Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISA KROM TOTAL DI DAERAH INDUSTRI TENUN SONGKET SUNGAI MUSI KOTA PALEMBANG Emilia, Ita
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No. 2 Desember 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v11i2.428

Abstract

Research on Chromium Analysis Total Regional Industrial Weaving Songket Palembang Musi River has been carried out in July and August 2013. This study aims to determine the concentration of total chromium (Cr-T) in the three sampling sites were in the vicinity of the domestic weaving industry songket Palembang Musi River. the results obtained by the average concentration of total chromium (Cr-T) at three sampling locations at 0.8094 mg / L and an average pH of the third water sampling locations ranging from 6.8. Based on South Sumatra Governor Regulation No. 18 In 2012, the average concentration of total chromium at three sampling locations are around the area songket Palembang Musi River is still below the standard that is below 1 mg / L. Keywords: chrome total, songket weaving industry, The Musi River
Penentuan Kualitas Air Minum Isi Ulang Terhadap Kandungan Total Kromium, Nitrat, Nitrit, Total Zat Padat Terlarut, Suhu, nan pH Emilia, Ita
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.161 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v15i2.2284

Abstract

Air minum isi ulang merupakan salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan air minum untuk masyarakat Kota Palembang. Akan tetapi banyak yang belum mengetahui kualitas air minum isi ulang yang telah sesuai dengan standar kualitas air minum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas air minum yang dihasilkan beberapa depot air minum isi ulang yang berada di kawasan daerah Seberang Ulu  I dan Seberang Ulu II, Kota Palembang Sumatera Selatan.  Penelitian ini menggunakan metode  survey yang bersifat deskriptif untuk mendapatkan gambaran mengenai parameter yang berhubungan langsung dengan kesehatan , meliputi pengujian total kromium, nitrat dan nitrit. Parameter yang tidak langsung berhubungan dengan kesehatan meliputi parameter fisik, yaitu total zat padat terlarut (TDS) dan suhu, serta parameter kimiawi meliputi pengujian kadar pH. Sampel air minum isi ulang diambil sebanyak lima sampel dengan menggunakan teknik Purposive Sampling dengan menggunakan spektrofotometer uv-vis. Penelitian ini dilaksanakan  di  Laboratorium BTKLPP  (Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit)  Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima sampel air minum isi ulang memenuhi persyaratan  yang ditetapkan berdasarkan  Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.492/MENKES/PER/IV/2010. Untuk sampel kelima, pH asam berdasarkan KEP.MEN.KES RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010.
PARAMETER FISIKA, KIMIA DAN BAKTERIOLOGI AIR MINUM ALKALI TERIONISASI YANG DIPRODUKSI MESIN KANGEN WATER LeveLuk SD 501 Emilia, Ita; Mutiara, Dian
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 1 (2019): SAINMATIKA
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.084 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i1.2845

Abstract

ABSTRACTIonized alkaline drinking water is alkaline and has a high redox potential value which is a good antioxidant. Considering the consumption of alkaline drinking water there are still pros and cons in society because research on ionized alkaline water in Indonesia has not been widely published yet, so the researchers intend to conduct research on the physical, chemical and bacteriological parameters of ionized alkaline drinking water produced by Kangen Water LeveLuk machines SD 501 with the aim of knowing the quality of ionized alkaline drinking water, based on physical, chemical and bacteriological parameters. This research is descriptive qualitative. The quality inspection of ionized alkaline drinking water is carried out at the South Sumatra Provincial Health Office Laboratory, which includes examining physical parameters (odor, turbidity, taste, color, amount of dissolved solids (TDS)), chemical parameters (including pH, iron, fluoride, hardness checks , chloride, chromium valence 6, manganese, nitrate, nitrite, zinc, cyanide, sulfate, copper, aluminum), and bacteriological testing (including tests for coliform and colitinja). Based on the results of the study, the samples of ionized alkaline drinking water produced by households located in Lorong Amilin Rt 4 Rw 2, Kelurahan Tangga Takat, Seberang Ulu II, Plaju Palembang fulfilled the requirements stipulated under the Minister of Health Regulation of the Republic of Indonesia No.492 / MENKES / PER / IV / 2010. Keywords: ionized alkaline water, physical, chemical, bacteriological parameters Abstrak Air minum alkali terionisasi bersifat basa dan  memiliki nilai potensial redoks yang tinggi yakni merupakan antioksidan yang baik. Mengingat konsumsi  air minum yang bersifat alkali masih terdapat pro dan kontra di masyarakat karena penelitian tentang air alkali terionisasi di Indonesia juga belum banyak dipublikasikan, maka peneliti bermaksud melakukan penelitian tentang parameter fisika, kimia dan bakteriologi  dari air minum beralkali terionisasi yang diproduksi mesin Kangen Water LeveLuk SD 501 dengan  tujuan dapat mengetahui  kualitas air minum alkali terionisasi, berdasarkan parameter fisik, kimia dan bakteriologi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif.  Pemeriksaan kualitas air minum alkali terionisasi  dilaksanakan di Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, yaitu meliputi pemeriksaan parameter fisika (bau, kekeruhan, rasa, warna, jumlah zat padat terlarut (TDS)), parameter kimia (mencakup pemeriksaan pH, besi, fluoride, kesadahan, klorida, kromium valensi 6, mangan, nitrat, nitrit, seng, sianida, sulfat, tembaga, alumunium), dan  pengujian bakteriologi (meliputi uji adanya coliform dan colitinja). Berdasarkan  hasil penelitian menunjukkan bahwa  sampel air minum  alkali terionisasi yang diproduksi indistri rumah tangga yang berlokasi di Lorong Amilin Rt 4 Rw 2 Kelurahan  Tangga Takat Kecamataan Seberang Ulu  II Plaju Palembang   memenuhi persyaratan  yang ditetapkan berdasarkan  Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.492/MENKES/PER/IV/2010. Kata Kunci : air alkali terionisasi, parameter fisik, kimia, bakteriologi
Analisis Kandungan Timbal (Pb) pada Udang Putih (Penaeus merguiensis) sebagai Kontribusi Perhitungan Ocean Health Index (OHI) Putri, Yunita Panca; Fitriyanti, Reno; Emilia, Ita
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.964 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat82107202019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan beberapa parameter kualitas air dan mengetahui tingkat  akumulasi  logam berat timbal (Pb)  dalam jaringan udang putih (Penaeus merguiensis)  terhadap lingkungan abiotik (air dan sedimen) berdasarkan nilai  Bioconcentration Factor (BCF). Penelitian ini diharapkan dapat  memberikan kontribusi terhadap perhitungan Ocean Health Index (OHI) sebagai  indikator penting untuk penilaian kesehatan laut secara berkelanjutan yang mampu dijadikan sebagai basis data dalam membuat kebijakan kelautan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil kandungan logam berat Pb pada air dan sedimen di perairan Sungsang belum melebihi baku mutu yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Gubernur Sumsel No. 16 Tahun 2005 dan berdasarkan standar sediment quality guideline values for metals and associated levels of concern to be used in doing assessment of sediment quality tahun 2003 dan menurut IACD/CEDA (International Association of Draging Companies/Central Dreging Association) tahun 1997. Konsentrasi logam timbal  yang terkandung pada udang putih yang dihasilkan dari tiga lokasi  telah melebihi  batas yang ditetapkan oleh Kepala BPOM RI No HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009. Berdasarkan nilai Bioconcentration Factor (BCF), penyerapan  Pb  dalam jaringan  udang putih  (Penaeus merguiensis)  terhadap lingkungan abiotiknya pada ketiga lokasi penelitian di perairan Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan  tingkat akumulatif rendah.
Analisis Kandungan Logam Berat Cadmium (CD) pada Udang Putih (Penaeus merguiensis) di Perairan Sungsang Provinsi Sumatera Selatan Putri, Yunita Panca; Dahlianah, Inka; Emilia, Ita
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v19i2.33378

Abstract

Aktivitas penduduk  Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi  Sumatera Selatan cenderung lebih banyak di perairan. Berbagai aktivitas tersebut memiliki kecenderungan untuk membuang limbah ke aliran air sehingga limbah tersebut akan terakumulasi. Akumulasi limbah ini akan menyebabkan pencemaran lingkungan sehingga menjadikan hal ini sebagai masalah yang perlu diperhatikan. Salah satu jenis logam berat yang memasuki perairan dan bersifat toksik adalah kadmium (Cd). Analisis kandungan logam berat pada biota seperti udang perlu dilakukan, hal ini disebabkan kandungan logam berat dalam air yang dapat berubah-ubah dan bergantung pada lingkungan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk untuk  mengetahui kualitas perairan Sungsang melalui  konsentrasi  logam berat Cd pada sedimen dan  konsentrasi logam berat Cd pada udang putih (Penaeus merguiensis).  Kandungan logam berat Cd  pada sedimen di perairan Sungsang masih memenuhi Standar Baku Mutu menurut Swedish Environmental Protection Agency dan Kandungan Cd pada udang putih (Penaeus merguiensis) di perairan Sungsang belum melebihi batas yang ditetapkan oleh Kepala BPOM RI No HK.00.06.1.52.4011
Distribusi Logam Kadmium dalam Air dan Sedimen di Sungai Musi Kota Palembang Ita Emilia; Suheryanto Suheryanto; Zazili Hanafiah
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.294 KB) | DOI: 10.56064/jps.v16i2.73

Abstract

This aims of this research is to determine of cadmium in water and sediment Musi River Palembang. Technical method sampling by purposive. Data collected from eight sample point and determination of cad-mium contaminant using by AAS methode. The results a averageof cadmium (Cd) is0.0091mg/Lwith a range 0.0021-0.0137mg/L,and lower from threshold of PERDA the South Sumatra No.16of 2005. The average of cadmium (Cd) sediments is.1520mg/kg with range 0.1000-0.1890mg/kg, and lower from threshold of Dutch Quality Standards for Metalsi sediment.
Sistem Pengelolaan Sampah Dengan Prinsip 3R Di SMAN 1 Pulau Beringin Kabupaten Oku Selatan Emilia, Ita; Eddy, Syaiful; Arief Setiawan, Andi; Saputra, Wahyu; Jumingin; Septinar, Helfa; Panca Putri, Yunita; Anggraini, Parasmita
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Kemas Journal - Juli - Desember
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kemas.v1i2.13572

Abstract

Sampah secara sederhana dapat diartikan sebagai segala barang padat yang tidak terpakai lagi. Seringkali sampah menimbulkan masalah yang serius jika tidak dikelola dengan tepat. Manajemen pengelolaan sampah yang kompleks dengan multi tahapan, mulai dari sampah dihasilkan pada tingkatan rumah tangga, sampah industri atau sampah agraris, pengumpulan sampah, transportasi sampah, fasilitas-fasilitas pengelolaan sampah sampai pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah harus mendapat perhatian yang serius dari semua komponen masyarakat dengan tujuan memperkecil pencemaran yang dapat ditimbulkan. Dengan melihat permasalahan di atas, maka kami bermaksud melakukan   sosialisasi kepada peserta didik/siswa dan guru dengan tema kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat “Pengelolaan Sampah dengan Prinsip 3R di SMAN 1 Pulau Beringin Kabupaten Oku Selatan”. Program PkM ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam hal pemanfaatan dan pengelolaan sampah yang dihasilkan dalam kegiatan sehari-hari terutama sampah yang berasal dari lingkungan sekolah melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Dalam kegiatan ini diberikan contoh pemanfaatan sampah di lingkungan sekolah menjadi sesuatu yang berguna, misalnya pemanfaatan pipet plastik minuman menjadi bunga hias, dan stik ice cream menjadi miniatur hiasan rumah.
Persepsi Masyarakat Nelayan Sondong Terhadap Alat Tangkap Sondong di Daerah Sungsang Banyasin Sumatera Selatan Septinar, Helfa; Panca Putri, Yunita; Emilia, Ita; Puspasari, Rita
Environmental Science Journal (esjo) : Jurnal Ilmu Lingkungan 2025: Volume 3 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esjo.v3i2.18983

Abstract

fisheries are the mainstay of the coastal community's economy, and Sondong fishing gear is still commonly used. Although Sondong is considered effective, it raises ecological concerns because it risks damaging the seabed habitat and produces high bycatch. This study aims to describe fishing communities' perceptions of Sondong fishing gear regarding its effectiveness and impact on fish resources and the environment. The study employed a quantitative descriptive approach with purposive sampling of active fishermen in Sungsang, conducted in November 2024. The results show that fishermen have a strong understanding of Sondong because it has been widely used and passed down informally. They perceive Sondong as an effective and profitable tool, though this perception is changing as catches decline. The ecological impact has not been widely recognized, and regulations tend to be rejected due to economic dependence. As fishermen's perceptions are more oriented toward the economy than ecology, an educational approach is needed to encourage the transition to more sustainable fishing gear.
Persepsi Masyarakat Nelayan Sondong Terhadap Alat Tangkap Sondong di Daerah Sungsang Banyasin Sumatera Selatan Septinar, Helfa; Panca Putri, Yunita; Emilia, Ita; Puspasari, Rita
Environmental Science Journal (esjo) : Jurnal Ilmu Lingkungan 2025: Volume 3 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esjo.v3i2.18983

Abstract

fisheries are the mainstay of the coastal community's economy, and Sondong fishing gear is still commonly used. Although Sondong is considered effective, it raises ecological concerns because it risks damaging the seabed habitat and produces high bycatch. This study aims to describe fishing communities' perceptions of Sondong fishing gear regarding its effectiveness and impact on fish resources and the environment. The study employed a quantitative descriptive approach with purposive sampling of active fishermen in Sungsang, conducted in November 2024. The results show that fishermen have a strong understanding of Sondong because it has been widely used and passed down informally. They perceive Sondong as an effective and profitable tool, though this perception is changing as catches decline. The ecological impact has not been widely recognized, and regulations tend to be rejected due to economic dependence. As fishermen's perceptions are more oriented toward the economy than ecology, an educational approach is needed to encourage the transition to more sustainable fishing gear.