Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Tarif Transportasi Publik: Studi Kasus Bus Trans Metro Dewata Bali Dengan Memperhitungkan Biaya Operasi Kendaraan, Ability To Pay, dan Willingness To Pay Dwiputranti, Made Irma
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/ebima.v2i2.140

Abstract

One of the transportation tools used in Bali is a bus fleet called Trans Metro Dewata (TMD) Bali. TMD Bali bus is one of the public transportation that has various destinations, where one of themajors is in Corridor 1, Central Parking Kuta-Terminal Pesiapan. TMD Bali bus corridor 1 has aroute of Central Parking Kuta-Terminal Tegal- Terminal Mengwi- Terminal Pesiapan. Trans MetroDewata Bus Public Transportation is a link between the Kuta Central Parking area - TerminalPesiapan which is an area of the Tabanan City area that connects the Kuta tourist area andthetrade center which is one of the centers of tourism activities, and vice versa. Currently, thenumber of buses operating is a total of 105 buses of which 95 buses are used for operationalpurposes while the rest are for reserves, with a fare of IDR 4400 for the standard fare fromKutaCentral Parking Lot - Terminal Pesiapan. Operational activities of the Bali Trans Metro DewataBuspublic transport company began to develop well because previously the TMD Bali bus farewasfree, but since October 31, 2022 began to be charged. The tariff is in return for the servicesreceived by users to cover all vehicle operating costs and a decent profit for the operator. Formulation of Bus public transport tariffs in addition to paying attention to the operating costs of the vehicle but also must pay attention to the purchasing power or ability to pay of service users(Ability To Pay) as well as the perception of users of public transport services Bus Corridor 1Central Parking Kuta-Terminal Pesiapan (Willingnes To Pay).The results showed that the current tariff of public transportation bus Sentral Parking Kuta-Terminal Pesiapan which is Rp 4,400.00isnot in accordance with the Ability to Pay and Willingness to Pay passengers of publictransportation bus Sentral Parking Kuta-Terminal Pesiapan. The tariff that is in accordancewiththe Ability to Pay and Willingness to Pay passengers of public transportation bus Sentral Parkingkuta-Terminal Pesiapan based on the results of the calculation is Rp 4,000.00.
Analisis Kondisi Lembaga Keuangan Non Bank di Bali Sutedja, D.A Gladysia Sistadanta Kurnia Dewi; Dwiputranti, Made Irma; Sudama, I Made
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1028

Abstract

Lembaga keuangan non-bank (LKNB) yang dimiliki oleh masyarakat Bali memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Salah satu bentuk LKNB yang paling dikenal dan berkembang pesat di Bali adalah Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Selain LPD, koperasi simpan pinjam juga menjadi lembaga keuangan non-bank yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Bali. Koperasi seperti Koperasi Krama Bali dan koperasi lainnya memberikan pinjaman dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan bank, serta menawarkan layanan keuangan yang lebih fleksibel bagi anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi lembaga keuangan non bank yang dimiliki oleh masyarakat bali. Sehingga kita bisa mengetahui seberapa besar lembaga keuangan ini dapat membantu UMKM dalam menjalankan dan mengembangkan usaha mereka. Peneliti menggunakan metode penelitian Literature Review (LR) bertujuan untuk memetakan penelitian terdahulu tentang Lembaga keuangan non bank. Kearifan lokal, seperti Lembaga Perkreditan Desa (LPD) milik desa pekraman memiliki peran sangat strategis dalam penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan fungsi sosialnya. Peningkatan fungsi sosial ini tidak saja dapat menguatkan tujuan LPD yaitu peningkatan kesejahteraan angota, tetapi juga meningkatkan komitmen dan kebersamaan para anggota terhadap LPD dan antar anggota. Koperasi mempunyai ciri-ciri demokrasi ekonomi, yaitu kegiatan perekonomian diatur oleh rakyat, dilaksanakan oleh rakyat, dan ditujukan untuk kesejahteraan rakyat.. LKNB menunjukkan ketahanan yang cukup baik berkat dukungan budaya dan sistem sosial masyarakat Bali, meskipun menghadapi tantangan dalam hal profesionalisme pengelolaan, transparansi, dan digitalisasi layanan. Di sisi lain, LKNB di Bali menunjukkan perkembangan yang bervariasi, sebagian besar masih menghadapi kendala manajerial, permodalan, serta rendahnya literasi keuangan anggota.
Bimbingan Teknis Pemanfaatan Perpustakaan Digital HENBUK pada SMAN 9 Denpasar Sistadanta Kurnia Dewi Sutedja, Dewa Ayu Gladysia; Dwiputranti, Made Irma; Sudama, I Made
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6308

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek fundamental dalam kehidupan manusia yang berperan penting dalam membentuk individu yang berpengetahuan, berkarakter, dan berdaya saing. Melalui pendidikan, seseorang dapat memperoleh berbagai keterampilan dan wawasan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan kehidupan. Saat ini, pendidikan mengalami berbagai transformasi dengan adanya teknologi. Metode pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan inovatif, seperti melalui pembelajaran daring atau penggunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Dengan adanya sistem yang terstruktur, siswa dan guru dapat dengan mudah mengakses berbagai sumber belajar yang tersedia. Saat ini, banyak perpustakaan sekolah yang telah beralih ke sistem digital berbasis komputer atau daring untuk meningkatkan efisiensi dalam pencatatan data dan pencarian informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan melalui metode presentasi, diskusi interaktif, praktik langsung. PKM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan praktek langsung dalam penggunaan perpusataan digital kepada siswa, guru maupu pustakawan. Kegiatan ini behasil mengimplementasikan sistem e-library yang dikembangkan menggunakan aplikasi Henbuk. Dengan menggunakan aplikasi Henbuk, pengguna dapat mengakses berbagai koleksi buku sekolah dan sumber bacaan lainnya secara daring tanpa harus datang langsung ke perpustakaan fisik.
Financial management behaviour in supporting the sustainability of MSMEs in the Sarbagita region Bali Putri, I Gusti Agung Prabandari Tri; Dwiputranti, Made Irma; Salilama, Fikri; Baswedan, Yasmin Fazilah
International Journal of Financial, Accounting, and Management Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ijfam.v7i2.2741

Abstract

Purpose: This study aims to analyse the role of FMB in supporting the sustainability of MSMEs. This analysis is essential because financial management among MSMEs in Bali remains suboptimal, with challenges in separating personal and business finances. Methodology/approach: Denpasar, Badung, Gianyar, and Tabanan Regency (Sarbagita) were chosen as research locations based on previous observations. The adoption of FinTech and the measurement of FinSat in achieving financial performance (FP) have been under-researched. This research was conducted quantitatively to analyse the FP of MSMEs in achieving business sustainability. Results/findings: DFL has a positive and significant influence on FMB, and FinTech has a positive and significant impact on FinSat. However, FinSat positively and significantly influences FP. FinSat mediates the relationship between FinTech and FP, but FMB does not mediate the relationship between DFL and FP. Conclusions: The implementation of Fintech helps owners achieve FinSat, thereby meeting MSME performance targets. Individuals must have DFL to mitigate the risks associated with Fintech Limitations: The research location, which is limited to only four regencies/cities in Bali, presents a limitation, making the results not generalizable to all MSMEs. Additionally, the financial management aspect of this study does not include the financial conditions of previous periods. Contribution: The research findings contribute to the development of personal financial management science and are utilized in MSME mentoring to optimize their business sustainability.
PERAN PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN,MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA TENAN INKUBATOR BISNIS DI PRIMAKARA UNIVERSITY Dwiputranti, Made Irma; Putri, I Gusti Agung Prabandari Tri
Jurnal Aplikasi Manajemen & Kewirausahaan MASSARO Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Aplikasi Manajemen & Kewirausahaan MASSARO
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/massaro.v7i2.5369

Abstract

Pengangguran masih menjadi isu sentral dalam konteks ekonomi makro, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Pendekatan yang bisa diterapkan dalam rangka mengurangi masalah ini di antaranya yaitu dengan meningkatkan jumlah pelaku wirausaha. Dalam hal ini, keberadaan tenan incubator Universitas Primakara memainkan peranan penting dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan, melalui penguatan motivasi internal serta peningkatan kapasitas pengetahuan di bidang tersebut. Pengetahuan kewirausahaan tidak hanya mencakup aspek teknis, namun juga membentuk karakter dan sikap mental yang tangguh dalam menghadapi tantangan dunia usaha. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh motivasi berwirausaha dan pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha dikalangan tenan inkubator bisnis Universitas Primakara. Studi ini melibatkan seluruh tenan inkubator dengan jumlah sampel sebanyak 77 tenan inkubator. Metode penelitian ini berupa survei yang memanfaatkan pendekatan deskriptif-verifikatif. Teknik analisis data meliputi regresi linier berganda, uji determinasi, serta uji hipotesis yang meliputi uji t dalam rangka mengetahui pengaruh parsial serta uji F untuk pengaruh simultan. Penelitian ini didapatkan hasil yaitu tingkat motivasi berwirausaha dan pengetahuan kewirausahaan berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan minat untuk berwirausaha tergolong tinggi. Berdasarkan uji hipotesis, ditemukan bahwa baik secara parsial ataupun bersama-sama, motivasi berwirausaha dan pengetahuan kewirausahaan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat berwirausaha. Temuan tersebut memperkuat pandangan bahwa tingkat motivasi dan wawasan kewirausahaan mahasiswa yang semakin tinggi, maka semakin besar pula keinginan mereka untuk menjadi pelaku usaha.
Pelatihan Penyusunan Business Model Canvas bagi Siswa SMKN 1 Mas Ubud untuk Meningkatkan Keterampilan Berwirausaha Irma Dwiputranti, Made; Prabandari Tri Putri, I Gusti Agung; Surya Nugroho, Muntoha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3372

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelenggarakan pelatihan penyusunan model bisnis canvass bagi siswa di SMKN 1 Mas Ubud. Pelatihan business canvas model (BMC) ini akan dapat membantu siswa secara individual atau tim dalam merancang, mengembangkan, dan menyempurnakan model bisnis. Sebelum pelatihan dilaksanakan siswa tidak mengetahui komponen-komponen kunci dalam BMC dan fokus dari BMC ini adalah agar siswa memahami berbagai komponen bisnis sehingga akan menciptakan visi yang jelas, menggali berbagai peluang dan tantangan di masyarakat. Permasalahan yang dihadapi siswa adalah tidak mengetahui target pasar sehingga sulit menentukan produk layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Pelatihan ini mendorong inovasi berupa pemikiran yang kreatif dan inovatif, memperbaiki kinerja bisnis secara berkala. Hasil dari pelatihan Model Bisnis Canvas ini adalah membekali peserta untuk menghasilkan suatu rancangan strategi pemasaran produk, mengadaptasi perubahan pasar, meningkatkan daya saing bisnis dan meningkatkan keterampilan berwirausaha. Adapun tujuan untuk memberikan pemahaman yang praktis dan relevan kepada siswa untuk persiapan mereka dalam dunia bisnis di masa depan.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Berbasis Aplikasi Mobile di SMK Negeri 1 Mas Ubud Noviyanti Kusuma, Ni Putu; Irma Dwiputranti, Made
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3486

Abstract

Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Gianyar menghadapi tantangan dalam kemampuan teknologi dan pengelolaan keuangan. Mayoritas tidak menggunakan teknologi dalam mengelola keuangan, menyebabkan kesulitan dalam melacak arus kas dan membuat laporan keuangan akurat, yang menghambat akses ke sumber daya keuangan. Pengabdian ini bertujuan memberikan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan teknologi keuangan dengan aplikasi mobile kepada para siswa di SMK Negeri 1 Mas Ubud, Gianyar agar para siswa dapat memberikan dampak pada UMKM yang ada di kabupaten Gianyar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi presentasi sosialisasi dan pelatihan selama satu hari dengan durasi 60 menit tiap sesi, dilanjutkan dengan evaluasi pemahaman melalui kuis sederhana. Sesi tanya jawab dan diskusi membantu peserta memahami materi dan praktik penyusunan laporan keuangan.  Hasil menunjukkan respon antusias dari peserta pelatihan dan mereka mampu memahami materi dengan baik sehingga mampu memberikan dampak pada UMKM yang ada di sekitar kabupaten Gianyar. SMK Negeri 1 Mas Ubud melaporkan peningkatan produktivitas siswa dalam membantu UMKM setempat mengelola keuangan dengan efisien. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang teknologi pembuatan laporan keuangan dan memberikan dampak yang positif bagi UMKM di kabupaten Gianyar.
PENGUATAN PERAN POKDARWIS DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA BERKELANJUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA AAN Dwiputranti, Made Irma; putri, I Gusti Agung Prabandari Tri; Suyasa, I Putu Buda; Saputri, Maria Gratiani Hardi; Nugroho, Muntoha Surya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35819

Abstract

Abstrak: Program pengabdian ini dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas pengelola desa wisata yang memiliki potensi ekowisata berbasis kearifan lokal, namun Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menghadapi keterbatasan dalam manajemen, pemasaran digital, dan penanganan situasi darurat. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas Pokdarwis agar mampu mengelola ekowisata secara profesional, aman, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, workshop, pendampingan, dan penerapan teknologi. Mitra kegiatan adalah 23 anggota Pokdarwis, dengan evaluasi melalui observasi, wawancara, serta monitoring hasil kerja dengan penerapan digital marketing dan praktik manajemen wisata setelah pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada softskill dan hardskill mitra, antara lain 100% anggota Pokdarwis terlatih dalam manajemen acara wisata, penyusunan guiding book, pricing paket wisata, serta penerapan SOP penanganan darurat. Selain itu, tercipta 1 website aktif, 1 guiding book, 1 paket wisata, dan lebih dari 23 konten digital promosi. Program ini berdampak pada peningkatan keberdayaan masyarakat, perluasan jangkauan pasar, dan peningkatan nilai ekonomis desa wisata berbasis ekowisata berkelanjutan.Abstract: Aan Village has the potential for eco-tourism based on local wisdom, but the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) faces limitations in management, digital marketing, and emergency handling. The purpose of this community service is to enhance the capacity of Pokdarwis so they can manage eco-tourism professionally, safely, and sustainably. The methods used include socialization, training, workshops, mentoring, and the application of technology. The partners involved are 23 members of Aan Village Pokdarwis, with evaluation carried out through observation, interviews, and monitoring of digital marketing practices and tourism management. The results show a significant improvement in both soft skills and hard skills of the partners, including 100% of Pokdarwis members being trained in tourism event management, development of a guiding book, pricing of tour packages, and implementation of SOPs for emergency handling. In addition, 1 active website, 1 guiding book, 1 tour package, and more than 23 promotional digital contents were created. This program has contributed to empowering the community, expanding market reach, and increasing the economic value of the sustainable eco-tourism village.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL DAN ETIKA DIGITAL ANTI-CYBERBULLYING UNTUK KESEJAHTERAAN MENTAL REMAJA Putri, I Gusti Agung Prabandari Tri; Dwiputranti, Made Irma; Putra, I Gede Juliana Eka; Adiputra, I Made Yudi; Yoga, Kadek Maxi Puspita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31416

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian dilatarbelakangi dari isu bunuh diri yang banyak dilakukan remaja di Bali karena tekanan psikologis yang dialami. Remaja menjadi masa transisi menuju dewasa yang lebih banyak waktunya di habiskan di lingkungan sekolah serta menjadi era pencarian jati diri. Sekolah juga dapat menjadi tempat tindak kekerasan terjadi karena adanya perbedaan-perbedaan pemikiran di antara siswa tersebut. Tujuan pengabdian untuk memberikan penguatan literasi digital sebagai wujud keterampilan softskill khususnya komunikasi karena internet selain sebagai sumber informasi juga menjadi sarana komunikasi antar remaja melalui media sosial. Rendahnya etika digital bermedia sosial menjadi salah satu faktor yang mendorong terjadinya cyberbullying dan berdampak pada hilangnya nyawa korban karena tekanan mental yang dialami. Lokasi yang dipilih adalah SMK Pariwisata Triatma Jaya yang menyiapkan para siswanya untuk berkarir di industri pariwisata. Metode pengabdian yang dipilih adalah ceramah dengan memanfaatkan permainan interaktif selama prosesnya. Hasil implikasi dari pengabdian tidak hanya semakin bertambahnya wawasan literasi digital anti-bullying melainkan juga meningkatkan kesadaran siswa untuk menerapkan etika dalam bermedia sosial untuk mencegah cyberbullying. Kesuksesan pengabdian ini diukur dari hasil pre-test dan hasil post-test sejumlah 10 pertanyaan. Peningkatan hasil post-test ditunjukkan oleh sebanyak 96 orang dari 120 orang siswa yang mendapatkan skor lebih dari 80 poin, di mana hasil ini lebih tinggi dibandingkan dengan skor pre-testnya. Artinya materi yang diberikan telah dipahami oleh siswa dan mendukung pencegahan tindak kekerasan mental di lingkungan sekolah dengan harapan penguatan literasi digital ini menjadi bekal untuk kesuksesan berkarir di industri pariwisata.Abstract: This community service initiative was motivated by the rising incidence of suicide among adolescents in Bali, largely attributed to psychological pressures. Adolescence represents a critical transition toward adulthood, during which individuals spend significant time within the school environment and undergo identity formation. However, schools can also become sites of violence due to differences in students' perspectives. The objective of this community service is to strengthen digital literacy as a form of soft skills development, particularly in communication, based on the understanding that the internet, in addition to serving as an information source, also function as a medium of communication among adolescents through social media. A lack of digital ethics in social media use has contributed to the rise of cyberbullying, which in turn has led to severe psychological distress and, in some cases, loss of life. The location for the activity was SMK Pariwisata Triatma Jaya, a vocational high school that prepares students for careers in the tourism industry. The method employed was a lecture-based approach, integrated with interactive games to enhance engagement. The outcomes of the initiative included not only an increased awareness of anti-bullying digital literacy also a heightened consciousness among students regarding the importance of practicing ethical behavior online to prevent cyberbullying. The Success activity is measured by pre-test and post-test consisting of 10 questions. An improvement in post-test scores is shown by 96 of 120 students achieving a score more than 80 points. These results suggest that the intervention effectively supported efforts to prevent psychological violence within the school environment and provided students with foundational skills critical for their future success in the tourism industry.