Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Alat Bantu Sistem Inferensi Fuzzy Metode Sugeno Orde Satu Lizda Iswari; Fathul Wahid
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sugeno’s Fuzzy Inference System is a toolbox for building fuzzy logic system based on Sugeno’s Method.The main system characteristic is on its flexibility which means system facilitate user to modify the data system(dynamic system), can be used in any kinds of platforms (portability), and also work for multi operating system.For the portability and multiplatform purpose, sytem was created with C programming languange, following theprinciple of ANSI C. There are 4 kinds of variable that should be entered to the system so that it can workproperly, those are: input variable data, input association data, output function data, and rules data. TheSugeno’s characteristic can be seen from the form of output function data as linear equation. The output of thesystem is defuzzification.Keywords: Fuzzy Logic, Fuzzy Inference System, Sugeno’s Method, Defuzzification
Adopsi Metode Pengembangan Sistem Informasi di Indonesia: Studi Eskploratori Awal Fathul Wahid
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pengembangan sistem informasi (information systems development methods, ISDM) dibuat untuk menjamin bahwa SI yang dikembangkan dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai dengan anggaran, dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Namun demikian, studi terhadap 32 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor menemukan adopsi ISDM di Indonesia masih rendah. Sebagian besar perusahaan mengembangkan metode sendiri dalam pengembangan SI yang sebagian di antaranya didasarkan pada ISDM yang sudah ada. Responden sepakat bahwa adopsi ISDM memberikan lebih banyak manfaat dibandingkan usaha yang harus dilakukan untuk mempelajarinya. Temuan-temuan studi ini didiskusikan dan beberapa saran penelitian lanjutan juga dipaparkan.Kata kunci: metode pengembangan sistem informasi, adopsi, sistem informasi.
Implementasi Intrusion Detection System pada Router WRT54G untuk Pengamanan Jaringan Wireless Arif Firmawan; Fathul Wahid
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan merupakan isu yang sering dibahas dalam diskusi jaringan komputer. Salah satu metode yangdigunakan untuk memperkuat keamanan sistem adalah penggunaan Intrusion Detection System (IDS).Penelitian yang dilakukan ini bertujuan mengatasi kekurangan firmware standard pada WRT54G yang belummemiliki IDS. Untuk keperluan tersebut, firmware dalam WRT54G diganti dengan OpenWRT yang mendukungIDS dengan memanfaatkan Snort. Sistem yang dikembangkan membuat sebuah log di remote server yang berisialert dari Snort jika terjadi intrusi secara real time. Sistem yang dibangun terbukti dapat mengidentifikasiinstrusi yang disimulasikan dan mengirimkan log.Kata kunci: Intrusion Detection System, Snort, keamanan jaringan, WRT54G, OpenWRT.
Adopsi Teknologi Informasi oleh Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia Fathul Wahid; Lizda Iswari
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan terhadap 146 UKM di Yogyakarta yang bergerak dalam berbagai sektorindustri ini menemukan bahwa secara umum adopsi teknologi informasi (TI) oleh UKM masih rendah. Banyakfaktor yang menjadi penghambat adopsi TI, seperti belum munculnya kebutuhan terhadap TI dalam mendukungprosesn bisnis dan kurangnya dukungan finansial. UKM yang menggunakan TI punmasih pada tataranoperasional atau oportunistik, dan belum sampai pada tingkatan strategis. Tulisan ini juga memberikanbeberapa rekomendasi untuk meningkatkan adopsi TI oleh UKM dengan intervensi kebijakan dan pelaksanaanbeberapa program.Kata kunci: UKM, adopsi TI, Indonesia
Pelajaran dari Implementasi E-Government di Sragen Fathul Wahid
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan implementasi e-government di Sragen memunculkan pertanyaan tentang faktorpendukungnya.Wawancara dengan pengambil kebijakan, kajian dokumen, dan observasi lapangan menunjukkanberbagai pelajaran menarik. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kepemimpinan politik yang kuat dan visiyang jelas, pelibatan semua pihak, penyiapan sumberdaya manusia yang seksama, strategi implementasibertahap, pembangunan kemitraan dengan pihak eksternal, dan evaluasi yang dilakukan dengan baik.Kata kunci: e-governmet, faktor penentu keberhasilan, Sragen
Motivasi Pembajakan Software: Perspektif Mahasiswa Fathul Wahid
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to investigate (1) pattern of software piracy among Indonesianstudents?; and (2) motivating factors of the piracy? A survey to 122 undergraduate studentsin informatics discloses that rate of the software piracy among students is high. This finding isin line with the global software piracy statistics show that the piracy rate in Indonesia is veryhigh, though revenue loss to the piracy is very small (1.1%) when compared to that in US andCanada. Unaffordable price of legal software is the dominant reason. Software pricediscrimination, enacting and reinforcing appropriate law consistently, and encouraging touse open source software are recommended to combat the piracy.Keywords: software piracy, motivation, price discrimination.
DEALING WITH THE MISFITS IN AN ERP IMPLEMENTATION: EXPERIENCES FROM A UNIVERSITY CONTEXT IN INDONESIA Fathul Wahid; Primanita Setyono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to identify misfits in an ERP system implementation in a university context in a developingcountry with special reference to Indonesia. Various misfits related to business, information systems, and humanresources domains are identified in each stage of implementation. Diverse solutions taken to cope with themisfits are also described. We also find several lessons learned that may be adapted into a similar context ofimplementation to increase the possibilities to succeed, such as the significant role of top management support,the importance of stakeholders’ involvement, the importance of well prepared blueprint document, the criticalityof considering the context, and the significance of attention to change management process.Keywords: ERP, SAP, misfit, developing country, Indonesia, university.
EXPLAINING FAILURE OF E-GOVERNMENT IMPLEMENTATION IN DEVELOPING COUNTRIES: A PHENOMENOLOGICAL PERSPECTIVE Fathul Wahid
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The empirical evidence indicates that most e-government implementation in developing countries suffer from eithertotal or partial failure. Drawn upon the concepts offered by phenomenology and taking into account the design-reality gaps and e-government dimensions proposed by Heeks (2003), this paper attempts to seek a freshexplanation of the phenomenon of e-government failure. Phenomenology as a theory, along with hermeneutics,offers a clear explanation on why e-government implementation fails. A better understanding of this phenomenonis expected to be useful to increase the chance of success and at the same time to reduce the risk of egovernmentfailure.
Melek Informasi Ekonomi Masyarakat Pedesaan: Apakah Konten yang Diakses Berpengaruh? Hajra Rasmita Ngemba; Fathul Wahid
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2015
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK)merupakan program yang diselenggarakan oleh pemerintahuntuk mengatasi kesenjangan teknologi informasi dankomunikasi di masyarakat pedesaan. Penelitian ini dilakukan diKabupaten Sigi Sulawesi Tengah dengan responden sebanyak267 responden dengan barbagai macam latar belakang.Penelitian ini meneliti tentang pola penggunaan PLIK dari segikonten yang diakses. Konten yang diakses diukur dengan 17indikator. Sedangkan untuk melek informasi ekonomi diukurdengan pertanyaan terbuka tentang isu-isu ekonomi dengan tigatingkatan yaitu isu ekonomi tingkat internasional, isu ekonomitingkat nasional dan isu ekonomi tingkat lokal. Penelitian inimenemukan bahwa pola penggunaan PLIK yang berbeda antarausia muda dan tua, wanita dan laki-laki, pelajar dan non pelajardan juga universitas dan non universitas
Rancang Purwarupa Aplikasi UniBook Menggunakan Metode Pendekatan Design Thinking Sabika Amalina; Fathul Wahid; Vebri Satriadi; Fionna Saphira Farhani; Novi Setiani
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2017
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Design thinking adalah sebuah metode pendekatan pada proses desain yang menawarkan solusi dalam memecahkan sebuah masalah. Metode pendekatan ini akan banyak memengaruhi cara pengambilan keputusan yang nantinya menghasilkan sebuah ide-ide baru dan inovatif. Saat ini, kebanyakan inovator menciptakan sebuah inovasi dalam bidang teknologi, tanpa memikirkan kegunaan dan pendekatannya terhadap pengguna dalam membantu menemukan solusi untuk suatu masalah. Kesulitan yang kerap kali terjadi di kalangan mahasiswa Universitas Islam Indonesia dalam aktivitas pinjam-meminjam buku di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Indonesia menjadi contoh masalah yang ada. Metode pengambilan data yang digunakan sebelum proses pembuatan prototipe adalah wawancara dan observasi terhadap pengguna, juga studi kepustakaan. Dengan menggunakan pendekatan design thinking yang mengedepankan aspek user centered design, dikembangkanlah sebuah mobile application UniBook yang dapat membantu dan memudahkan mahasiswa dalam berbagai aktivitas pinjam-meminjam di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Indonesia.