Mecca Arfa, Mecca
Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 59 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pustakawan MTs N 1 Jepara Dalam Upaya Mengembangkan Minat Kunjungan Siswa Pada Perpustakaan Iztihana, Affa; Arfa, Mecca
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Peran Pustakawan MTs N 1 Jepara Dalam Upaya Mengembangkan Minat Kunjungan Siswa Pada Perpustakaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiperan pustakawanMTs N 1 Jepara dalam Upaya Mengembangkan Minat Kunjungan Siswa Pada Perpustakaan MTs N 1 Jepara. Sebuah perpustakaan tidak akan berkembang apabila tidak dikelola seorang pustakawan. Seorang pustakawan sangat penting bagi perpustakaan guna untuk meningkatkan minat kunjung perpustakaan dan meningkatkan kualitas perpustakaan yang lebih berkembang. Maka dari itu pera pustakawan sangat penting di perpustakaan untuk mendorong meningkatkan minat kunjung siswa ke perpustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuatitatif, dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa pustakawan memberikan apresiasi kepada para siswa berupa hadiah buku bacaan yang di berikan dalam tempo waktu 6 bulan sekali pada saat setelah ujian semester selesai. Pustakawan menyediakan perangkat komputer yang terhubung dengan jaringan internet guna menarik minat kunjung siswa ke perpustakaan, pustakawan menyediakan ruang baca yang cukup luas dalam bentuk lesehan yang bertujuan agar siswa lebih leluasa membaca di ruang baca tersebut. Semua itu adalah bentuk dorongan dari pustakawan untuk menarik siswa agar lebih giat berkunjung ke perpustakaan.
Peran Komunitas “Pustaka Sarwaga” dalam membentuk kemampuan literasi dini di Kota Semarang Kurniasari, Lilik; Arfa, Mecca
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab minimnya minat literasi masyarakat Indonesia adalah karena tidak adanya penanaman kebiasaan sejak dini untuk menjadi manusia yang gemar membaca. Peran orang tua dapat meminimalisir permasalahan tersebut namun masih banyak orang tua yang belum benar-benar mengerti akan pentingnya literasi dini, sehingga perlu adanya komunitas yang berperan sebagai agen literasi dini. Skripsi ini membahas mengenai Peran Komunitas “Pustaka Sarwaga” dalam membentuk kemampuan literasi dini di Kota Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran yang dilakukan oleh Komunitas “Pustaka Sarwaga” dalam membentuk kemampuan literasi dini di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Informan dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling sehingga memperoleh tiga informan yang tepat dengan tujuan penelitian, yaitu satu pengurus inti komunitas serta dua pengunjung titik baca milik “Pustaka Sarwaga”. Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa peran yang dilakukan oleh Komunitas “Pustaka Sarwaga” dalam membentuk kemampuan literasi dini di Kota Semarang dengan pembuatan titik baca, penyedian bahan bacaan, melakukan kegiatan dongeng bagi anak dan kampanye mendongeng bagi orangtua, serta membangun kerja sama dalam pengembangan literasi dini.
Analisis Layanan Rumah Belajar Modern Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Dalam Menarik Minat Kunjung Anak Bramantya, Herda Bagus; Arfa, Mecca
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan saat ini telah berkembang dari ruangan yang hanya menyimpan buku/ majalah saja. Perpustakaan sekarang telah mengikuti perkembangan zaman agar perpustakaan eksis dalam memberikan jasa layanan informasi. Salah satu layanan tersebut adalah Layanan Rumah Belajar Modern yang merupakan perkembangan dari layanan anak di Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana layanan Rumah Belajar Modern pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dalam menarik minat kunjung anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kualitatif dalam penelitian ini dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Metode keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi dengan metode dan triangulasi sumber data. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah usaha perpustakaan untuk meningkatkan minat kunjung anak dimulai dengan menyediakan koleksi dan fasilitas yang disenangi oleh anak-anak. Pelayanan yang baik seperti senyum sapa dari pustakawan, fasilitas yang menyenangkan bagi anak seperti komputer, serta koleksi yang menarik untuk anak seperti koleksi buku, majalah, film anak, dan alat permainan edukatif. Usaha yang dilakukan perpustakaan dalam menarik minat kunjung adalah dengan promosi yang dilakukan oleh Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan media tercetak maupun elektronik. Media elektronik yang digunakan oleh perpustakaan adalah menggunakan media sosial seperti Facebook untuk memberitahu informasi perpustakaan secara umum serta kegiatan yang berlangsung di layanan Rumah Belajar Modern. Sedangkan media tercetak menggunakan brosur atau dengan spanduk dan mengirim surat ke sekolah setempat.
Literasi Informasi Sebagai Langkah Awal Mewujudkan Visi Universitas Diponegoro Mecca Arfa
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 2 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.891 KB) | DOI: 10.14710/anuva.3.2.215-222

Abstract

Untuk mencapai visi institusi, perguruan tinggi tentu memiliki rencana strategis dalam pelaksanaannya. Menjadi universitas riset merupakan visi Universitas Diponegoro yang ingin dicapai pada tahun 2020. Pencapaian tersebut tentu memerlukan upaya dan memperoleh dukungan dari seluruh civitas akademik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menjadikan standar kompetensi literasi informasi bagian integral visi atau rencana strategi institusi. Pengembangan kompetensi literasi informasi diberikan kepada mahasiswa melalui pendampingan dan pendidikan. Kompetensi tersebut diperlukan guna menunjang kegiatan penelitian civitas akademika. Pendampingan dan pendidikan tidak dibebankan kepada salah satu pihak karena kegiatan tersebut memerlukan kolaborasi antara pustakawan, pengajar, dan pimpinan institusi.
Peningkatan Perekonomian Keluarga Melalui Program Bujaya (Buku Jadi Karya) di Perpustakaan Bukuku Guruku Desa Puro Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen Brhillian Widyastuti; Mecca Arfa
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 4, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.702 KB) | DOI: 10.14710/anuva.4.3.395-410

Abstract

Penelitian ini berjudul Peningkatan Perekonomian Keluarga Melalui Program Bujaya (Buku Jadi Karya) di Perpustakaan Bukuku Guruku Desa Puro Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan perekonomian keluarga melalui program Bujaya (Buku Jadi Karya) di perpustakaan Bukuku Guruku Desa Puro Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ini dengan melakukan observasi, wawancara semi terstruktur dan juga studi dokumen. Wawancara dilakukan dengan teknik purposive sampling. Wawancara dilakukan kepada 5 orang informan yang meliputi 2 informan yang merupakan pengelola perpustakaan dan 3 informan yaitu  masyarakat Desa Puro. Data yang diperoleh dari wawancara selanjutnya dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan perekonomian keluarga melalui program Bujaya (Buku Jadi Karya) di Perpustakaan Bukuku Guruku Desa Puro Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen meliputi: pertama, program Bujaya dalam peningkatan perekonomian keluarga di Desa Puro sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan. Pelatihan keterampilan dapat digunakan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dalam menciptakan suatu produk usaha. Kedua, program Bujaya dalam peningkatan perekonomian keluarga di Desa Puro sebagai sarana dalam menciptakan suatu peluang usaha. Terciptanya usaha pada masyarakat Desa Puro, membuat keluarga yang awalnya tidak memiliki penghasilan, melalui program Bujaya sebagai sarana menciptakan suatu usaha, masyarakat dapat mempunyai penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan perekonomiannya.
Peran Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Sebagai Tempat Belajar Masyarakat Mecca Arfa
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 4 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.809 KB) | DOI: 10.14710/anuva.3.4.471-477

Abstract

Perpustakaan seyogyanya melakukan kegiatan yang tidak hanya menyediakan koleksi saja tetapi melakukan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada pengembangan pengetahuan maupun intelektual masyarakat di sekelilingnya. Penelitian ini membahas tentang apakah perpustakaan provinsi jawa tengah digunakan sebagai tempat untuk belajar masyarakat dan apa saja yang dilakukan oleh perpustakaan sehingga perpustakaan dikatakan sebagai tempat untuk belajar masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, pemaparannya menggunakan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinas kearsipan dan perpustakaan provinsi Jawa Tengah melakukan banyak kegiatan yang mengarah kepada pendidikan atau pelatihan. Pelatihan ini diadakan di perpustakaan dan diikuti oleh masyarakat umum terutama masyarakat Jawa Tengah. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perpustakaan Jawa Tengah yang berhubungan langsung tentang pembelajaran adalah pelatihan menari, pelatihan mewarnai, pelatihan menggambar, bimbingan belajar bagi anak-anak sekolah, pelatihan menyulam pita, pelatihan merajut, pelatihan membuat hantaran pengantin, kursus pemanfaatan limbah kain perca. Selain itu perpustakaan juga menyediakan sarana prasana belajar seperti menyediakan free hot spot area, menyediakan berbagai macam ragam koleksi, Audio visual, perpustakaan keliling, permainan edukasi, dan computer kids fun.
Kegiatan Pelestarian Arsip dalam Mengantisipasi Ancaman Bencana di Kantor Pemerintahan Desa Munggangsari Dhafin Rizqin Wijayanti; Mecca Arfa
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.411 KB) | DOI: 10.14710/anuva.5.2.283-293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kantor Pemerintahan Desa Munggangsari Kecamatan Ngadirejo melakukan preservasi preventif arsip vital yang dimiliki sebagai upaya antisipasi terhadap bencana. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan action research. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kantor Pemerintahan Desa Munggangsari belum maksimal dalam melakukan preservasi preventif arsip vital dengan keadaan lokasi Kantor Pemerintahan Desa Munggangsari yang berada di lereng gunung Sindoro yang bertatus aktif. Tindakan yang dilakukan Kantor Pemerintahan Desa Munggangsari dalam preservasi preventif arsip vital dengan menyimpan fisik arsip vital pada filling cabinet. Kemudian peneliti mengadakan Focus Group Discussion (FGD), hasil dari FGD kemudian disepakati untuk pembuatan pedoman preservasi preventif arsip vital, serta diterapkan sebagai alat bantu tahapan-tahapan proses preservasi preventif arsip vital. Setelah dilakukan penerapan buku pedoman preservasi preventif arsip vital berdampak positif bagi staf, dengan melaksanakan tindakan preservasi preventif secara runtut demi melindungi isi dan fisik arsip vital di Kantor Pemerintahan Desa Munggangsari.
Promosi Perpustakaan Sekolah Menggunakan Powtoon di SMA Hidayatullah Semarang Erik Almi Putra; Mecca Arfa
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 4, No 4 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.992 KB) | DOI: 10.14710/anuva.4.4.569-582

Abstract

Penelitian ini berjudul Promosi Perpustakaan Sekolah Menggunakan Powtoon di SMA Hidayatullah Semarang. membahas tentang penggunaan  Powtoon untuk memperkenalkan perpustakaan sekolah SMA Islam Hidayatullah Semarang dengan cara pembuatan video profil perpustakaan SMA Islam Hidayatullah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjadikan  Powtoon sebagai salah satu sarana media untuk mempromosikan perpustakaan sekolah di SMA Islam Hidayatullah Semarang. Jenis dari penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode action research. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Tahap yang pertama dilakukan yaitu peneliti melakukan perancangan video profil perpustakaan SMA Islam Hidayatullah dengan mengumpulkan ide bersama dengan pustakawan. Setelah itu peneliti memulai ke tahap pembuatan video profil perpustakaan SMA Islam Hidayatullah dengan patokan kepada ide yang telah didiskusikan bersama pustakawan. Setelah selesai dalam tahap pembuatan video profil perpustakaan SMA Islam Hidayatullah peneliti menampilkan video profil perpustakaan SMA Islam Hidayatullah melalui Powtoon . tahap terakhir peneliti melakukan wawancara secara acak sebanyak sepuluh orang kepada siswa yang berada di kelas, hasil wawancara ini menunjukkan bahwa penggunaan media Powtoon dalam kegiatan promosi perpustakaan dapat diterima oleh siswa SMA Islam Hidayatullah. Ada beberapa kritikan dan masukan dari hasil wawancara bersama pemustaka yang membuat peneliti mengambil kesimpulan bahwa promosi perpustakaan SMA Islam Hidayatullah menggunakan Powtoon sebaiknya diperbaiki  sebelum video profil perpustakaan SMA Islam Hidayatullah tersebut diupload di internet. 
Strategi Konservasi Koleksi Museum Ranggawarsita Semarang Mecca Arfa
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 4, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.558 KB) | DOI: 10.14710/anuva.4.2.241-246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi atau cara yang dilakukan oleh kurator Museum Ranggawarsita Semarang dalam melestarikan koleksi yang dimiliki oleh Museum Ranggawarsita Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada kurator Museum Ranggawarsita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian yang dilakukan oleh kurator Museum Ranggawarsita itu tergantung media yang dilestarikan, koleksi yang ada di Museum Ranggawarsita ada yang berupa besi, kain, tanah dan batu. konservasi yang paling sering dilakukan agar koleksi Museum Ranggawarsita itu lestari adalah penghilangan karat pada besi, fumigasi pada kertas dan kain, dan penghilangan debu dan lumut pada koleksi batu.
Pengelolaan Dokumen Digital Pendaftaran Pangan Olahan di Direktorat Registrasi Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan Jakarta Renaldi Setiawan Nugroho; Mecca Arfa
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.136 KB) | DOI: 10.14710/anuva.5.1.101-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dokumen digital pendaftaran pangan olahan di Direktorat Registrasi Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deksriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara semi terstruktur dengan menentukan informan atau narasumber menggunakan metode purposive sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode analisis data menurut Miles dan Huberman. Temuan yang didapat di lapangan adalah pengelolaan dokumen digital meliputi proses penerimaan dokumen digital dari pendaftaran izin produk pangan melalui website, pencatatan informasi dokumen digital terkait nama dan tanggal penerimaan dokumen, pemberkasan dan penyimpanan dokumen berdasarkan nama perusahaan dan nomor pengajuan, pendistribusian dokumen digital ke pengguna yang memiliki hak akses, pemeliharaan dan pengamanan terhadap hardware dan software penunjang dokumen digital, disposisi permanen arsip, dan pengaturan paket informasi arsip. Kegiatan pengelolaan dokumen digital pendaftaran pangan olahan sebagian besar sudah sesuai dengan ISO 14589-1:2016 tentang pengelolaan dokumen dan ISO 14721 OAIS tentang pengelolaan arsip digital. Beberapa hal yang belum sesuai dengan kedua ISO tersebut adalah pada tahap penulisan metadata arsip, pemusnahan dokumen digital, dan minimnya kegiatan validasi keaslian dokumen digital