Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI PADA TOSERBA MUKTI RAHAYU SRAGEN) Setyarini, Adhista; Ady, Rony Arpinto
ProBank Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/probank.v3i1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, budaya organisasidan motivasi kerja terhadap kinerja organisasi studi pada Toserba Mukti Rahayu Sragen. Populasi pada penelitian ini adalah karyawan Toserba Mukti Rahayu Sragen. Jumlah sampel yang diambil 64 responden dengan metode pengambilan sampelnya adalah Purposive Sampling. Hasil uji F menunjukkan Berdasarkan nilai F = 36,722 dengan sig. 0,000 sehingga hasil uji tersebut menunjukkan tingkat signifikansinya 0,05 atau lebih kecil atau sama dengan  0,05, maka dapat disimpulkan model yang digunakan memenuhi persyaratan Goodness of Fit.         Hasil uji t menunjukkan kepemimpinan, budaya organisasi dan motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini ditunjukkan oleh variabel kepemimpinan nilai thitung 3,364 dan nilai signifikansi 0,001, variabel budaya organisasi nilai thitung sebesar 2,573 dan nilai signifikansi sebesar 0,001, variabel motivasi kerja thitung sebesar 4,955 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil uji regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel motivasi kerja yang paling besar yaitu 0,384. Hal ini menunjukkan bahwa variabel motivasi kerja merupakan variabel yang paling besar mempengaruhi kinerja karyawan di Toserba Mukti Rahayu Sragen.Kata Kunci: kepemimpinan, budaya organisasi dan motivasi kerja, kinerja karyawan
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Karakteristik Perusahaan Terhadap Islamic Social Reporting Ady, Rony Arpinto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15449

Abstract

Praktik pengungkapan Islamic Social Reporting yang berkembang di Indonesia masih tergolong rendah apabila dibandingkan dengan negara muslim lainnya. Perusahaan yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) sudah seharusnya melakukan evaluasi dalam menjalankan pengungkapan Islamic Social Reporting. Penelitian ini bertujuan menganalisis Pengaruh Rasio Keuangan dan Karakteristik Perusahaan Terhadap Islamic Social Reporting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda (multiple regression analysis). Berdasarkan hasil pengujian didapatkan hasil bahwa secara parsial rasio keuangan yang terdiri dari Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage berpengaruh terhadap Islamic Social Reporting, sedangkan Karakteristik Perusahaan yang terdiri dari Ukuran Perusahaan dan Umur Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Islamic Social Reporting.
PENINGKATAN PROFIT MELALUI BRANDING DAN REKAYASA ALAT PRESS UKM PRODUSEN SABUN CURAH Subodro, Rohmat; Setyarini, Adhista; Zulaikhah, Siti; Ady, Rony Arpinto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34035

Abstract

Kemasan dan branding produk sangat penting, Pengemasan bukan hanya pembungkus, pengemasan adalah branding, apapun jenis barang atau produk yang akan dijual, ketika dikemas dan diberi merk, kemasan yang bagus dan karakter yang kuat dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan saat memilih produk. Ini adalah salah satu cara merek menunjukkan karakternya kepada konsumen. Salah satu UKM Produsen sabun curah di Surakarta masih menjual produknya tanpa kemasan dan belum memiliki merek, sehingga produk yang mereka buat tidak dikenal banyak orang. Tujuan pengabdian yang dilakukan oleh tim PKM Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta yaitu untuk memberikan pelatihan pentingnya Branding dan Pengemasan produk dengan alat press bagi UKM sabun curah di Surakarta. Metode pengabdian yang digunakan menggunakan metode Service Learning yang meliputi beberapa tahapan seperti Engagement, Reflection, Reciprocity dan Public Dissemination. Dari pengabdian yang telah dilakukan tim PKM UNU Surakarta, mitra pengabdian sudah berhasil memiliki merek sendiri serta mempunyai kemasan produk yang dibuat memakai alat press dimana kemasan menjadi lebih menarik dan aman bagi konsumen.
Dinamika Insentif, Fasilitas, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Luwes Gentan Sukoharjo Mukti Aji, Lintang Pamugar; Ady, Rony Arpinto; Kristiani, Endah
Otonomi Vol 26 No 1 (2026): Otonomi
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/otonomi.v26i1.8250

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauh mana insentif, fasilitas kerja, dan lingkungan kerja berperan dalam membentuk kinerja karyawan di Luwes Gentan Sukoharjo. Fokus tersebut muncul dari kebutuhan perusahaan ritel untuk mengelola faktor-faktor internal organisasi secara lebih terarah agar produktivitas dan daya saing dapat dipertahankan. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 50 karyawan tetap yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin dan diolah dengan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa insentif, fasilitas kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh positif serta signifikan terhadap kinerja karyawan, baik ketika diuji secara individu maupun secara bersamaan. Di antara ketiga variabel, lingkungan kerja merupakan faktor yang kontribusinya paling besar, diikuti insentif dan fasilitas kerja. Nilai Adjusted R² sebesar 0,825 mengindikasikan bahwa 82,5% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 17,5% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya kombinasi antara kebijakan insentif yang adil, penyediaan fasilitas yang memadai, dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif untuk mendorong peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan di perusahaan ritel. Kata kunci: insentif, fasilitas kerja, lingkungan kerja, kinerja karyawan, ritel Abstract This study examines the extent to which incentives, work facilities, and work environment shape employee performance at Luwes Gentan Sukoharjo. The focus arises from the need of retail companies to manage internal organizational factors more strategically in order to sustain productivity and competitiveness. A quantitative survey design was employed, involving 50 permanent employees selected through purposive sampling. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed by means of multiple linear regression.The findings reveal that incentives, work facilities, and work environment have a positive and significant effect on employee performance, both when tested individually and jointly. Among the three predictors, the work environment is the most influential factor, followed by incentives and work facilities. The adjusted R² value of 0.825 indicates that 82.5% of the variance in employee performance is explained by these variables, while the remaining 17.5% is attributed to other factors outside the model. These results underscore that fair incentive schemes, adequate work facilities, and a supportive work environment are jointly essential for sustaining employee performance in retail organizations. Keywords: incentives, work facilities, work environment, employee performance, retail
Pathways to Inclusive Agribusiness: Trust-Driven Ethical Consumption in Digital Agri-Food Platforms Ady, Rony Arpinto; Aryanto, Vincent Didiek Wiet; Aqmala, Diana
AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Vol. 12 No. 1: January-June 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/agraris.v12i1.1131

Abstract

Building resilient agri-food systems requires not only technological innovation but also consumer trust, ethical alignment, and inclusive digital platforms. This study examined how multidimensional consumption values relate to digital trust and how digital trust is associated with online ethical purchase intention (EPI) and agribusiness resilience in ethical agri-food e-commerce. The model also included post-purchase satisfaction as a reinforcing factor and perceived risk as both a boundary condition and a direct predictor of digital trust. Survey data from 253 consumers in Central Java who had prior experience purchasing ethically certified coffee through digital platforms were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results revealed that consumption values were positively associated with digital trust, which in turn was positively associated with EPI and agribusiness resilience. Post-purchase satisfaction was positively related to digital trust, whereas perceived risk was negatively related to digital trust and slightly weakened the relationship between consumption values and digital trust. Given the cross-sectional design and the predictive purpose of PLS-SEM, these relationships should be interpreted as predictive associations rather than causal effects. These findings highlight the importance of transparent information, credible certification signals, and risk-reduction mechanisms in supporting ethical consumption and more inclusive agribusiness outcomes. However, the generalizability of the findings was limited by the purposive sampling of experienced ethical buyers in a single region.