Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL SPORT AREA

Pengaruh Latihan S-Curve Runs And Sprint-In-Out Terhadap Kecepatan Pada Atlet Sekolah Sepakbola (SSB) Chevron Pekanbaru Sinurat, Ridwan
Journal Sport Area Vol 1 No 2 (2016): Desember
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2016.vol1(2).392

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan s-curve runs and sprint-in-out terhadap kecepatan pada atlet sekolah sepakbola (SSB) Chevron Pekanbaru, sehingga pada saat melakukan sprint mengejar bola pemain mendapatkan bola terlebih dahulu dari pada lawan. Bentuk penelitian ini adalah penelitian dengan perlakuan percobaan (eksperimental), populasi dalam penelitian ini adalah atlet sekolah sepakbola (SSB) Chevron Pekanbaru, sampel dalam penelitian ini adalah atlet sekolah sepakbola yang berusia 15 tahun dan  berjumlah 16 atlet. Teknik pengambilan sampel yaitu non-random sampling (non acak). Pengambilan sampel non acak adalah proses penarikan sampel yang tidak didasarkan pada randomisasi. Pada penelitian kali ini peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Purposive sampling adalah penentuan sampel dimana peneliti menunjuk langsung siapa yang akan menjadi sampel dalam penelitian, tetapi pemilihanya berdasarkan pada tujuan spesifik dari penelitian yang dilakukan. Peneliti mempertimbangkan kesesuaian masalah dengan individu yang dipilih. Instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tes lari 100 yard, yang bertujuan untuk mengukur kecepatan lari. Setelah itu, data diolah dengan statistik, untuk menguji normalitas dengan uji lilifors pada taraf signifikan 0,05α. Hipotesis yang diajukan adalah adanya pengaruh latihan s-curve runs and sprint-in-out terhadap kecepatan. Berdasarkan analisis uji T menghasilkan Thitung sebesar 10.59 dan Ttabel 1,753, berarti Thitung > Ttabel. Berdasarkan analisis data statistik, terdapat rata-rata pre-test sebesar 14.78 dan rata-rata post-test sebesar 13.71, maka data tersebut normal. Dengan demikian, terdapat pengaruh latihan s-curve runs and sprint-in-out terhadap kecepatan pada atlet sekolah sepakbola (SSB) Chevron pekanbaru.
Pengaruh Latihan S-Curve Runs And Sprint-In-Out Terhadap Kecepatan Pada Atlet Sekolah Sepakbola (SSB) Chevron Pekanbaru Ridwan Sinurat
Journal Sport Area Vol 1 No 2 (2016): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.356 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2016.vol1(2).392

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan s-curve runs and sprint-in-out terhadap kecepatan pada atlet sekolah sepakbola (SSB) Chevron Pekanbaru, sehingga pada saat melakukan sprint mengejar bola pemain mendapatkan bola terlebih dahulu dari pada lawan. Bentuk penelitian ini adalah penelitian dengan perlakuan percobaan (eksperimental), populasi dalam penelitian ini adalah atlet sekolah sepakbola (SSB) Chevron Pekanbaru, sampel dalam penelitian ini adalah atlet sekolah sepakbola yang berusia 15 tahun dan berjumlah 16 atlet. Teknik pengambilan sampel yaitu non-random sampling (non acak). Pengambilan sampel non acak adalah proses penarikan sampel yang tidak didasarkan pada randomisasi. Pada penelitian kali ini peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Purposive sampling adalah penentuan sampel dimana peneliti menunjuk langsung siapa yang akan menjadi sampel dalam penelitian, tetapi pemilihanya berdasarkan pada tujuan spesifik dari penelitian yang dilakukan. Peneliti mempertimbangkan kesesuaian masalah dengan individu yang dipilih. Instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tes lari 100 yard, yang bertujuan untuk mengukur kecepatan lari. Setelah itu, data diolah dengan statistik, untuk menguji normalitas dengan uji lilifors pada taraf signifikan 0,05α. Hipotesis yang diajukan adalah adanya pengaruh latihan s-curve runs and sprint-in-out terhadap kecepatan. Berdasarkan analisis uji T menghasilkan Thitung sebesar 10.59 dan Ttabel 1,753, berarti Thitung > Ttabel. Berdasarkan analisis data statistik, terdapat rata-rata pre-test sebesar 14.78 dan rata-rata post-test sebesar 13.71, maka data tersebut normal. Dengan demikian, terdapat pengaruh latihan s-curve runs and sprint-in-out terhadap kecepatan pada atlet sekolah sepakbola (SSB) Chevron pekanbaru.