Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : ABDIMAS SILIWANGI

PEMANFAATAN APLIKASI PREZI DI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR GAMA UI CABANG DUREN TIGA JAKARTA SELATAN Nur Arifiya; Sri Hartini; Syafa’atun Syafa’atun
Abdimas Siliwangi Vol 3, No 2: Juli 2020
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v3i2p%p.3754

Abstract

GAMA UI tutoring is one of the educational institutions that provide additional tutoring outside school hours. The condition of students who take tutoring are students who have limitations in understanding learning material in school. So it needs to be given extra hours of study outside school hours. The existence of technology is able to make the teaching and learning process more interesting and by utilizing learning applications can facilitate teachers in managing and delivering messages to students. So that a positive impact on learning, because with a more attractive appearance children tend to be more understanding. One of the learning media that can be used is the Prezi application, the Prezi application can be used online and offline. Thus the purpose of community service activities aims to provide information related to the application of Prezi to GAMA UI tutors and provide short training utilizing the Prezi application both online and offline. So as to increase understanding and motivation to learn children tutoring participants in GAMA UI. The implementation of community service activities is carried out in three stages, the first is preparation by direct observation, the second is the delivery of material, and the last is evaluation. After this activity, it was seen that the teaching staff were very enthusiastic to use the Prezi application in the learning process in the future
MOTIVASI KEPADA SISWA-SISWI KELAS XII MA. AL-KHAIRIYAH JAKARTA SELATAN Nur Arifiya; Rini Setiowati
Abdimas Siliwangi Vol 3, No 1: Januari, 2020
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v3i1p%p.3497

Abstract

ABSTRAKSiswa-siswi yang sekolah di MA. Al-Khairiyah memiliki latar belakang yang sangat bervariasi baik mulai dari lingkungan keluarga, sosial ekonomi, maupun suku. Ada beberapa siswa-siswi yang bersekolah disana karena adanya donator tetap untuk siswa-siswi yatim, selain itu ada ungkapan dari beberapa siswa-siswi kepada guru di sekolah tentang kekhawatirannya menghadapi dunia kerja maupun kuliah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa-siswi untuk dapat mengidentifikasi masalah yang dimiliki oleh pribadi masing-masing dan menyusun rencana untuk memasuki dunia kerja maupun kuliah. target luaran kegiatan ini adalah siswa-siswi mampu  melakukan identifikasi masalah yang dihadapi dan mampu membuat rencana untuk memasuki dunia kerja maupun kuliah. metode yang dilakukan dalam pelaksanaan abdimas dibagi menjadi tiga tahapan, tahap pertama dilakukan observasi langsung yakni tim abdimas berkunjung ke lokasi pengabdian untuk mengidentifikasi masalah yang ada. Tahap kedua, persiapan yakni dalam rangka mempersiapkan proposal dan  materi yang akan disampaikan. Tahap ketiga penyampaian motivasi kepada siswa-siswi MA. Al-Khairiyah. Penyampaian materi disampaikan 3 kai tatap muka untuk melihat kemampuan siswa-siswi melakukan identifikasi masalah dan menyusun rencana memasuki dunia kerja maupun kuliah.Kata kunci: Motivasi, identikasi, masalah ABSTRACTStudents who study at MA. Al-Khairiyah has a very varied background, starting from the family, socio-economic and ethnic groups. There are some students who go to school there because there are permanent donors for orphaned students, besides that there are expressions from some students to teachers at school about their concerns about the world of work and college. This activity aims to provide motivation to students to be able to identify the problems that are owned by each individual and make plans to enter the world of work or college. the target of the output of this activity is students are able to identify the problems faced and be able to make plans to enter the workforce as well as college. the method used in the implementation of the abdimas is divided into three stages, the first stage is direct observation namely the abdimas team visits the service location to identify the problem. In the second stage, preparation is in order to prepare proposals and materials to be submitted. The third stage is the delivery of motivation to MA students. Al-Khairiyah. Submission of material delivered 3 to one face to face to see the ability of students to identify problems and plan to enter the workforce and lecture.Keyword: Motivation, identification, Problems
Sosialisasi dan edukasi pegolahan minyak jelantah menjadi sabun di PKK RT 13/RW 08 Nurfida, Anita; Sari, Tri Novita; Arifiya, Nur
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i2.27115

Abstract

Masyarakat Indonesia terbiasa mengolah makanan dengan cara digoreng menggunakan minyak goreng sawit setiap harinya. Aneka olahan makanan dapat tersaji secara mudah dan cepat dengan cara digoreng, baik itu skala rumah tangga, UMKM, restoran cepat saji bahkan industri. PKK RT 13/ RW 08, kelurahan Ragunan merupakan mitra kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas). Sebelum dilakukan kegiatan abdimas, tim melakukan survei dan observasi lapangan terlebih dahulu untuk melihat permasalahan apa yang ada pada mitra. Pengurus dan anggota PKK RT 13/ RW 08 mayoritas adalah ibu rumah tangga, ada juga yang berprofesi sebagai ibu pekerja dan pengusaha UMKM. Permasalahan yang ada pada mitra yaitu masih kurangnya pengetahuan ibu-ibu PKK terkait dampak minyak jelantah terhadap kesehatan dan lingkungan. Hal ini berdampak pada sering terjadinya penyumbatan saluran air di beberapa rumah warga dan selokan di sekitar RT 13/RW 08 akibat lemak dari minyak jelantah yang dibuang sembarangan. Perlu upaya untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan sosialisasi dan edukasi tentang pengolahan minyak jelantah agar tidak berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan serta pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Melalui kegiatan abdimas ini, minyak jelantah dapat dibuat menjadi sabun dengan menambahkan beberapa bahan kimia dengan takaran yang sesuai sehingga tidak berbahaya saat digunakan. Kata Kunci : edukasi, minyak jelantah, limbah, lingkungan