Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

STATUS MUTU AIR DANAU SABUAH MENGGUNAKAN METODE STORET DI KABUPATEN PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH Elvince, Rosana; Damanik, Melvan; Veronica, Evi; Ardianor
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 20 No. 1 (2025): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v20i1.19869

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Danau Sabuah yang berada di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau yang dilaksankan pada dilaksanakan pada bulan April dan Mei 2024 untuk menentukan status mutu air Danau Sabuah dengan menggunakan metode storet. Paramater kualitas air yang dipilih untuk keperluan penentuan status mutu air tersebut terdiri dari paramater Suhu, Total Dissolved Solid (TDS), Total Suspended Solid (TSS), pH, Dissolved Oxygen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Nitrat dan Fosfat. Pengambilan sampel air dan pengukuranl parameter kualitas air dilakukan pada tiga titik stasiun ( Stasiun I, Stasiun II dan Stasiun III) selama empat kali pengambilan sampel dengan interval waktu satu minggu. Beberapa parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan TDS dilakukan pengukuran secara langsung di lapangan. Namun, parameter seperti TSS, BOD, Nitrat dan Fosfat dianalisis di Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil yang didapatkan bahwa status mutu air Danau Sabuah sudah tercemar hingga tercemar berat dengan skor total pada stasiun I adalah -38 dengan status tercemar berat, selanjutnya pada stasiun II mendapat skor -43 dengan status tercemar berat, dan untuk stasiun III mendapat skor -42 yang juga masuk kedalam golongan tercemar berat
Analisis Beban Pencemar Maksimum Air Limbah Kelapa Sawit Menggunakan Model Qual2kw Di Sungai Kahayan Kabupaten Pulang Pisau Hermawan, Dedy; Ardianor, Ardianor; Redin, Herry; Sinaga, Soaloon
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i3.653

Abstract

Sungai Kahayan terletak di Provinsi Kalimantan Tengah yang bermuara di Kabupaten Pulang Pisau. Sungai Kahayan merupakan urat nadi kehidupan bagi masyarakat melalui melalui ekosistem perairan dan hutan di sekitarnya. Penggunaan lahan di Kabupaten Pulang Pisau didominasi oleh kelapa sawit dan karet sebagai komoditas utama. Perkebunan kelapa sawit yang memiliki izin adalah seluas ± 138.076 Ha tersebar di 6 (enam) Kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau. Sungai Kahayan menjadi salah satu media penerima air limbah dari pabrik kelapa sawit. Status mutu air Sungai Kahayan adalah tercemar ringan dengan parameter kritis adalah Biochemical Oxygen Demand (BOD). Perlu diketahui kontribusi beban pencemar dari air limbah pabrik kelapa sawit dan perkebunan kelapa sawit terhadap daya tampung beban pencemar Sungai Kahayan. Analisis beban pencemar maksimum air limbah kelapa sawit dilakukan menggunakan program pemodelan Qual2Kw. Sungai Kahayan mengalami pencemaran bahan organik yang ditandai dengan tingginya konsentrasi BOD, TSS, dan rendahnya kadar DO. Aktivitas industri kelapa sawit, baik dari limbah cair pabrik maupun limbah perkebunan, memberikan kontribusi signifikan terhadap pencemaran tersebut. Model Qual2Kw yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk mengevaluasi jumlah maksimum beban pencemar yang dapat diterima oleh Sungai Kahayan dan melakukan skenario penurunan beban pencemar. Berdasarkan validasi model, hasil simulasi menunjukkan kesesuaian dengan kondisi lapangan dengan tingkat kesalahan (RMSPE) sebesar 10%. Hasil simulasi menunjukkan bahwa daya tampung beban pencemar (DTBP) Sungai Kahayan untuk parameter BOD sudah terlampaui, sehingga tidak ada alokasi beban pencemar air limbah industri kelapa sawit yang boleh masuk ke sungai. Skenario penurunan beban pencemar melalui pengurangan konsentrasi dan debit air limbah pabrik kelapa sawit serta pembatasan pembukaan lahan perkebunan hanya dapat menurunkan beban pencemar hingga 38,46%, namun masih berada di atas baku mutu air kelas II.
Revitalisasi Metode Ambul sebagai Teknologi Konservasi Sumberdaya Perairan Berbasis Masyarakat di Danau Lutan Ardianor, Ardianor; Handayani, Tutwuri
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i2.11356

Abstract

Danau Lutan memiliki potensi perikanan yang cukup tinggi dengan kelimpahan dan keanekaragaman ikan yang relatif besar. Akan tetapi danau oxbow ini mengalami invasi gulma air mengapung berakibat pendangkalan arah serta banyak limbah kayu. Inovasi ambul adalah upaya untuk mengurangi pencemaran fisik tersebut dengan cara memberdayakannya menjadi media tanam palawija, yang bernilai ekonomi bagi masyrakat. Model ambul dibuat bersama masyarakat dalam rangka kegiatan inovasi bagi masyarakat (IbM), dengan memanfaatkan kumpulan tumbuhan air mengapung, mayoritas eceng gondok menjadi media tanam, dengan masa inkubasi sekitar 30 hari. Kegiatan partisipatif ini menghasilkan 2 buah demplot ambul ditanami tanaman sayuran palawija. Metode ini mampu mengurangi luas gulma air hingga tiga kali luas media tanam serta menjadi media pertanian organik terapung. Ambul juga terbukti relevan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan dapat menjadi solusi konservasi perairan daratan berbasis kearifan lokal.