Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Jigsaw Berbantuan Media Puzzle Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar IPS Siswa Di Kecamatan Tallo Kota Makassar Asmi Aminuddin; Muhammad Yunus; Sundari Hamid
Jounal of Primary Education Vol 2 No 1 (2021): Bosowa Journal of Education, Desember 2021
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.206 KB) | DOI: 10.35965/bje.v2i1.1161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dengan penerapan pembelajaran jigsaw berbantuan media puzzle pada mata pelajaran IPS siswa di Kecamatan Tallo Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas V di SD Inpres Kecamatan Tallo Kota Makassar. Sampel penelitian ini berjumlah 50 orang siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan masing-masing kelompok terdiri atas 25 orang siswa SD Inpres Galangan Kapal II dan 25 orang siswa SD Inpres Galangan Kapal IV Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar dalam penerapan pembelajaran jigsaw berbantuan media Puzzle pada mata pelajaran IPS terhadap siswa di Kecamatan Tallo Kota Makassar sebesar 92%. Kegiatan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran jigsaw,  selain dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi pelajaran juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk memupuk rasa persatuan, memperlancar komunikasi, membentuk sifat yang tidak egois, dan memupuk rasa tanggung jawab siswa baik dalam kelompok maupun individual. The objective of this research is to know the improvement of learning outcomes using the application of jigsaw learning model by puzzle media in social studies of the students in Tallo District, Makassar City. This study is quasi experimental research. The data collection instrument used observation and test. The data analysis technique used  quantitative descriptive analysis. The population in this study were fourth grade elementary school students at Inpres Elementary Schools, Tallo District, Makassar City. The sample of this study is 50 students who were divided into two groups, namely the experimental group and the control group with each group consisting of 25 students of SD Inpres Galangan Kapal II and 25 students of SD Inpres Galangan Kapal IV Makassar City. The result showed that there was the improvement in learning activities and outcomes using the application of jigsaw learning model by puzzle media in social science of the students in Tallo District, Makassar City  which was 92%. The learning activities using the application of  learning model of jigsaw can improve the students' understanding of learning materials. It can also be used as a mean to increase unity, facilitate communication, forming an unselfish nature, and increase the students' responsibility both in group and individual.
The Implementation of Student Facilitator and Explaining Learning Model using Vlog Media to Improve the Creativity and Learning Outcomes of Students in Social Studies Subject at Panakkukang District, Makassar City Zubaidah Lapi; Muhammad Yunus; Sundari Hamid
Jounal of Primary Education Vol 2 No 1 (2021): Bosowa Journal of Education, Desember 2021
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.945 KB) | DOI: 10.35965/bje.v2i1.1166

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengidentifikasi penerapan model pembelajaran students fasilitator and explaining menggunakan media vlog dalam meningkatkan hasil belajar siswa SD pada mata pelajaran IPS di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar, dan (2) Untuk mengidentifikasi penerapan model pembelajaran students fasilitator and explaining menggunakan media vlog dalam meningkatkan kreativitas siswa SD pada mata pelajaran IPS di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Metode penelitian yang adalah Penelitian kuantitatif dengan menggunakan quasi eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas V di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Sampel Penelitian ini berjumlah 40 orang siswa yang dibagi menjadi  dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kolompok kontrol dengan masing kelompok terdiri atas 20 orang siswa SD Inpres Pampang II dan 20 siswa SD Inpres Panaikang II/1 Kota Makassar. Setelah melakukan penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa (1) Berdasarkan p-Nilai dari posttest dari kedua kelompok diperoleh hasil lebih rendah dari alfa (0,00<0,05) dan derajat kebebasan adalah 38. Nilai t-test dari kedua kelompok pada posttest dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan.  Hal ini menunjukkan bahwa Penerapan model pembelajaran students fasilitator and explaining menggunakan media vlog secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa dalam kelompok eksperimen. (2) Penerapan model pembelajaran students fasilitator and explaining menggunakan media vlog meningkatkan kreativitas siswa SD pada mata pelajaran IPS di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. This study aims (1) to identify the implementation of the student facilitator and explaining learning model using the vlog media in improving the learning outcomes of elementary school students in the social studies subject at Panakkukang District, Makassar City, and (2) to identify the implementation of the student facilitator and explaining learning model using the vlog media in increasing the creativity of elementary school students in the social studies subject at Panakkukang District, Makassar City. The research method is quantitative research using a quasi-experimental design. The population in this study were fifth-grade elementary school students in Panakkukang District, Makassar City. The sample of this study was 40 students who were divided into 2 groups, namely the experimental group and the control group, with each group consisting of 20 students from SD Inpres Pampang II and 20 students from SD Inpres Panaikang II/1, Makassar City. After conducting the research, the researcher concluded that (1) Based on the p-value of the posttest of the two groups, the result (0.00) was lower than 0.05 and the degree of freedom was 38. The t-test value of the two groups in the posttest could be concluded that there was a significant difference. This indicates that the alternative hypothesis (H1) is accepted and, of course, the null hypothesis (H0) is rejected. This shows that the implementation of the student facilitator and explaining learning model using vlog media significantly improves student learning outcomes in the experimental group. (2) The implementation of the student facilitator and explaining learning model using vlog media also increases the creativity of elementary school students in the social studies subject in Panakkukang District, Makassar City
Perbandingan Keefektifan Pembelajaran IPS Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Team Quiz dengan Teams Games Tournaments (TGT) Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik SD Negeri Lakkang Sahabuddin Sahabuddin; Muhammad Yunus; Muhammad Nur
Jounal of Primary Education Vol 2 No 1 (2021): Bosowa Journal of Education, Desember 2021
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.727 KB) | DOI: 10.35965/bje.v2i1.1170

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya perbedaan motivasi dan hasil belajar peserta didik dengan membandingkan penggunaan model pembelajaran kooperatif team quiz dan TGT pada mata pelajaran IPS kelas IV di SD Negeri Lakkang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental nonequivalent control group design. Teknik penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Uji validitas butir soal berdasarkan penilaian para ahli (judgement expert) dan uji reliabilitas Cronbach Alpha. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji keefektifan, uji perbandingan keefektifan model pembelajaran, dan uji keunggulan dengan menggunakan pengolahan SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif team quiz lebih tinggi dibanding dengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif TGT. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji setelah perlakuan posttest dengan uji Manova. Data setelah perlakuan posttest dengan uji Manova menunjukkan bahwa nilai signifikansinya lebih kecil alfa (0,05) yaitu sebesar 0,001 sehingga H0 ditolak. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan kedua kelas terhadap motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik setelah diberikan perlakuan. Dengan demikian, peserta didik yang menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif team quiz memiliki rata-rata nilai posttest lebih tinggi yaitu 85,35 dibanding peserta didik yang menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif TGT yang mempunyai jumlah rata-rata nilai posttest sebanyak 80,05. This research was conducted with the aim of knowing the differences in students' motivation and learning outcomes by comparing the use of the team quiz and TGT cooperative learning models in social studies subjects for class IV at SD Negeri Lakkang. The method used in this study was a quasi-experimental nonequivalent control group design. The sampling technique in this study used purposive sampling. The validity tes of the items based on the assessment of experts (expert judgment) and Cronbach Alpha reliability test. The analytical techniques of data used in this study include normality test, homogeneity test, effectiveness test, comparative test of the effectiveness of learning models, and superiority test using SPSS version 25.0 processing. The results showed that the motivation and learning outcomes of students who used the team quiz cooperative learning model were higher than those of students who used the TGT cooperative learning model. This is indicated by the test results after posttest treatment with the Manova test. The data after posttest treatment with the Manova test showed that the significance value was smaller than alfa (0.05), which was 0.001 so that H0 was rejected. Therefore, it can be concluded that there is a difference in the average ability between the two classes on learning motivation and student learning outcomes after the treatment was given. Thus, students who use the application of the team quiz cooperative learning model have a higher average posttest score of 85.35 than students who use the application of the TGT cooperative learning model who have an average posttest score of 80.05.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD NEGERI BATULACCU KOTA MAKASSAR Febrien Victhory H.P Lema; Muhammad Yunus; Soma Salim S
EMBRIO PENDIDIKAN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 6 No 1 (2021): Embrio Pendidikan: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Jurnal FKIP Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.112 KB) | DOI: 10.52208/embrio.v6i1.185

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Negeri Batulaccu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model pembelajaran koopertif tipe STAD. Subjek penelitian sebanyak 37 siswa kelas IV SD Negeri Batulaccu. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan rumus rata- rata dan presentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa. Hal ini dilihat berdasarkan rata-rata persentase keaktifan belajar siswa dari siklus I yaitu 34,72 % dengan kriteria kurang aktif dan siklus II yaitu 84,03 % dengan kriteria sangat aktif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Negeri Batulaccu.
PENGEMBANGAN APLIKASI RESPONSIBLE APP BERBASIS E-LEARNING SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH DASAR Iin Muthiah K; Muhammad Yunus; Jaja Jamaluddin
EMBRIO PENDIDIKAN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 6 No 1 (2021): Embrio Pendidikan: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Jurnal FKIP Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.833 KB) | DOI: 10.52208/embrio.v6i1.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Aplikasi Responsible App Berbasis E-Learning sebagai Penunjang Pembelajaran Daring bagi guru dan siswa di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada prosedur penelitian yang dikemukakan oleh Borg & Gall dimulai dari tahap pengumpulan informasi sampai dengan revisi produk akhir berupa aplikasi Responsible App. Sampel penelitian adalah guru dan siswa yang berjumlah 51 orang. Prosedur pengembangan produk diawali dengan studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan produk awal, validasi, revisi, uji coba terbatas, revisi produk operasional, uji coba operasional hingga revisi produk akhir. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi yang dianalisis dengan analisis data persentase dan kriteria kevalidan, kepraktisan serta keefektifan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi Responsible App berbasis E-Learning dapat digunakan sebagai Penunjang Pembelajaran Daring siswa di Sekolah Dasar berdasarkan hasil validasi senilai 1,00 pada kriteria sangat valid. Hasil dari uji kepraktisan dan uji keefektifan produk yang masing-masing memiliki persentase sebesar 91,23% dan 93,60% pada kriteria sangat praktis dan sangat efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi Responsible App layak digunakan sebagai penunjang pembelajaran daring siswa di Sekolah Dasar
PENGARUH PENGGUNAAN METODE INKUIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SDN MANGKURA III MAKASSAR Martha Ose Lein; Muhammad Yunus
EMBRIO PENDIDIKAN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 5 No 1 (2020): Embrio Pendidikan: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Jurnal FKIP Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.716 KB) | DOI: 10.52208/embrio.v5i1.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode inkuiri terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SDN Mangkura III Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan teknik analisis kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar siswa dari kelas eksperimen tes awal 53,75. Nilai rata-rata pada tes akhir meningkat menjadi 71,75. Hal ini dapat dinyatakan bahwa kemampuan siswa kelas IV SDN Mangkura III Makassar dalam Presatasi belajar IPS memadai dan mencapai criteria yang telah ditentukan yaitu 75%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode inkuiri mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam prestasi belajar IPS.
Kinerja Pengawas Sekolah Dasar Dalam Pelaksanaan Supervisi Manajerial Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Sidenreng Rappang Rini Aden Kartika Bachri; Muhammad Yunus; Asdar Asdar
Jounal of Primary Education Vol 3 No 1 (2022): Bosowa Journal of Education, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v3i1.1880

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui  pelaksanaan supervisi manajerial pengawas sekolah dasar pada masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Sidenreng Rappang, kinerja pengawas sekolah dasar pada masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Sidenreng Rappang, dan  faktor-faktor yang menghambat efektivitas pengawas sekolah dasar dalam supervisi manajerial pada masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan supervisi manajerial pengawas sekolah dasar di masa pandemi COVID-19 yaitu: (1) Langkah perencanaan, proses bimbingan dan pelatihan melalui kelompok kerja guru (kkg), pengawas sekolah memantau langsung di sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan, (2) Langkah pelaksanaan, pengawas sekolah mendampingi kepala sekolah dan guru pada pelaksanaan supervisi manajerial dengan cara tatap muka di sekolah, (3) Langkah evaluasi, pengawas sekolah memberikan solusi dari ta yang dihadapi guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan di masa pandemi COVID-19 mengenai administrasi sekolah. Faktor-faktor yang menghambat efektivitas supervisi manajerial pada masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Sidenreng Rappang yaitu, pengawas sekolah belum menguasai pelaksanaan supervisi manajerial secara online begitu juga dengan kepala sekolah dan guru This research was conducted with the aim of knowing: (1) the implementation of managerial supervision of elementary school supervisors during the COVID-19 pandemic in Sidenreng Rappang Regency, (2) the performance of elementary school supervisors during the COVID-19 pandemic in Sidenreng Rappang Regency, (3) factors -Factors hindering the effectiveness of elementary school supervisors in managerial supervision during the COVID-19 pandemic in Sidenreng Rappang District. This study uses qualitative research with a case study method. The data in this study were collected by interview, observation and documentation techniques. The results obtained from implementing the managerial supervision of elementary school supervisors during the COVID-19 pandemic were: (1) Planning steps, guidance and training process through the teacher working group (kkg), school supervisors directly monitoring at school by implementing health protocols, (2) In the implementation step, the school supervisor accompanies the school principal and teachers in the implementation of face-to-face managerial supervision at school, (3) Evaluation step, the school supervisor provides solutions to the challenges faced by teachers, school principals and education staff during the COVID-19 pandemic regarding school administration. Factors hindering the effectiveness of managerial supervision during the COVID-19 pandemic in Sidenreng Rappang Regency, namely, school supervisors have not mastered the implementation of online managerial supervision as well as school principals and teachers.
Pengaruh Status Sosial Dan Ekonomi Orang Tua Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Di Kecamatan Rappocini Kota Makassar Emma Wulandari Wahyuni; Muhammad Yunus; Andi Hamsiah
Jounal of Primary Education Vol 3 No 1 (2022): Bosowa Journal of Education, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v3i1.1883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status sosial ekonomi orang tua siswa sekolah dasar di Kecamatan Rappocini Kota Makassar, mengetahui gambaran hasil belajar IPS siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Rappocini Kota Makassar, dan mengetahui pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap  hasil belajar IPS siswa sekolah dasar di Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah 51 siswa. Teknik yang digunakan dalam penarikan sampel yaitu purposive sampling. Data penelitian yang diperoleh melalui pengisian  kuesioner pada sampel penelitian, kemudian ditentukan kriteria dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian diperoleh bahwa status sosial dan ekonomi orang tua berada pada kategori sangat tinggi. Melalui uji t diketahui bahwa status sosial ekonomi orang tua berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa di Kelas IV Sekolah Dasar di Kecamatan Rappocini.  Dengan demikian terdapat pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap hasil belajar IPS siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Rappocini Kota Makassar. This study aims to (1) describe the socioeconomic status of parents of elementary school students in Rappocini District, Makassar City, (2) find out the description of social studies learning outcomes for fourth-grade elementary school students in Rappocini District, Makassar City, (3) determine the effect of socioeconomic status parents on social studies learning outcomes for elementary school students in Rappocini District, Makassar City. This research is quantitative correlational research. The subjects in this study were 51 students. The technique used in sampling is purposive sampling. Research data was obtained by filling out questionnaires on the research sample, then determined the criteria using a Likert scale. The results of the study showed that the social and economic status of parents was in the very high category. Through the t-test, it is known that the socioeconomic status of parents has a positive and significant effect on student learning outcomes in Class IV Elementary Schools in Rappocini District. Thus there is an influence of parents' socioeconomic status on social studies learning outcomes for elementary school students in Rappocini District, Makassar City.
Pengaruh Media Scrapbook Terhadap Keterampilan Menulis Dan Berbicara Peserta Didik Kelas IV UPT SPF SD Inpres Pannampu 2 Kota Makassar Andi Ferawati; Muhammad Yunus; Asdar Asdar
Jounal of Primary Education Vol 3 No 1 (2022): Bosowa Journal of Education, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v3i1.1886

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media scrapbook terhadap keterampilan menulis peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Pannampu 2 Kota Makassar dan pengaruh media scrapbook terhadap keterampilan berbicara peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Pannampu 2 Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan dengan metode penelitian eksperimen semu, bentuk desain yang digunakan adalah non-equivalent control group. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Pannampu 2 yang berjumlah 42 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh media scrapbook terhadap keterampilan menulis peserta didik dimana nilai mean kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai mean kelas kontrol pada hasil posttest, kemudian hasil penelitian juga menunjukkan adanya pengaruh media scrapbook terhadap keterampilan berbicara peserta didik dimana nilai mean kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai mean kelas kontrol pada hasil posttest. This research was conducted to know: (1) the effect of scrapbook media on the writing skills of fourth-grade students of UPT SPF SD Inpres Pannampu 2 Makassar City, (2) the effect of scrapbook media on the speaking skills of fourth-grade students of UPT SPF SD Inpres Pannampu 2 City Macassar. This study uses quantitative research with quasi-experimental research methods, and the design form used is a non-equivalent control group. The subjects of this study were students of class IV UPT SPF SD Inpres Pannampu 2, totaling 42 students. The results showed an effect of scrapbook media on students' writing skills, where the mean value of the experimental group was higher than the mean value of the control class on the post-test results. The results of the study also showed that there was an effect of scrapbook media on students' speaking skills where the mean value of the experimental class was higher compared with the mean value of the control class on the post-test results
Pengaruh Linieritas Pendidikan dan Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa SD di Kecamatan Bontoala Kota Makassar Julsari Karopak; Muhammad Yunus; Sundari Hamid
Jounal of Primary Education Vol 3 No 1 (2022): Bosowa Journal of Education, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v3i1.1889

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahuilinieritas pendidikan guru SD di Kecamatan Bontoala, kompetensi pedagogik guru SD di Kecamatan Bontoala, pengaruh linieritas pendidikan guru terhadap hasil belajar siswa SD di Kecamatan Bontoala, dan pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa SD di Kecamatan Bontoala. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yaitu menggunakan penelitian korelasional. Penelitian kuantitatif adalah sebuah penelitian dimana data penelitian yang dikumpulkan berbentuk angka-angka dan bermaksud menguji hipotesis yakni perbedaan linieritas pendidikan guru yang mengajar di SD Kecamatan Bontoala, perbedaan kompetensi antara guru yang berasal dari kependidikan dan non kependidikan di SD Kecamatan Bontoala, pengaruh linieritas pendidikan guru terhadap hasil belajar siswa SD di Kecamatan Bontoala, dan pengaruh positif dan signifikan kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa SD di Kecamatan Bontoala. Subjek dari penelitian ini adalah guru SD Kecamatan Bontoala Kota Makassar sebanyak 60 guru. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh mengatakan bahwa terdapat pengaruh linieritas pendidikan guru terhadap hasil belajar siswa dan kompetensi pedagogik guru juga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa SD di Kecamatan Bontoala Kota Makassar. Hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh linieritas pendidikan dan kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa. Melalui analisis regresi linier ganda dapat diketahui bahwa kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian linieritas pendidikan dan kompetensi pedagogik guru berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa di SD Kecamatan Bontoala Kota Makassar This research was conducted to know: (1) the linearity of teachers’ education in Elementary Schools in Bontoala District of Makassar, (2) the teachers’ academic competence in Elementary Schools in Bontoala District of Makassar (3) the influence of linearity of the teachers’  education to the learning outcomes in Elementary Schools In Bontoala District of Makassar, (4) the influence of teachers’ pedagogic competence to the learning outcomes in Elementary Schools in Bontoala District of Makassar. This research uses quantitative research that is correlational research. Quantitative research is a study of the data collected in the form of numbers and intends to test the hypotheses, namely the differences in the linearity of teachers’ education in Elementary Schools in Bontoala District of Makassar, the differences of teachers’ competence who are graduates of education and non-education majors in Elementary Schools in Bontoala District, the influence of linearity of teachers’ education to the learning outcomes of students in elementary school in Bontoala District, and the positive and significant influence of teachers’ pedagogic competence to the learning outcomes of the students in elementary schools in Bontoala District. The subjects of this research were 60 teachers in Elementary Schools in the Bontoala District of Makassar. The data in this research were collected using questionnaires and documentation techniques. The result of the data indicated that there was an influence of the linearity of teachers’ education and teachers’ pedagogic competence on the learning outcomes of the students in elementary schools in the Bontoala District. The t-test shows that the linearity of teachers’ education influenced the students’ outcomes in the Bontoala District of Makassar so that the teachers’ pedagogic competence. The result of multiple linear regression indicated that both teachers’ linearity of education and pedagogic competence significantly influenced the students’ outcomes. Thus, the linearity of education and teacher pedagogic competence has a positive effect on students’ learning outcomes in Elementary Schools In the Bontoala District of Makassar