Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan literatur ilmiah mengenai literasi keuangan dan perilaku pengambilan risiko melalui pendekatan bibliometrik yang dipadukan dengan Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Proses penyaringan dilakukan secara bertahap berdasarkan tahun publikasi, jenis dokumen, akses terbuka (open access), bidang ilmu ekonomi, ekonometrika dan keuangan, serta penggunaan bahasa Inggris, sehingga diperoleh 449 artikel sebagai sampel akhir penelitian. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan Bibliometrix pada RStudio untuk memetakan tren publikasi, produktivitas negara, hubungan antarkata kunci, perkembangan tema penelitian, serta jaringan kolaborasi penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan merupakan tema multidisipliner yang memiliki keterkaitan erat dengan perilaku keuangan, pengambilan keputusan investasi, inklusi keuangan, layanan keuangan digital, dan kesejahteraan finansial. Analisis bibliometrik mengidentifikasi lima klaster utama penelitian yang mencerminkan keterhubungan antara aspek ekonomi, sosial, pendidikan, dan psikologi dalam pembentukan perilaku pengambilan risiko. Indonesia tercatat sebagai negara dengan kontribusi publikasi tertinggi, diikuti Amerika Serikat dan Malaysia, yang menunjukkan meningkatnya perhatian negara berkembang terhadap isu literasi keuangan. Selain itu, tren penelitian terbaru mengarah pada topik behavioral finance, digital financial services, investment decision, dan retirement planning. Meskipun perkembangan publikasi menunjukkan dinamika yang positif, masih terdapat kesenjangan penelitian pada aspek segmentasi populasi, distribusi geografis, serta penggunaan pendekatan longitudinal. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan agenda riset yang lebih komprehensif terkait literasi keuangan dan perilaku pengambilan risiko.