Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Formulasi Sediaan Krim Pewarna Kuku Ekstrak Daun Pacar Air (Impatiens balsamina L.) Indrawati, Teti Indrawati; Ningsih, Fitri
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 18 No 2 (2025): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v18i2.2251

Abstract

Secara tradisional daun Impatiens balsamina L digunakan sebagai pewarna kuku. Impatiens balsamina L mengandung flavonoid dan kuinon yang dapat digunakan sebagai pewarna kuku. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan krim cat kuku dari ekstrak daun inai. Penelitian dilakukan dengan membuat ekstrak daun segar Impatiens balsamina L secara maserasi menggunakan etanol 96%. Sediaan krim cat kuku dibuat dengan metode gom kering (metode kontinental) menggunakan basis Vanishing cream dengan konsentrasi ekstrak daun inai 5%, 10%, dan 15%. Krim yang dihasilkan kemudian dievaluasi organoleptik, jenis krim, pH, viskositas dan sifat alir, uji daya sebar, uji iritasi, uji kesukaan, dan uji daya lekat cat kuku. Krim yang dihasilkan bersifat homogen, berwarna kuning, jingga, jingga, dan merah jingga, serta bertipe O/W, pH antara 5,93-5,15 dengan sifat alir pseudoplastik dan viskositas 13000 cP-96000 cP. Penyebaran krim berkisar antara 23,1-29,35 mm, tidak mengiritasi kulit dan kuku, serta dapat menempel pada kuku hingga 3 minggu. Panelis lebih menyukai semua formula dan formula yang mengandung ekstrak henna 15 merupakan yang paling disukai. Kata kunci: Daun Impatiens balsamina L, Pewarna kuku, Krim
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDIDIKAN, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN (STUDI KASUS KOTA/KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2011-2017) NINGSIH, FITRI
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 8 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu masalah ekonomi dan sosial yang terus dihadapi banyak Negara di dunia tidak terkecuali Indonesia. Permasalahan kemiskinan yang cukup serius dialami olehsalah satu provinsi di Indonesia yaitu Provinsi Nusa Tenggara Barat yang secara nasional tercatat beradadiurutan ke delapan paling miskin dari total 34 provinsi pada tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untukMenganalisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM)Terhadap Tingkat Kemiskinan (Studi Kasus Kota/Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 20112017) dengan menggunakan metode analisis data panel dengan analisis Eviews9. Hasil analisismenunjukkan Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan. Artinyakemiskinan akan turun saat pertumbuhan ekonomi meningkat. Akan tetapi pertumbuhan ekonomi jugamenunjukkan pola hubungan yang tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan yang dikarenakanpertumbuhan ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Barat masih sangat didominasi oleh sektor pertanian danpertambangan serta terjadinya penurunan hasil produksi dari PT. Newmont yang memberikan kontribusibesar terhadap pertumbuhan ekonomi. Pendidikan berpengaruh signifikan positif terhadap tingkatkemiskinan. Ketika angka buta huruf naik maka kemiskinan akan naik yag disebabkan oleh rata-rata lamasekolah penduduk serta angka partisipasi sekolah (APS) yang rendah. Sedangka Indeks PemangunanManusia (IPM) berpengaruh signifikan negatif terhadap tingkat kemiskinan. Ketika indeks pembangunanmanusia (IPM) naik maka tingkat kemiskinanakan menurut.Kata kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), KemiskinanÂÂ