Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Annual Research Seminar

Pengendalian Robot Manipulator 4 DOF Berbasis Tampilan Visual pada Komputer Rendyansyah Rendyansyah; Rossi Passarella; Aditya Putra Perdana Prasetyo; Kemahyanto Exaudi; Sri Desy Siswanti; Bangun Sudrajat; Abdul Wahid Sempurna
Annual Research Seminar (ARS) Vol 5, No 1 (2019): ARS 2019
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot banyak digunakan dalam bidang industri, salah satunya adalah robot manipulator. Robot manipulator merupakan jenis robot yang berbentuk lengan dengan jangkauan pergerakan yang terbatas. Di dalam study ini, robot manipulator dirancang dengan empat derajat kebebasan atau Degree Of Freedom (DOF). Pada ujung lengan terdapat gripper yang berfungsi untuk mengambil objek. Robot tersebut dikendalikan menggunakan komputer berbasis tampilan visual. Program di dalam komputer memberikan perintah kepada mikrokontroller untuk menggerakkan empat motor servo yang di pasang pada masing-masing sendi atau sudut. Tujuan study ini adalah menghasilkan robot manipulator yang terintegrasi dengan komputer sebagai media belajar dalam ilmu robotik. Hasil percobaan menunjukkan bahwa robot dapat dikendalikan menggunakan komputer untuk bergerak pada posisi yang diinginkan.
Implementasi Sensor Gas dan Fuzzy Logic Untuk Mendeteksi Formalin Pada Tahu Rendyansyah Rendyansyah; Rossi Passarella; Ranti Eftika
Annual Research Seminar (ARS) Vol 4, No 1 (2018): ARS 2018
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formalin merupakan zat yang berbahaya. Umumnya formalin sering dicampurkan ke dalam bahan makanan supaya makanan tersebut dapat bertahan lama. Salah satu makanan yang dijumpai mengandung formalin yaitu tahu. Dalam mengantisipasi makanan tahu tersebut perlu dirancang sistem yang dapat mendeteksi adanya zat formalin. Dalam penelitian ini telah dirancang alat pendeteksi formalin yang dilengkapi dengan sensor gas TGS2600 dan TGS2611, mikrokontroler Atmega8535 dan modul display. Alat ini memberikan informasi berupa indikator aman, waspada dan bahaya terhadap zat formalin tersebut. Indikator ini diperoleh dari proses fuzzy logic yang di-implementasikan ke dalam mikrokontroler. Pengujian dilakukan pada 5 sampel tahu yang dicampur formalin dengan kadar yang berbeda yaitu 0.1 ml sampai 1 ml. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat mampu mendeteksi adanya formalin dalam tahu, dan dari hasil alat manual “Test Kit Formalin” menunjukkan kesesuaian terhadap pengujian alat tersebut.
Peningkatan Keterampilan dalam Bidang Robotik Bagi Siswa SMK N 1 Indralaya Selatan Melalui Pelatihan Pemrograman Autonomous Mobile Robot Rendyansyah Rendyansyah; Aditya Putra Perdana Prasetyo; Kemahyanto Exaudi; Sri Desy Siswanti; M. Dimas Firmansyah; Abdul Wahid Sempurna
Annual Research Seminar (ARS) Vol 5, No 2 (2019): Special Issue : Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi modern dapat memudahkan pekerjaan manusia. Salah satunya teknologi robot yang banyak diaplikasikan pada bidang industri, medis dan alat-alat rumah. Robot ini diprogram berdasarkan ide logika dan meniru prilaku makhluk hidup, sehingga robot dapat bergerak sesuai keinginan pengguna. Pembelajaran robot umumnya ada pada Jurusan Teknik di Perguruan Tinggi. Untuk pemula perlu dikenalkan teknologi robot dan pemrogramnya kepada Siswa SMK dengan tujuan menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan. Kegiatan pelatihan ini ditujukan kepada Siswa SMK Negeri 1 Indralaya Selatan sebanyak 20 orang siswa. Adapun metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu melakukan pretest, memberikan pengenalan tentang konsep dan ilmu robotik, memotivasi siswa untuk aktif dalam kegiatan dan memprogram robot (learning by doing), dan melakukan posttest. Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung siswa berperan aktif dan tertarik dalam mencoba dan bertanya kepada instruktur. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan ini yaitu pada saat dilakukan pretest banyak siswa yang belum paham tentang robot, namun setelah diberikan pemahaman dan cara memprogram robot sederhana khususnya “robot menghindar halangan” siswa dapat mengenal dan mengerti tentang logika program robot. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil posttest dengan tingkat keberhasilan siswa sebesar 87%.
Pelatihan Pemrograman Arduino Uno Pada Siswa SMA di Kecamatan Inderalaya Rendyansyah Rendyansyah
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 2 (2016): Special Issue : Penelitian, Pengabdian Masyarakat
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan ini memberikan wawasan tentang penggunaan mikrokontroller khususnya arduino uno kepada pelajar SMA di kecamatan Inderalaya Utara. Dalam pelatihan ini diikuti oleh 15 Siswa SMA 1 Inderalaya Utara serta seorang Guru pendamping.  Metode kegiatan yang digunakan dalam pelatihan ini menggunakan ceramah (persentasi) tentang hardware dan software yang digunakan serta fungsinya. Pada kesempatan ini juga para siswa ikut berperan aktif dalam Tanya jawab terhadap materi yang disampaikan. Pada sesi simulasi proteus 8 Professional dan implementasi dengan Arduino Uno untuk program input/output serta komunikasi secara serial metode yang digunakan adalah learning by doing disini siswa aktif secara langsung dalam kegiatan praktek. Sebelum masuk kedalam materi pelatihan diadakan Pre Test dengan Tanya jawab dengan para siswa untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa mengenai materi yang akan sampaikan dalam pelatihan dan diakhir pelatihan dilakukan Post Test dengan menjalankan aplikasi yang telah dibuat siswa baik secara simulasi dan mengunakan perangkat arduino uno. Dari hasil kegiatan pelatihan terlihat peran aktif siswa dalam kegiatan praktek dan tanya jawab menunjukkan ketertarikan siswa yang sagat besar terhadap materi yang diberikan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan masih perlunya pelatihan lanjutan secara berjenjang untuk siswa agar siswa lebih memahami bidang mikrokontroler khususnya Arduino Uno.
Aplikasi Linear Trajectory Palnning Pada Simulasi Robot SCARA 3 DOF Dalam Menulis Huruf Rendyansyah Rendyansyah
Annual Research Seminar (ARS) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot manipulator sering digunakan dalam area industri, seperti robot pemotong, robot las, dan lain sebagainya. Robot manipulator juga disebut lengan robot yang dapat dikendalikan secara otomatis dengan menerapkan sistem perencanaan jalur untuk bergerak dari koordinat titik awal menuju titik akhir. Dalam penelitian ini digunakan simulasi robot SCARA (Selective Compliance Articulated Robot Arm) dengan tiga derajat kebebasan untuk menuliskan huruf pada koordinat kartesian. Algoritma perencanaan jalur menggunakan linear trajectory planning agar dapat mengikuti jalur dari titik ke titik pola huruf yang diberikan dalam area kartesian tersebut. Hasil percobaan dalam simulasi program visual menunjukan bahwa robot SCARA dapat menuliskan pola huruf “R” dan “Y” dengan baik.
Pelatihan Pemrograman Arduino Uno Pada Siswa SMA di Kecamatan Inderalaya Rendyansyah Rendyansyah
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 2 (2016): Special Issue : Penelitian, Pengabdian Masyarakat
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi elektronika telah berkembang pesat menjadi teknologi digital sampai berbasis prosesor yang dapat menghasilkan sistem semakin canggih. Dengan perkembangan teknologi tersebut menumbuhkan minat kalangan hobby termasuk pelajar dan praktisi dalam merancang system embedded untuk berbagai keperluan. Salah satu teknologi digital berbasis prosesor yaitu Arduino UNO. Arduino UNO telah banyak digunakan oleh berbagai kalangan tersebut terutama di wilayah perkotaan, dan masih minimnya di wilayah yang jauh dari kota. Oleh karena itu dilakukan kegiatan Pelatihan Pemrograman Arduino untuk kalangan pelajar atau siswa SMA di wilayah Kecamatan Inderalaya (jauh dari kota). Pada kegiatan tersebut dihadiri 15 siswa dan satu guru pendamping. Dalam proses kegiatan ini siswa aktif mengikuti pelatihan, belajar dan mencoba apa yang diajarkan oleh instruktur serta adanya interaksi antar siswa dan instruktur. Pada sesi akhir pelatihan siswa diuji untuk mengetahui sampai dimana pemahaman siswa tersebut, dan hasilnya siswa mampu memahami materi pelatihan dengan cukup baik yaitu rata-rata 76%.
Peningkatan Skill Programming Bagi Siswa-Siswi SMKN 1 Indralaya Selatan Melalui Pelatihan Android Menggunakan App Inventor untuk Mengendalikan Peralatan Elektronika Kemahyanto Exaudi; Rendyansyah Rendyansyah; Aditya PPP; Ahmad Fali Oklilas; Sry Desy Siswanti; Muhammad Ajran Saputra
Annual Research Seminar (ARS) Vol 4, No 2 (2018): Special Issue : Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemrograman sangat dibutuhkan bagi siswa-siswi sekolah kejuruan. SMKN 1 Indralaya adalah salah satu sekolah kejuruan yang memiliki jurusan bidang komputer dan dituntut untuk siap terjun ke dunia kerja. App Inventor merupakan pengembangan dari pemrograman android yang dapat dengan mudah diaplikasikan langsung ke dalam smartphone. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengendalikan peralatan elektronika sederhana menggunakan smartphone yang diprogram menggunakan app inventor. Metode pelaksanaannya diawali dengan pretest, learning by doing, studi kasus dan diakhiri dengan posttest. Bedasarkan hasil yang didapat dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa para siswa-siswi berhasil dengan baik mengimplementasikan secara langsung peralatan elektronika yang dikendalikan menggunakan smartphone sendiri.
Pelatihan Pemrograman Car-Like Robot untuk Siswa SMK Di Kecamatan Indralaya Aditya Putra Perdana Prasetyo; Rossi Passarella; Rendyansyah Rendyansyah; Kemahyanto Exaudi; Sri Desy Siswanti; Wahyu Gunawan
Annual Research Seminar (ARS) Vol 5, No 2 (2019): Special Issue : Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pemograman merupakan ilmu fundamental yang harus dikuasai oleh generasi milenial. Salah satu pemograman yang harus dikuasai adalah pemograman robot yang dapat diimplementasikan langsung oleh mahasiwa SMK ketika magang maupun terjun langsung ke dunia Indstri. Car-Like Robot merupakan salah satu robot yang dapat dipahami jelas cara kerjanya karena hampir sama persis dengan prinsip kerja mobil pada umumnya, yakni adanya kemampuan steering control dan speed control. Melalui pelatihan siswa SMK mendapatkan tambahan ilmu dan wawasan mengenai pemograman robot dan teori dasar mengenai Modul Hardware yang digunakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 84 poin dari jumlah 20 peserta yang mengikuti pelatihan ini.
Kontrol Gerak Robot Line Tracer Menggunakan On-Off Control Berbasis Mikrokontroler Nuvoton ARM Rendyansyah Rendyansyah
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran robot sederahana yaitu  robot line tracer. Robot line tracer merupakan robot yang dirancang untuk mengikuti jalur yang ditentukan, umumnya banyak digunakan dalam berbagai aplikasi. Dalam penelitian ini telah dirancang logika gerak untuk robot line tracer supaya dapat mengikuti jalur warna hitam. Robot telah dilengkapi dengan enam sensor photodiode yang dapat mendeteksi jalur hitam dan putih, dan menggunakan mikrokontroler Nuvoton ARM NuMicroTM NUC100 Series. Pergerakan robot dikontrol menggunakan on-off control berdasarkan informasi dari enam sensor tersebut, sehingga robot mampu mengikuti jalur warna hitam. Percobaan dilakukan sebanyak tiga kali dengan bentuk track yang berbeda, dan hasilnya menunjukkan bahwa robot mampu mengikuti jalur yang telah ditentukan dengan cukup baik.