biasa. Sistem ini adalah sistem laki-laki dominasi dan superioritas -laki untuk kontrol dan dominasi perempuan. Peran gender sengaja dibangun oleh ideologi ini, dipahami oleh perempuan sebagai sesuatu yang alami atau alam, sehingga dalam banyak bidang kehidupan sistem ini melanggengkan ketidaksetaraan gender.
PENERAPAN MODEL INDEX CARD MATCH TERHADAP KEMANDIRIAN DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DALAM BELAJAR MATEMATIKA Rokhimah, Siti
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 2 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui: (1) apakah kemandirian dan kepercayaan diri siswa dalam belajar matematika menggunakan model pembelajaran Index Card Match lebih baik dari pada model konvensional. (2) apakah model pembelajaran Index Card Match lebih efektif dari pada menggunakan model konvensional. Populasi penelitian kelas VII SMP Negeri 12 Purworejo. Teknik pengambilan sampel  dilakukan secara simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket dan observasi. Hasil  analisis data dengan uji multivariat yang dilanjutkan dengan uji univariat diperoleh  (1) kemandirian dan kepercayaan diri siswa dalam belajar matematika menggunakan model pembelajaran Index Card Match lebih baik dari pada model konvensional. (2) model pembelajaran Index Card Match efektif digunakan. Kata kunci:index card match, kemandirian, kepercayaan diri
IMAM GHOZALI’S TEACHING PRINCIPLES Rokhimah, Siti; Khoir, Mulyanto Abdullah; Anshory, Muhammad Isa
Proceeding of International Conference of Islamic Education Vol. 1 (2023): Proceeding of International Conference of Islamic Education
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan besar bagi bangsa Indonesia adalah aspek pendidikan yang belum mampu memberikan hasil seperti yang diinginkan. Terutama dalam keseimbangan hasil belajar sesuai tujuan pendidikan yaitu mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Imam Al Ghozali adalah sember inspirasi atas pemikiran-pemikiran tentang konsep Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran-pemikiran Al Ghozali dalam prinsip mengajar. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-eksploratif. Sumber data primer berasal dari buku Imam Ghozali “Ihya’ ‘ulum Ad Dien”. Sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen lain yang berkaitan dengan fokus penelitian seperti jurnal, buku-buku, atau artikel. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Analisis dilakukan dengan pembahasan yang mendalam terhadap isi yang tertulis pada sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip mengajar menurut Al-Ghozali adalah: 1) guru memiliki perasaan kasih sayang terhadap siswa; 2) sifat jujur dan tekun dalam belajar; 3) kewibawaan guru dan sifat tawadhu’ siswa; 4) guru memiliki dan menghormati ilmu yang luas; 5) proses pendidikan harus bertahap; 6) guru memahami kemampuan siswa; dan 7) memantau dan mendampingi siswa.
Pengaruh Dukungan Sosial dan Efikasi Diri Terhadap Minat Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Pada Siswa SMA Negeri 1 Tenggarong Seberang Rokhimah, Siti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 2, No 3 (2014): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v2i3.3656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh antara dukungan sosial dan efikasi diri terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada Siswa SMA. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Tenggarong Seberang sebanyak 50 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan skala dukungan sosial, skala efikasi diri, dan skala minat melanjutkan pendidikan dengan model skala likert. Data yang dikumpul dianalisis dengan uji regresi dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 17.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara dukungan sosial dan efikasi diri terhadap minat melanjutkan pendidikan pada siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Tenggarong Seberang dengan nilai Fhitung = 10.476, Ftabel = 0.042, R2 = 0.308, dan p = 0.000. Kemudian dari hasil analisis regresi bertahap didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara dukungan sosial terhadap minat melanjutkan pendidikan dengan beta = 0.299, thitung = 2.242, ttabel = 2.012, dan p = 0.030. Kemudian pada efikasi diri terhadap minat melanjutkan pendidikan memiliki pengaruh yang positif yang signifikan dengan beta = 0.361, thitung = 2.713, ttabel = 2.012, dan p = 0.009.
Faith, Diversity, and Education: Measuring Islamic Worldview as a Driver of Multicultural Moderation Ridha, Achmad Rasyid; Sukari, Sukari; Rokhimah, Siti; Ellwern, Kaspar; Keller, Jonas
Multicultural Islamic Education Review Vol. 4 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mier.v4i1.16442

Abstract

The increasing complexity of multicultural societies has intensified the need for educational frameworks capable of fostering religious moderation without weakening theological commitment. Within Islamic educational contexts, moderation is frequently discussed as a normative ideal; however, empirical and measurement-based approaches remain limited. The absence of validated instruments for assessing Islamic worldview and its relationship to multicultural moderation has constrained the development of evidence-based educational policies and institutional practices. This research aimed to examine the implementation of the Integrated Islamic School Moderation Framework through the measurement of Islamic worldview among educational personnel in Indonesia. A quantitative research design was employed using a cross-sectional survey approach involving 250 educational personnel from Integrated Islamic Schools affiliated with the Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia across 26 provinces. Data were collected using a situational judgment-based Islamic Worldview Scale and analyzed through Confirmatory Factor Analysis (CFA) using LISREL 8.8 to evaluate construct validity, reliability, and model fit. The findings revealed that Islamic moderation is empirically structured through two interconnected dimensions: commitment to ats-tsawābit (immutable religious principles) and accommodative engagement with al-mutaghayyirāt (dynamic sociocultural contexts). Both dimensions demonstrated acceptable goodness-of-fit indices and high construct reliability, indicating that strong theological commitment can coexist with multicultural openness and democratic engagement. The study further demonstrates that Islamic moderation can be operationalized as a measurable educational construct rather than merely a normative discourse. These findings contribute to the advancement of measurement-based Islamic education research and provide a conceptual and empirical foundation for developing moderation-oriented educational policies, teacher development programs, and multicultural learning environments within Islamic schools
Anak Berkebutuhan Khusus dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Sangadah, Siti; Sayidah, Aminatus; Rokhimah, Siti
TSAQOFAH Vol 5 No 4 (2025): TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i4.6752

Abstract

Children with special needs are individuals who differ from typical children in physical, intellectual, emotional, social, or behavioral aspects. From the perspective of Islamic educational psychology, their existence is viewed as part of Allah SWT’s divine will, to be accepted with compassion and responsibility. This study aims to examine the role of Islamic educational psychology in understanding, supporting, and developing the potential of children with special needs. The research adopts a library study method with a descriptive-qualitative approach. The findings reveal that Islamic educational psychology emphasizes spiritual values, the principle of rahmah (compassion), and an understanding of each child’s fitrah and unique potential. Islam promotes inclusivity and respect for every individual without discrimination, including in educational contexts. Therefore, the roles of educators and parents are crucial in creating a learning environment that is friendly, supportive, and empowering for children with special needs. In conclusion, Islamic educational psychology offers a strong foundation for educating children with special needs in an empathetic, patient, and dignified manner, recognizing their humanity as creations of Allah.