Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ONLINE LEARNING SYSTEM ACCEPTANCE BY INDONESIAN HIGH SCHOOL STUDENTS DURING THE COVID-19 PANDEMIC WITH UTAUT Nofitriyani Nofitriyani; Fathul Wahid; Ahmad R Pratama
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 3 No. 6 (2022): JUTIF Volume 3, Number 6, December 2022
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jutif.2022.3.3.347

Abstract

The Covid-19 outbreak that spread rapidly around the world including in Indonesia, has affected various fields, one of which is education. The government’s policy concerning PSBB forced the schools to change th learning process into online learning. However, there are factors to consider in its application, one of which is student acceptance of the learning method. This study was conducted with the participation of 437 Indonesian high school students in Indonesia. The analysis was conducted using the Structural Equation Modeling (SEM) method, with the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) acceptance model serving as the theoretical framework and being supplemented by three new exogenous variables. The findings suggest that the additional variable Perceived Enjoyment is the most influential factor on the acceptance of online learning systems among Indonesian high school students during the COVID-19 pandemic. In addition, of the four original exogenous variables in UTAUT, only Effort Expectancy and Facilitating Condition play a significant role in increasing students' intention to continue adopting online learning systems. The findings from this study can serve as a guide for secondary school online learning policies, even after the pandemic has ended.
PENGARUH KUALITAS SISTEM TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA ANJUNGAN PENDAFTARAN MANDIRI DI RS NUR HIDAYAH BANTUL Nofiriyani, Nofiriyani; Seha, Harinto Nur; Yulida, Rina; Nurazizzah, Nisa Aida
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i2.5325

Abstract

Penumpukan antrean pasien pada proses pendaftaran menjadi salah satu permasalahan yang sering dijumpai di Rumah Sakit. Guna mengatasi hal tersebut, Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul melakukan inovasi terkait dengan penggunaan sistem Anjungan Pendaftaran Mandiri. Anjungan Pendaftaran Mandiri merupakan mesin pendukung pelayanan pendaftaran tanpa perlu melewati proses antrean di loket pendaftaran. Aplikasi ini diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan derajat kepuasan pengguna. Namun, pada penerapannya, terdapat aspek-aspek yang perlu diperhatikan agar sistem ini dapat berjalan dengan baik, salah satunya adalah mengetahui pengaruh kualitas sistem terhadap kepuasan pengguna. Sebanyak 164 pasien di unit rawat jalan di Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis dilakukan dengan metode bivariat dengan uji regresi linear sederhana yang dilengkapi dengan dua variabel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas sistem memiliki peran dalam mempengaruhi kepuasan pengguna untuk terus mengadopsi sistem Anjungan Pendaftaran Mandiri. Berdasarkan hasil uji hipotesis terdapat pengaruh dari kualitas sistem terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikan <0.05. Hasil dari penelitian ini nantinya dapat digunakan sebagai rujukan kebijakan pengembangan aplikasi selanjutnya.
PERANCANGAN APLIKASI DATA MINING MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5 UNTUK MENGENALI GEJALA PENYAKIT ISPA PADA BALITA Kartika Setyaningsih Sunardi; Nofitriyani
Jurnal Permata Indonesia Vol 14 No 2 (2023): Volume 14, Nomor 2, November 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v14i2.251

Abstract

Health is a valuable thing for every human being because anyone can experience problems, including toddlers. Parents who do not understand health, entrust these problems to competent health workers. However, sometimes health workers have weaknesses in that they have limited working (practice) hours and large queues for consultations, resulting in discomfort felt by patients. Therefore, health workers need an expert who can help in diagnosing disease. Tools that can diagnose this disease can be designed using techniques in the form of data mining. The problems that occur are resolved by looking for patterns of a disease based on existing data, namely subjective data such as age, fever, cough, cold and respiratory frequency which is able to strengthen the results of the decision tree using the C4.5 algorithm technique. By knowing the factors that influence a diagnosis, it makes it easier to classify the decision pattern of a disease more accurately.
EVALUASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK UNIT FISIOTERAPI PUSKESMAS PIYUNGAN Amartha, Solia; Yulida, Rina; Nofitriyani, Nofitriyani
JRMIK Vol 6 No 1 (2025): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v6i1.76

Abstract

Penerapan rekam medis elektronik memberikan dampak positif pada dunia kesehatan, khususnya di Puskesmas. Puskesmas Piyungan memanfaatkan rekam medis elektronik di unit Fisioterapi sejak tahun 2022 dengan harapan seluruh informasi terkait pelayanan dapat lebih mudah untuk diakses dan terintegrasi. Dalam proses implementasi sistem tentu memerlukan sebuah evaluasi guna pengembangan yang lebih baik. Melalui penelitian ini akan dilakukan proses evaluasi rekam medis elektronik unit fisioterapi Puskesmas Piyungan dengan pengembangan metode PIECES(performance, information, economics, control, efficiency dan services) sebagai kerangka teori. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui tahap wawancara kepada 3 fisioterapis dan 1 penanggungjawab aplikasi DGS sebagai triangulator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa aplikasi rekam medis elektronik tergolong baik dalam membantu pekerjaan petugas, hanya saja perlu ada peningkatan dari segi server dan jaringan internet sehingga downtime session dapat diminimalisir. Kualitas informasi yang disampaikan oleh sistem dirasa cukup akurat untuk kebutuhan pengguna, sehingga efisiensi waktu kerja dapat dioptimalkan. Selain itu, layanan yang tersedia pada sistem dapat memberikan kemudahan dalam penyelesaian pekerjaan. Kontrol keamanan sistem juga telah didukung oleh fitur username dan password, serta aspek ekonomi yang dapat terlihat dari pengurangan penggunaan kertas. Diharapkan pada pengembangan selanjutnya, sistem memiliki menu rincian pemeriksaan fisik dan obat yang di isi oleh laboran, laporan kunjungan yang tersedia dalam format pdf, grafik, dan excel, serta pembatasan untuk lokasiakses.
GAMBARAN PERSEPSI PENGGUNA REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN DI PUSKESMAS Ahmad Fauzi; Harinto Nur Seha; Nofitriyani Nofitriyani
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : program studi Rekam Medis dan Infomasi Kesehatan ITSK RS dr Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jurmiki.v3i2.59

Abstract

The digitalization of health services is developing very rapidly, marked by the existence of electronic medical records. The implementation of electronic medical records has been required by the government in Minister of Health Regulation number 24 of 2022. Based on the results of a preliminary study at the Berbah Sleman Primary Health Center, there were several obstacles to its implementation, namely related to the internet network and errors in the software which caused the outpatient registration process is stopped. The object of this research is to describe the perceptions of users of outpatient electronic medical records from the perspective of the Technology Acceptance Model (TAM). This type of research is quantitative descriptive by distributing questionnaires to 18 respondents. The results obtained showed that 15 respondents (83%) said it was very good in terms of perceived usefulness, 10 respondents (56%) said it was very easy in terms of perceived ease of use, 18 respondents (100%) said it was very good in terms of perceived behavior intention to use, and as many as 16 respondents (89%) stated that it was very good in terms of actual usage perception. Of the four perceptions which include usefulness, ease of use, behavior intention to use, and actual usage in implementing electronic medical records, users receive it very well.
Menentukan Arah Strategis Digitalisasi Rekam Medis Elektronik Melalui Analisis SWOT dan Matriks IFAS-EFAS Yulida, Rina; Handayani, E. Ria Susi; Nofitriyani, Nofitriyani
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 6 No 3 (2025): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v6i3.5962

Abstract

Panti Rini Hospital has implemented Electronic Medical Records (EMR) to improve the quality of healthcare services. The initial development for outpatient services began in 2014, followed by inpatient development in 2022. However, its implementation still faces challenges, including limited data interoperability between units and unstable system performance. This study aimed to analyse internal and external factors influencing EMR development in the inpatient unit using SWOT analysis, as well as IFAS and EFAS matrices. A descriptive method was used, with data collected through interviews, observations, and document reviews. The findings showed internal strengths such as ease of data access, strong human resource support, and sufficient budget allocation. Weaknesses included limited IT personnel and the continued use of a hybrid system. External opportunities included policy support from the government and the Foundation, while threats involved the need for integration with the national health information system and server instability. Based on the analysis, Panti Rini Hospital was positioned in Quadrant I of the Grand Strategy Matrix, with an IFAS score of 2.84 and an EFAS score of 2.55. This indicates the hospital should adopt an aggressive strategy to strengthen EMR digitalisation and improve healthcare service efficiency and effectiveness.
LITERASI DIGITAL: PENTINGNYA MENJAGA KERAHASIAAN DATA PRIBADI Nofitriyani; Nur Seha, Harinto; Yulida, Rina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1 , April 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v8i1.335

Abstract

Di era digital, literasi digital menjadi keterampilan esensial bagi masyarakat dalam mengakses, memahami, dan menggunakan teknologi informasi dengan bijak. Salah satu aspek krusial dalam literasi digital adalah kesadaran akan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi. Kemajuan teknologi mempermudah akses informasi, tetapi juga meningkatkan risiko kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai cara melindungi data pribadi, termasuk penggunaan kata sandi yang kuat, autentikasi dua faktor, serta kewaspadaan terhadap phishing dan pencurian identitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam menjaga keamanan data pribadi di dunia digital. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tegaldowo Bantul melalui metode sosialisasi untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan praktis dalam melindungi informasi pribadi mereka. Dalam rangkaian acara juga dilakukan evaluasi dalam bentuk pre-test dan post-test menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan bahwa ada peningkatan pengetahuan berdasarkan nilai prosentase yang semula sebesar 12% menjadi 56% pada kategori paham. Diharapkan, dengan meningkatnya literasi digital, masyarakat dapat lebih waspada terhadap ancaman keamanan siber dan mampu mengambil langkah preventif dalam menjaga privasi mereka. Dengan demikian, kesadaran akan pentingnya keamanan data pribadi dapat mendukung terciptanya lingkungan digital yang lebih aman dan bertanggung jawab.
Optimalisasi Rekam Medis Elektronik: Implikasinya terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan Nofitriyani; Seha, Harinto Nur; Yulida, Rina; Andrianty, Athika Ayu
Bali Medika Jurnal Vol 12 No 1 (2025): Bali Medika Jurnal Vol 12 No 1 Juli 2025
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v12i1.456

Abstract

Keberhasilan pengelolaan unit rekam medis merupakan faktor krusial dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Pengelolaan yang efektif membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten serta sarana dan prasarana yang memadai. Rumah Sakit Panti Nugroho telah menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) sejak tahun 2022, namun implementasinya belum optimal di seluruh unit pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi optimalisasi penerapan RME dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelayanan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis diagram fishbone yang mencakup empat aspek utama: man (sumber daya manusia), machine (infrastruktur teknologi), material (integrasi sistem), dan money (anggaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor man melibatkan kurangnya pelatihan yang memadai, faktor machine terkait dengan infrastruktur TI yang belum optimal, faktor material menunjukkan integrasi sistem yang belum merata, dan faktor money mencerminkan keterbatasan anggaran. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pelatihan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur TI, integrasi sistem RME di seluruh unit pelayanan, serta perencanaan anggaran jangka panjang untuk mendukung pemeliharaan sistem. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola rumah sakit dan pemangku kebijakan dalam mengimplementasikan RME secara efektif, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.   The successful management of the medical records unit is a crucial factor in improving the quality of health services. Effective management requires the support of competent human resources and adequate facilities and infrastructure. Panti Nugroho Hospital has implemented Electronic Medical Records (RME) since 2022, but its implementation has not been optimal in all service units. This study aims to identify and analyze the factors that influence the optimization of RME implementation and its impact on improving service quality. The method used is descriptive qualitative with fishbone diagram analysis that includes four main aspects: man (human resources), machine (technological infrastructure), material (system integration), and money (budget). The results show that the man factor involves the lack of adequate training, the machine factor is related to the unoptimized IT infrastructure, the material factor shows uneven system integration, and the money factor reflects budget limitations. The implication of this study is the need for increased continuous training, improved IT infrastructure, integration of RME systems in all service units, and long-term budget planning to support system maintenance. This study provides pr actical recommendations for hospital managers and policy makers in implementing RME effectively, which is expected to improve the overall quality of health services.
Sharing Medical Record: Optimalisasi Pemahaman Mahasiswa dan PMIK Terkait Alih Media Rekam Medis Manual ke Elektronik Nofiriyani; Harinto Nur Seha; Rina Yulida
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i2.521

Abstract

Integrasi teknologi informasi di berbagai aspek kehidupan telah melahirkan banyak inovasi dan kemajuan. Awal mula dokumen rekam medis di fasilitas kesehatan dikelola secara konvensional menggunakan kertas kini beralih menjadi basis elektronik berupa file berekstensi pdf atau jpg. Pengelolaan data elektronik tersebut memudahkan petugas rekam medis dalam melakukan kegiatan pencarian dan pemanggilan informasi pasien tanpa perlu membuka dokumen lama. Diketahui pula bahwa pelaksanaan alih media rekam medis di fasilitas kesehatan masih berada dalam fase hybrid. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan edukasi dan wawasan kepada PMIK serta mahasiswa terkait pentingnya alih media rekam medis dimana hal tersebut merupakan salah satu tanggungjawab kompetensi seorang PMIK. Kegiatan ini dilaksanakan di Poltekkes Permata Indonesia melalui pemaparan materi dan focus group discussion terhadap peserta. Hasil yang didapatkan adalah peserta sangat antusias dalam mengikuti rangkaian acara. Terdapat beberapa pertanyaan khususnya perkembangan teknologi rekam medis elektronik terkait alih media berkas rekam medis maupun tantangan apa saja yang akan dihadapi PMIK untuk kedepannya.
OPTIMALISASI PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK UNIT RAWAT INAP MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SWOT DI RS PANTI NUGROHO Kelbulan, Stevania; Yulida, Rina; Nofitriyani; Nur Seha , Harinto; Wahyudi, Azis
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 2 (2025): Volume 16 Nomor 2, November 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.367

Abstract

Kemajuan teknologi informasi di bidang kesehatan mendorong rumah sakit bertransformasi menuju pelayanan yang efisien dan terintegrasi, salah satunya melalui penerapan rekam medis elektronik (RME). Namun, implementasi RME di unit rawat inap masih menghadapi kendala teknis maupun non teknis. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimalisasi penerapan RME di Rumah Sakit Panti Nugroho dengan pendekatan analisis SWOT. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap enam informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan penerapan RME mencakup kemudahan akses data pasien, percepatan pelayanan, pengurangan kesalahan pencatatan, serta integrasi dengan unit penunjang. Kelemahannya meliputi sistem hybrid, pelatihan yang belum merata, serta keterbatasan perangkat. Peluang berasal dari dukungan regulasi pemerintah, perkembangan teknologi informasi, serta kesesuaian SOP dengan aturan nasional. Ancaman yang dihadapi antara lain gangguan jaringan, keterbatasan server, dan ketergantungan teknologi. Kesimpulannya, penerapan RME di unit rawat inap bermanfaat bagi mutu pelayanan, namun perlu peningkatan infrastruktur, pemerataan pelatihan, serta penguatan keamanan data untuk keberlanjutan sistem.