Lady Galatia Lapian, Lady Galatia
Sam Ratulangi University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Patient Safety In Intensive Care Unit Siloam Hospitals Manado, Indonesia: An Overview Nursalim, Adejohn; Tamusa, Fransien Virginia; Lapian, Lady Galatia
Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 2 (2015): Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.13 KB) | DOI: 10.12928/kesmas.v9i2.2152

Abstract

The intensive care unit (ICU) is a complex and dynamic environment. Mistake does occur, sometimes with severe consequences. The most common errors reported are concerning airway management and invasive lines, tubes and drains. This research comprised of quantitative review methods to overview the implementation of patient safety and ICU. This research used descriptive research design while investigation underwent within the ward for one week. Data extraction process used questionnaire method to involve all staff members within ICU of Siloam Hospitals Manado. Cronbach’s alpha shows result of 0.854, which is higher than r table for n 96. The questionnaire was deemed reliable. Research showed that ICU staffs have good knowledge, attitude, competencies, situation awareness, leadership, communication, teamwork and team leadership as well as decision making related to patient safety. Moreover, ICU staff was burnt-out due to high workload, more than each staff can bear. Further result showed that fire prevention, life saving control, room and equipments, chemicals and dangerous object safety, management of medical equipments, electrical handling, patient safety, storage cupboard usage and medication management all have good policy and procedure. On the other hand, infection control procedure needs to be improved. From this research, it is concluded that ICU Siloam Hospitals Manado has applied patient safety principles’ well. For further improvements, the management should consider to conduct trainings to staffs regarding patient safety.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA DI SMA NEGERI 7 MANADO Lady Galatia Lapian; Srianugrita Debora Tarek
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i2.4051

Abstract

     Hasil survey data kesehatan Indonesia menyatakan bahwa pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi belum memadai hanya 33% remaja perempuan dan 37% remaja laki-laki mengetahui kemungkinan lebih besar untuk hamil apabila berhubungan seksual. Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi relatif masih rendah. Remaja perempuan yang tidak tahu tentang perubahan fisiknya sebanyak 13,3%. hampir separuh 47,9% remaja perempuan tidak mengetahui kapan memiliki hari atau masa subur. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi.     Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dalam bentuk one group pre posttest design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X yang berada di SMA Negeri 7 Manado berjumlah 45 responden sampel menggunakan purposive sampling.      Hasil penelitian tingkat pengetahuan sebelum dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi kategori baik adalah 7 responden (15,5%), kategori cukup 23 responden (51,1%), dan kategori kurang 15 responden ( 33,3%). Dan hasil penelitian sesudah dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi adalah kategori baik 25 responden (55,6%), kategori cukup 17 responden (37,8%), dan kategori kurang hanya 3 responden (6,7%). Hasil penelitian tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan adalah (63,11%) dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi adalah (79,00%). Hasil uji paired t-test nilai p adalah 0,000 lebih kecil dari nilai signifikan α (0,05).       Kesimpulan ada pengaruh yang signifikan antara Pendidikan Kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 7 Manado. Saran untuk instansi sekolah untuk lebih memfasilitasi informasi untuk para siswa tentang kesehatan reproduksi. Dan saran untuk remaja lebih aktif lagi dalam mencari informasi tentang kesehatan reproduksi dan aktif dalam kegiatan penyuluhan Kesehatan reproduksi remaja.