Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : POROS TEKNIK

Masterplan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kantor Pemerintah Desa Asyikin, Arifin Noor; Fitri, Rahimi; Nugroho, Agus Setiyo Budi
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i2.368

Abstract

The village is the smallest part of the system of administrative governance in Indonesia,which is required to keep abreast of technological developments and improve its ability tomanage the administrative data the village population. Currently several villages in southernKalimantan, there are many uses conventional technologies in system administrationservices village population. It is very possible impact to village officials and villagers, wherefrequent human error, as well as a waste of time and cost. Therefore, it needs a system thatleads to e-Government to address any problems that occur.In the implementation of e-Government, the Government needed some kind of strategicplanning that is often referred to as the Master Plan for ICT as a base village government inimplementing Information Technology and communication. Preparation of Master Plan ICTto the village administration office is expected to be a guide or reference for the villagegovernment in determining policies, strategic plans, work programs of ICT, ICT developmentunit manager, user management, network infrastructure development, ICT infrastructure,and information systems management guidelinesThe preparation of the ICT master plan begins with identifying the current condition ofthe village so that it can be seen readiness of the village at the time of the master plan willbe applied, and then determine a strategic plan in ICT include information technologyinfrastructure, and management ICT
Rancang Bangun Miniatur Jemuran Pakaian Pintar Berbasis Internet Of Things Sholihin, Fuad; Setiyo Budi Nugroho, Agus; Faidurrahman, Faidurrahman; Dwi Sugiyono, Heru; Sholeh Herdidenanto, Ibnu
POROS TEKNIK Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v9i2.647

Abstract

Pada masa kini, cara bekerja secara tradisional masih melekat dalam cara hidup masyarakat salah satunya adalah menjemur pakaian, setiap orang menjemur pakaiannya di halaman rumah. Cara kerja yang demikian membuat orang harus berada dalam kondisi siaga supaya pakaian yang di jemur tidak basah pada saat hujan datang. Berdasarkan hal tersebut maka penulis membuat sistem jemuran pakaian pintar berbasis internet of things, menggunakan mikrokontroler Arduino Nano sebagai pengendali dan NodeMCU sebagai alat mengirimkan data ke-database atau server yang nantinya data-data tersebut dapat dimonitoring dari website, sebagai masukan (input) alat ini menggunakan sensor cahaya (Light Dependent Resistor), sensor air, sensor suhu dan kelembaban (DHT22) dan limit switch. Untuk keluaran (output) ada Buzzer untuk indikator aktifitas, Driver motor memberi perintah Motor DC sebagai penggerak tempat jemuran dan kipas pengering, untuk mengeringkan pakaian disaat tempat jemuran didalam ruangan. Tempat jemuran akan masuk pada saat hujan dengan resistansi sensor air di bawah atau sama dengan 500, cahaya gelap dengan nilai resistansi cahaya di atas 900, suhu dingin dengan nilai sensor di bawah 29*C, ataupun saat jemuran sudah memenuhi kebutuhan cahayanya dengan ditentukannya batas waktu berapa lama menjemur, dan tempat jemuran akan keluar ketika cahaya terang dengan nilai resistansinya di bawah atau sama dengan 700, suhu panas dengan nilai sensor di atas 33*C, dan jemuran belum memenuhi kebutuhan cahayanya atau belum sampai waktu yang telah ditentukan, kemudian tidak hujan dengan resistansi sensor air di atas 500.
Aplikasi Radio Daring Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Berbasis Web Nugroho, Agus Setiyo Budi; Wardiah, Isna; Ilmi, Muhammad Kamilul
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 1 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i1.661

Abstract

Radio merupakan media penyampaian informasi publik dan hiburan rakyat. Selama ini radio swara murakata yang berada dikota barabai hanya bisa diakses melalui sinyal analog, sehingga jangkauannya masih terbatas dan sinyalnya masih dipengaruhi cuaca, oleh karena itu dirancanglah radio tersebut dapat diakses melalui layanan daring, Perancangan aplikasi dilakukan dengan menggunakan metode waterfall serta memakai bahasa pemodelan HTML beserta CSS dengan dibantu Bootstrap Framework, sedangkan pemrograman yang dipakai adalah PHP dengan Framework codeignitter dan dengan didukung oleh database MySQL. Aplikasi ini di desain dengan menggunakan 18 tabel database sehingga hasil akhir perancangan tersebut telah menghasilkan Aplikasi Radio Daring Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Berbasis Web dan aplikasi berhasil diakses oleh pengguna secara daring dalam mendengarkan radio, selain itu pengguna juga berhasil melakukan permintaan lagu secara online khususnya masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Masterplan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kantor Pemerintah Desa Arifin Noor Asyikin; Rahimi Fitri; Agus Setiyo Budi Nugroho
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i2.368

Abstract

The village is the smallest part of the system of administrative governance in Indonesia,which is required to keep abreast of technological developments and improve its ability tomanage the administrative data the village population. Currently several villages in southernKalimantan, there are many uses conventional technologies in system administrationservices village population. It is very possible impact to village officials and villagers, wherefrequent human error, as well as a waste of time and cost. Therefore, it needs a system thatleads to e-Government to address any problems that occur.In the implementation of e-Government, the Government needed some kind of strategicplanning that is often referred to as the Master Plan for ICT as a base village government inimplementing Information Technology and communication. Preparation of Master Plan ICTto the village administration office is expected to be a guide or reference for the villagegovernment in determining policies, strategic plans, work programs of ICT, ICT developmentunit manager, user management, network infrastructure development, ICT infrastructure,and information systems management guidelinesThe preparation of the ICT master plan begins with identifying the current condition ofthe village so that it can be seen readiness of the village at the time of the master plan willbe applied, and then determine a strategic plan in ICT include information technologyinfrastructure, and management ICT
Rancang Bangun Miniatur Jemuran Pakaian Pintar Berbasis Internet Of Things Fuad Sholihin; Agus Setiyo Budi Nugroho; Faidurrahman Faidurrahman; Heru Dwi Sugiyono; Ibnu Sholeh Herdidenanto
POROS TEKNIK Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v9i2.647

Abstract

Pada masa kini, cara bekerja secara tradisional masih melekat dalam cara hidup masyarakat salah satunya adalah menjemur pakaian, setiap orang menjemur pakaiannya di halaman rumah. Cara kerja yang demikian membuat orang harus berada dalam kondisi siaga supaya pakaian yang di jemur tidak basah pada saat hujan datang. Berdasarkan hal tersebut maka penulis membuat sistem jemuran pakaian pintar berbasis internet of things, menggunakan mikrokontroler Arduino Nano sebagai pengendali dan NodeMCU sebagai alat mengirimkan data ke-database atau server yang nantinya data-data tersebut dapat dimonitoring dari website, sebagai masukan (input) alat ini menggunakan sensor cahaya (Light Dependent Resistor), sensor air, sensor suhu dan kelembaban (DHT22) dan limit switch. Untuk keluaran (output) ada Buzzer untuk indikator aktifitas, Driver motor memberi perintah Motor DC sebagai penggerak tempat jemuran dan kipas pengering, untuk mengeringkan pakaian disaat tempat jemuran didalam ruangan. Tempat jemuran akan masuk pada saat hujan dengan resistansi sensor air di bawah atau sama dengan 500, cahaya gelap dengan nilai resistansi cahaya di atas 900, suhu dingin dengan nilai sensor di bawah 29*C, ataupun saat jemuran sudah memenuhi kebutuhan cahayanya dengan ditentukannya batas waktu berapa lama menjemur, dan tempat jemuran akan keluar ketika cahaya terang dengan nilai resistansinya di bawah atau sama dengan 700, suhu panas dengan nilai sensor di atas 33*C, dan jemuran belum memenuhi kebutuhan cahayanya atau belum sampai waktu yang telah ditentukan, kemudian tidak hujan dengan resistansi sensor air di atas 500.
Aplikasi Radio Daring Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Berbasis Web Agus Setiyo Budi Nugroho; Isna Wardiah; Muhammad Kamilul Ilmi
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 1 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i1.661

Abstract

Radio merupakan media penyampaian informasi publik dan hiburan rakyat. Selama ini radio swara murakata yang berada dikota barabai hanya bisa diakses melalui sinyal analog, sehingga jangkauannya masih terbatas dan sinyalnya masih dipengaruhi cuaca, oleh karena itu dirancanglah radio tersebut dapat diakses melalui layanan daring, Perancangan aplikasi dilakukan dengan menggunakan metode waterfall serta memakai bahasa pemodelan HTML beserta CSS dengan dibantu Bootstrap Framework, sedangkan pemrograman yang dipakai adalah PHP dengan Framework codeignitter dan dengan didukung oleh database MySQL. Aplikasi ini di desain dengan menggunakan 18 tabel database sehingga hasil akhir perancangan tersebut telah menghasilkan Aplikasi Radio Daring Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Berbasis Web dan aplikasi berhasil diakses oleh pengguna secara daring dalam mendengarkan radio, selain itu pengguna juga berhasil melakukan permintaan lagu secara online khususnya masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Rancang Bangun Sistem Informasi UKM Shorinji Kempo Di Politeknik Negeri Banjarmasin Setia Graha; Wanvy Arifha Saputra; Agus Setiyo Budi Nugroho
POROS TEKNIK Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v11i2.853

Abstract

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo merupakan UKM beladiri yang kedua pada Politeknik Negeri Banjarmasin. UKM ini berdiri pada tahun 2006 yang dipelopori oleh Siba Waihi yang saat ini menjadi pegawai Trakindo pada wilayah kalimantan dan M. Khafidz Arifin sebagai pelatih dan pembina pertama. Pada awal berdirinya, UKM ini hanya beranggotakan 6 orang saja, namun sudah dapat menembus prestasi Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam 13 tahun pendirian, saat ini Shorinji Kempo POLIBAN sudah memiliki total anggota 183 orang dengan prestasi yang membanggakan Politeknik Negeri Banjarmasin. UKM Shorinji Kempo selain tunduk pada peraturan Politeknik Negeri Banjarmasin, juga tunduk pada aturan Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI). UKM shorinji kempo berfokus kepada kegiatan beladiri yang berkompetisi dalam wilayah nasional. Banyak sekali prestasi yang diraih dari anggota UKM Shorinji Kempo, sehingga mengharumkan nama POLIBAN dalam tingkat nasional. Namun, selama ini Belum adanya manajemen riwayat data anggota UKM Shorinji Kempo tentang prestasi, keaktifan organisasi, dan kenaikan tingkat. Penelitian yang akan dilakukan adalah rancang bangun sistem informasi UKM Shorinji Kempo di Politeknik Negeri Banjarmasin agar manajemen riwayat data anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Shorinji Kempo terekam dengan baik.