Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Biospecies

Penularan Patogen CVPD Melalui Vektor D. citri Stadia Imago dan Nimfa pada Bibit Jeruk Rough Lemon dan Siem Marlina, Marlina; Mapegau, Mapegau; Hayati, Islah
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.17120

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntuk mempelajari penularan penyakit CVPD melaluivektor Diaphorina citri stadia imago dan nimfa pada jeruk Siem dan Rough Lemon. Percobaan dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dua faktor.Faktor Kultivar Jeruk (Rough Lemon, dan Siem) diletakkan sebagai faktor pertama, sedangkan fakor stadia vektor (Nimfa, dan Imago) sebagai faktor kedua. Empat kombinasi perlakukan masing-masing diulang 5 kali.Tiap perlakuan terdiri dari 2 pot tanaman percobaan.Data respons tanaman terhadap penyakit CVPD yang diinokulast melalul vektor D.citri berbeda stadia diperoleh dengan menghitung:1) masa inkubasi yang diperoleh dengan cara mengamati lamanya waktu yang diperlukan tanaman sejak diinokulasi patogen sampai timbulnya gejala pertama;2) persentase daun klorosis yang diperoleh melalui pengamatan daun sampel yang diambil secara acak dan dihitung jumlah daun yang klorosis dari jumlah daun tanaman sampel, 3) persentase cabang yang bergejala, diperoleh dengan menghitung jumlah cabang yang bergejala dari jumlah cabang seluruhnya per tanaman tiap perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa inkubasi penyakit CVPD, persentase daun klorosis, dan persentase daun bergejala lebih cepat dan lebih tinggi pada jeruk Siem dibandingkan dengan pada jeruk Rough Lemon, baik yang ditulari melalui inokulasi dengan D. citri stadia imago maupun stadia nimfa. Tetapi penularan melalui inokulasi D. citri pada stadio imago lebih cepat memunculkan masa inkubasi, persentase daun, klorosis, dan persentase cabang bergejala lebih tinggi dibandingkan dengan stadia nimfa. Jeruk siem dan penularan penyakit CVPD melalui D. citri stadia nimfa dapat dijadikan cara deteksi dini penyakit CVPD pada jeruk
EFEK RESIDU BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Mapegau, Mapegau; Setyaji, Hajar; Hayati, Islah; Putri Ayuningtiyas, Septiani
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.17121

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek residu biochar sekam padi dengan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung.Penelitian dilaksanakan di Teaching and Research Farm Fakultas Pertanian Universitas Jambi dari bulan April sampai dengan Agustus 2019, satu tahun setelah penelitian biochar pada tanaman jagung dilaksanakan pada lokasi yang sama. Sebagai rancangan lingkungan digunakan rancangan acakkelompok (RAK) 3 ulangan sesuai dengan rancangan penelitian awal. Dosis residu biochar sebagai perlakuan 2,5 ton/ha, 5,0 ton/ha, dan 7,5 ton/ha. Pupuk kandang ayam 2,5 ton/ha, 5,0 ton/ha, dan 7,5 ton/ha. .Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu biochar sekam padi masih berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung, sedang pupuk kandang ayam tidak mempengaruhi pertumbuhan tinggi, diameter batang, dan hasil biji kering tanaman jagung. Residu biochar sekam padi dengan dosis5,0 dan 7,5 ton.ha-1 memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman jagung.Tidak ada perbedaan pertumbuhan dan hasil yang diperoleh pada penelitian awal dengan yang diperoleh pada penelitian residu.
PENGARUH PEMANGKASAN DAUN PADA POSISI SPESIFIK TERHADAP HASIL TANAMAN JAGUNG: Effect of leave pruning on specific position on the corn yield Mapegau, Mapegau; Sari Fitriani, Miranti; Hayati, Islah; Rumita Sari, Puput
Biospecies Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i2.19962

Abstract

Pemangkasan daun pada posisi tertentu pada batang, merupakan salah satu teknik yang dapa dilakukan untuk meningkatkan hasil tanaman jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan posisi pemangkasan daun pada batang yang tepat untuk meningkatkan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2020 di Kelurahan Simpang, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 ulangan. Perlakuan pemangkasan yang cobakan berdasrkan posisi daun pada batang adalah: Tanpa pemangkasan (kontrol/p0), pemangkasan 3 helai daun pada possis dekat permukaan tanah (p1), pemangkasan 3 helai daun pada posisi di bawah tongkol (p2), pemangkasan 3 helai daun pada posisi sekitar tongkol (p3), dan pemangkasan 3 daun pada posisi diatas tongkol (p4). Jagung ditanam dengan jarak tanam 80 cm x 20 cm pada petakan berukuran 4 m x 2 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemangkasan daun berpengaruh nyata pada berat tongkol kering berkelobot, berat 100 butir biji kering, dan hasil biji kering, tetapi tidak berpengaruh terhadap berat tongkol kering tanpa kelobot. Pemangkasan 3 helai daun pada posisi di bawah tongkol dapat meningkatkan berat tongkol kering berkelobotsebesar 14,91%, berat 100 butir biji kering sebesar16,27%, dan hasil biji kering sebesar 35,07% dibandingkan tanpa pemangkasan. Pemangkasan 3 helai daun pada posisi sekitar tongkol dapat meningkatkan berat tongkol kering berkelobot sebesar 28,00%, berat 100 butir biji kering sebesar 19,19%, dan hasil biji kering 27,96% dibandingkan tanpa pemangkasan