Hajidin Hajidin, Hajidin
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Elementary Education Research

DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS V SD NEGERI COT PREH ACEH BESAR Rahmawati, Rahmawati; Hajidin, Hajidin; Mislinawati, Mislinawati
Elementary Education Research Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v6i3.24067

Abstract

Peningkatan inovatif berkembang selangkah demi selangkah menyuguhkan berbagai banyak fitur aplikasi yang menarik. Banyaknya jenis-jenis media sosial yang disuguhkan memberi ketertarikan tersendiri bagi penggunanya tidak hanya kalangan dewasa saja tetapi anak usia sekolah dasar juga tertarik untuk menggunakan sosial media tersebut, banyaknya postingan pada sosial media dapat mempengaruhi karakter dari seseorang karena terikut dari tontonan yang mereka lihat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh hiburan virtual terhadap kepribadian mahasiswa kelas V SD Negeri Cot Preh Aceh Besar.Penelitian ini menggunakan metodologi subjektif dengan jenis pendekatan deskriftif. Subjek pengamatan ini adalah siswa kelas 5. Metode pengumpulan informasi ilmuwan menggunakan prosedur persepsi dan wawancara yang ditangani dengan tahapan penyelidikan informasi, khususnya penurunan informasi, penayangan informasi, dan pengecekan informasi.Mengingat konsekuensi penanganan informasi menunjukkan bahwa efek dari pemanfaatan hiburan virtual terhadap karakter anak di kawasan sekolah sangat berpengaruh. Hal ini ditemukan peneliti melalui observasi dan wawancara yang mana anak sering menunjukkan perilaku yang tidak disiplin seperti tidak menaati peraturan yang sudah ditetapkan, tidak menjalankan kegiatan keagamaan dengan baik, sering menuduh teman, dan juga sering mencontek karya milik orang lain. Dampak dari penggunaan media sosial ini juga membuat anak bermalas-malasan dalam mengerjakan tugas sekolah. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa hiburan berbasis web menimbulkan berbagai dampak baik itu yang bersifat posif ataupun negatif tergantung dari para penggunanya. Dalam hal ini pendidik dan orang tua diharapkan dapat memberikan bimbingan dan pemahaman tentang efek penggunaan media sosial. Setelah diberikannya arahan dan pemahaman anak dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan karakter yang diinginkan.
KONTRIBUSI MEDIA BELAJAR AUDIO VISUAL DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASILBELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI LAMPEUNEURUT Zahara, cut Rita; Hajidin, Hajidin; Mislinawati., Mislinawati
Elementary Education Research Vol 4, No 4 (2019): NOVEMBER 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i4.4405

Abstract

Media Audio Visual adalah alat yang dipergunakan dalam situasi belajar berguna untuk membantu tulisan dan kata yang di ucapkan dalam menyampaikan pengetahuan. Gaya Belajar adalah cara bagaimana menyerap dan menyimpan informasi selama proses belajar berlangsung.Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kontribusi media belajar audio visual dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Lampeuneurut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi media belajar audio visual dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Lampeuneurut.Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V di SD Lampeuneurut Aceh Besar yang terdiri dari 4 kelas paralel. Yang terdiri dari kelas Va, Vb, Vc dan Vd yang terdiri atas 30 siswa, sehingga jumlah populasi adalah 120 siswa. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 30 orang siswa, sampel diambil dengan mengguanakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan angket dan tes.Data dianalisis dengan menggunakan rumus kolerasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (r) antara penggunaan media audio visual (X1), dengan hasil belajar sains (Y) pada siswa kelas V di SD Negeri Lampeunerut Aceh Besar adalah 0,73 (tinggi) dan nilai koefisien korelasi antara variabel gaya belajar (X2) dengan hasil belajar siswa sebesar 0,89 (sangat tinggi). Sedangkan koefisien korelasi ganda antara variabel media audio visual (X1) dan gaya belajar (X2) terhadap hasil belajar (Y) sebesar 0,91 (sangat tinggi). Sehingga dapat disimpulkan bahwa media audio visual dan gaya belajar memberikan kontribusi yang sangat tinggi terhadap hasil belajar siswa.
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP KARAKTER BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 51 BANDA ACEH Baiti, Nurul; Hajidin, Hajidin; Israwati, Israwati
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13308

Abstract

Didikan membentuk satu mode nan bujur lalu berlanjur berkesinambungan, pendidikan juga merupakan suatu ikhtiar bagi menangkap keahlian apik sebagai keabsahan di maktab meskipun bebas berawal pada bait dan masyarakat. Adapun nan sebagai dalil dilema seraya pengkajian ini yaitu bagaimanakah dorongan pendidikan orang tua terhadap karakter belajar siswa tingkat V SD Negeri 51 Banda Aceh?. Pengkajian ini berniat guna memahami dorongan edukasi ayah bunda tentang karakter membiasakan pelajar tingkat V SD Negeri 51 Banda Aceh.Pengkajian ini memakai ancangan kualitatif atas bentuk pengkajian preskriptif. Pengkajian ini dilaksanakan pada tingkat V SD Negeri 51 Banda Aceh dengan subjek pengkajian sebanyak 35 orang pelajar. Cara penghimpunan bukti nan dimanfaatkan yaitu pengamatan, interviu, perbahanan serta daftar pertanyaan.Efek pengkajian observasi dari 9 indikator yang diamati kesemuanya ada dilaksanakan oleh guru. Data hasil wawancara memberitahukan maka pelajar nan dorongan pembelajaran ayah bundanya luhur dan menengah cenderung berkarakter lebih baik dibanding dengan siswa orang tuanya berpendidikan rendah. Hasil angket dari 35 orang tua siswa yang berpendidikan tinggi, menengah, dan rendah yang menyatakan karakter anak baik sebanyak 26 orang tua dengan perincian berpendidikan tinggi sebanyak 11 orang, berpendidikan menengah 14 orang, yang berpendidikan rendah 1 orang, sedangkan orang tua siswa yang menyatakan karakter anak cukup baik sebanyak 9 orang tua dengan perincian yang berpendidikan tinggi sebanyak 3 orang, yang berpendidikan menengah sebanyak 3 orang, dan yang berpendidikan rendah sebanyak 3 orang.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakter belajar siswa akan baik apabila didukung orang tua, pendidikan yang diberikan dirumah tergantung ayah bunda jika ayah bunda pembelajarannya luhur bakal mendidik dan membimbing siswa dengan baik di banding dengan orang tua yang berpendidikan rendah.
UPAYA GURU DALAM MENERAPKAN SIKAP JUJUR SISWA KELAS IV B DI SD NEGERI UNGGUL LAMPEUNEURUT Imanda, Niati; Habibah, Syarifah; Hajidin, Hajidin
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13306

Abstract

Upaya guru dalam menerapkan sikap jujur siswa kelas IV B SD Negeri Unggul Lampeuneurut. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya guru dalam menerapkan sikap jujur siswa kelas IV B di SD Negeri Unggul Lampeuneurut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bagaimana upaya guru dalam menerapkan sikap jujur siswa kelas IV B di SD Negeri Unggul Lampeuneurut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV B di SD Negeri Unggul Lampeuneurut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Berdasarkan pembahasan, upaya guru dalam menerapkan sikap jujur siswa kelas IV B yaitu dengan cara guru membiasakan siswa untuk jujur saat berbicara, jujur saat berinteraksi, berkomitmen yang benar, benar dalam menepati janji, dan benar apa adanya. Guru terus menerus mengajar, membimbing, mendidik, melatih, menasehati, mengarahkan, dan membiasakan siswa untuk senantiasa bersikap baik dan jujur kepada guru, teman, orang tua dan orang lain. Sikap jujur dapat diterapkan kepada siswa kelas IV B dengan menyediakan media kelas berupa jam kejujuran, menasehati, menegur, mengontrol siswa saat melakukan suatu kegiatan baik di dalam maupun di luar proses pembelajaran. Siswa yang bersikap jujur dan dapat terpercaya adalah sifat yang sangat baik dan mulia. Guru kelas IV B bersikap tegas dan terus memberi motivasi, dorongan, dan dukungan kepada siswa agar tidak ada rasa takut dalam melakukan perbuatan baik dan jujur bahkan saat mengakui kesalahan yang telah dilakukan kepada orang lain.
UPAYA GURU DALAM MENANGANI ANAK TUNARUNGU DI SDLB YPAC-I GAMPONG KEURAMAT BANDA ACEH Wulandari, Debi; Israwati, Israwati; Hajidin, Hajidin
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13303

Abstract

ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) adalah anak-anak yang memiliki keterbelakangan mental, ketidakmampuan belajar, gangguan emosi atau perilaku, hambatan fisik, hambatan berkomunikasi, autisme, traumatic brain injuiry, hambatan pendengaran, dan hambatan pengelihatan. Tunarungu memiliki arti ketidakmampuan sesorang dalam menerima informasi melalui pendengaran, dari yang mengalami ketidakmampuan taraf ringan hingga taraf yang sangat berat (tuli total). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dan hambatan guru dalam menangani anak tunarungu di SDLB YPAC-I Gampong Keuramat Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang guru SDLB YPAC-I Gampong Keuramat Banda Aceh, yang meliputi 1 orang guru kelas I, 1 orang guru kelas II, orang guru kelas III, dan 1 orang guru kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upaya Guru Dalam Menangani Anak Tunarungu Di SDLB YPAC-I Gampong Keuramat Banda Aceh secara keseluruhan sudah baik dan optimal hal tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan. Upaya guru dalam menangani anak tunarungu di lingkungan sekolah dilakukan dengan cara memberikan arahan kepada siswa sedangkan dalam proses belajar dilakukan dengan menggunakan media dan metode yang bervariasi. Maka dapat disimpulkan bahwasanya upaya guru dalam menangani anak tunarungu Di SDLB YPAC-I Gampong Keuramat Banda Aceh sudah memenuhi kriteria.