Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Beban Pencemar Maksimum Air Limbah Kelapa Sawit Menggunakan Model Qual2kw Di Sungai Kahayan Kabupaten Pulang Pisau Hermawan, Dedy; Ardianor, Ardianor; Redin, Herry; Sinaga, Soaloon
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i3.653

Abstract

Sungai Kahayan terletak di Provinsi Kalimantan Tengah yang bermuara di Kabupaten Pulang Pisau. Sungai Kahayan merupakan urat nadi kehidupan bagi masyarakat melalui melalui ekosistem perairan dan hutan di sekitarnya. Penggunaan lahan di Kabupaten Pulang Pisau didominasi oleh kelapa sawit dan karet sebagai komoditas utama. Perkebunan kelapa sawit yang memiliki izin adalah seluas ± 138.076 Ha tersebar di 6 (enam) Kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau. Sungai Kahayan menjadi salah satu media penerima air limbah dari pabrik kelapa sawit. Status mutu air Sungai Kahayan adalah tercemar ringan dengan parameter kritis adalah Biochemical Oxygen Demand (BOD). Perlu diketahui kontribusi beban pencemar dari air limbah pabrik kelapa sawit dan perkebunan kelapa sawit terhadap daya tampung beban pencemar Sungai Kahayan. Analisis beban pencemar maksimum air limbah kelapa sawit dilakukan menggunakan program pemodelan Qual2Kw. Sungai Kahayan mengalami pencemaran bahan organik yang ditandai dengan tingginya konsentrasi BOD, TSS, dan rendahnya kadar DO. Aktivitas industri kelapa sawit, baik dari limbah cair pabrik maupun limbah perkebunan, memberikan kontribusi signifikan terhadap pencemaran tersebut. Model Qual2Kw yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk mengevaluasi jumlah maksimum beban pencemar yang dapat diterima oleh Sungai Kahayan dan melakukan skenario penurunan beban pencemar. Berdasarkan validasi model, hasil simulasi menunjukkan kesesuaian dengan kondisi lapangan dengan tingkat kesalahan (RMSPE) sebesar 10%. Hasil simulasi menunjukkan bahwa daya tampung beban pencemar (DTBP) Sungai Kahayan untuk parameter BOD sudah terlampaui, sehingga tidak ada alokasi beban pencemar air limbah industri kelapa sawit yang boleh masuk ke sungai. Skenario penurunan beban pencemar melalui pengurangan konsentrasi dan debit air limbah pabrik kelapa sawit serta pembatasan pembukaan lahan perkebunan hanya dapat menurunkan beban pencemar hingga 38,46%, namun masih berada di atas baku mutu air kelas II.
Revitalisasi Metode Ambul sebagai Teknologi Konservasi Sumberdaya Perairan Berbasis Masyarakat di Danau Lutan Ardianor, Ardianor; Handayani, Tutwuri
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i2.11356

Abstract

Danau Lutan memiliki potensi perikanan yang cukup tinggi dengan kelimpahan dan keanekaragaman ikan yang relatif besar. Akan tetapi danau oxbow ini mengalami invasi gulma air mengapung berakibat pendangkalan arah serta banyak limbah kayu. Inovasi ambul adalah upaya untuk mengurangi pencemaran fisik tersebut dengan cara memberdayakannya menjadi media tanam palawija, yang bernilai ekonomi bagi masyrakat. Model ambul dibuat bersama masyarakat dalam rangka kegiatan inovasi bagi masyarakat (IbM), dengan memanfaatkan kumpulan tumbuhan air mengapung, mayoritas eceng gondok menjadi media tanam, dengan masa inkubasi sekitar 30 hari. Kegiatan partisipatif ini menghasilkan 2 buah demplot ambul ditanami tanaman sayuran palawija. Metode ini mampu mengurangi luas gulma air hingga tiga kali luas media tanam serta menjadi media pertanian organik terapung. Ambul juga terbukti relevan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan dapat menjadi solusi konservasi perairan daratan berbasis kearifan lokal.
Bibliometric Trends in Diatom Research: Emphasis on Lakes and Oxbow Lakes Ecosystems Sofia Puspitarini; Soeprobowati, Tri Retnaningsih; Khotimperwati, Lilih; Jumari, Jumari; Al Falah, Mirza Hanif; Yustiawati, Yustiawati; Ardianor, Ardianor; Kruszewski, Łukasz
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 31 No. 2 (2025)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2025.12959

Abstract

Diatoms are unicellular microalgae that play a vital role in freshwater ecosystems and are widely recognized as effective bioindicators of aquatic environmental conditions. This paper presents a literature review and bibliometric analysis of the composition and distribution of diatoms in lakes, focusing on oxbow lakes. Bibliometric data were retrieved from the Scopus database and analyzed using the R software with the Bibliometrix package. The results revealed a rising trend in publications over the past two decades, especially concerning climate change, habitat degradation, and environmental monitoring. The Journal of Paleolimnology and researchers such as John P. Smol have emerged as a leading contributors in terms of publication volume and scientific impact. Furthermore, oxbow lakes remain underexplored despite their ecological importance, indicating significant opportunities for future research. This study emphasizes the need for interdisciplinary approaches to support sustainable conservation and management of freshwater ecosystems.
KANDUNGAN FOSFAT, NITRAT, KLOROFIL-A DAN KEBERADAAN IKAN DI DANAU BURUNG KOTA PALANGKA RAYA KALIMANTAN TENGAH Enjelika Br Singarimbun; Rosana Elvince; Budhi Ardhani; Ardianor
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 21 No. 1 (2026): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v21i1.25285

Abstract

Danau Burung di Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya merupakan perairan back water yang dimanfaatkan sebagai sumber perikanan tangkap. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan fosfat, nitrat, klorofil-a, serta struktur komunitas ikan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan 5 stasiun pengamatan. Hasil menunjukkan kandungan fosfat 0,047–0,061 mg/L, nitrat 0,031–0,070 mg/L, dan klorofil-a 0,004–0,015 μg/L yang mengindikasikan tingkat kesuburan rendah–sedang. Ditemukan 12 jenis ikan dari 9 famili dengan total 24 individu, didominasi kelompok omnivora dan karnivora. Nilai indeks keanekaragaman sebesar 2,28 menunjukkan kategori sedang. Disimpulkan bahwa kondisi perairan Danau Burung masih mampu mendukung keberadaan komunitas ikan dan aktivitas perikanan masyarakat.