Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

TEKNOLOGI BUDIDAYA KEDELAI RAMAH LINGKUNGAN DENGAN PENDEKATAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU DI KABUPATEN BANTUL Anshori, Arif; Prasetiyono, Catur; Pustika, Arlyna Budi
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan budidaya kedelai, selain memberikan manfaat bagi kehidupan, juga dapat berdampak buruk apabila tidak selaras lingkungan. Potensi residu pestisida dan bahan agrokimia, inefisiensi pemakaian air dan akumulasi logam berat merupakan sebagian dari dampak negatif yang dapat ditimbulkan. Tujuan penelitian ini adalah dihasilkannya teknologi budidaya kedelai ramah lingkungan dengan pendekatan pengelolaan tanaman terpadu di Kabupaten Bantul, serta tingkat penerimaannya oleh petani. Penelitian dilakukan pada tahun 2012. Teknologi dirakit secara partisipatif bersama petani, dengan memperhatikan kondisi biofisik setempat. Hasil rakitan teknologi budidaya kedelai dicoba oleh 15 orang petani kooperator. Dilakukan pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman, serta analisis ekonomi. Persepsi dan tingkat penerimaan petani terhadap paket teknologi yang diperkenalkan diukur pada saat awal dan akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil kedelai lebih baik dan secara ekonomi lebih menguntungkan dari pada kedelai yang tanpa pengenalan teknologi. Petani cenderung menerima teknologi setelah melihat contoh, pertumbuhan dan hasil serta analisis ekonomi.Kata kunci : kedelai, budidaya, ramah lingkungan, pengelolaan tanaman terpadu
EROSI NOL UNTUK KEBERLANJUTAN BUKIT KARST DI GUNUNGKIDUL Anshori, Arif
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karst merupakan sumberdaya alam tidak terbarukan, dengan karakteristik relief dan drainase khas yang sangat rentan terhadap perubahan fisik. Karst mempunyai banyak nilai penting bagi ekosistem dan kehidupan. Penyebab utama kerusakan karst di Gunungkidul adalah perubahan ekosistem akibat perubahan kegiatan manusia dari semula bertani, berburu dan mengambil kayu beralih ke pertambangan, juga oleh proses erosi tanah. Di daerah karst Gunungkidul, lapisan tanah sangat tipis, seringkali disebut sebagai “batu bertanah”, rentan terhadap proses erosi. Degradasi tanah karena erosi akan menyebabkan penurunan daya dukung bagi kegiatan pertanian, kerusakan karst dan lingkungan. Erosi tanah pada bukit karst harus dikendalikan, tidak melebihi ambang batas. Suatu kedalaman tanah tertentu harus dipelihara sebagai tempat berjangkarnya akar tanaman dan sebagai tempat menyimpan air serta unsur hara, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Ambang batas erosi nol atau tanpa erosi sesuai untuk tanah pada bukit karst Gunungkidul. Ambang batas erosi nol didasarkan pada lapisan tanah tipis, menumpang batuan karbonat yang tidak berfungsi sebagai bahan induk tanah, lereng curam dan aktivitas pertanian yang tinggi. Ambang batas erosi nol akan menjaga ekosistem karst tetap tertutup tanah dan vegetasi, lebih jauh menjaga keberlanjutan fungsi hidrologis dan ekosistem karst.Kata kunci: erosi nol, karst, Gunungkidul