Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Serapan Karbon Ekosistem Pada Wilayah Perkotaan Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Cholil, Munawar; Danardono, D; Sunariya, M. Iqbal Taufiqurrahman; Fikriyah, Vidya Nahdiyatul; Latief, Muhammad Abdul; Wulandari, Kartika Cindi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai serapan karbon ekosistem di kawasan perkotaan jarang diteliti karena kurangnya vegetasi sebagai media penjerap karbon. Padahal kawasan perkotaan memiliki tingkat emisi karbon tinggi yang harus diminimalkan jumlahnya. Di sisi lain, nilai serapan karbon di kawasan perkotaan sangatlah dinamis akibat adanya faktor alami dari lingkungan dan faktor non-alami akibat aktivitas antropogenik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi nilai serapan karbondioksida di kawasan perkotaan dan untuk mengetahui variasi spasial nilai serapan karbon di kawasan perkotaan selama setahun. Hasil menunjukkan bahwa nilai serapan karbon di kawasan perkotaan tropis memiliki nilai yang cukup besar dibandingkan kawasan perkotaan di iklim sedang. Hal ini terjadi karena masih adanya ruang terbuka hijau berupa kebun di lahan pekarangan dan lahan pertanian.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat untuk Pengelolaan Air Secara Berkelanjutan di Desa Pucangan Kabupaten Sukoharjo Anna, Alif Noor; Sari, Dewi Novita; Cholil, Munawar; Priyana, Yuli; Fikriyah, Vidya Nahdhiyatul; Rudiyanto, Rudiyanto
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 1 (2024): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i1.6571

Abstract

This community service aims to increase community knowledge in sustainable water management in Pucangan Village, Kartasura District, Sukoharjo Regency. The service activities are carried out through workshops and Focus Group Discussion (FGD) methods targeting PKK mothers (family welfare development). Pre-tests and post-tests with questionnaires were carried out to measure the level of understanding of PKK mothers in managing water. The results of this community service show that there has been an increase in community knowledge about sustainable shallow groundwater management by an average of 8.8%, which consists of measuring water quality, management, and processing of groundwater.
Analisis Spasial Tingkat Kerawanan Bencana Banjir dan Pemodelan Jalur Evakuasi di Kabupaten Sragen Tahun 2024 Bahtiar, Efan Isnaini; Priyana, Yuli; Priyono, Kuswaji Dwi; Cholil, Munawar
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir dan memodelkan jalur evakuasi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Sragen. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui teknik overlay dan skoring terhadap parameter curah hujan, kemiringan lereng, elevasi, penggunaan lahan, jarak dari sungai, dan jenis tanah. Analisis spasial dilakukan untuk menghasilkan peta tingkat kerawanan banjir yang diklasifikasikan ke dalam beberapa kelas risiko. Selanjutnya, pemodelan jalur evakuasi dilakukan menggunakan network analysis dengan mempertimbangkan jaringan jalan, titik kejadian banjir, serta lokasi fasilitas publik sebagai titik evakuasi sementara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona kerawanan tinggi hingga sangat tinggi terkonsentrasi pada bagian tengah dan timur Kabupaten Sragen, terutama di Kecamatan Kalijambe, Plupuh, Masaran, Sambungmacan, dan Sidoharjo. Jalur evakuasi umumnya mengarah ke fasilitas terdekat seperti sekolah, balai desa, dan masjid, namun beberapa wilayah di Sragen Timur masih memiliki keterbatasan aksesibilitas. Integrasi peta kerawanan dan jalur evakuasi menunjukkan perlunya peningkatan konektivitas jaringan evakuasi pada wilayah berisiko tinggi guna mendukung mitigasi banjir yang lebih efektif.