Nur Salam
Universitas Darul Ulum

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : dimas-undar

Pelatihan Pembuatan Produk Dari Telur Bebek Berwarna Ungu Sebagai Upaya Pemulihan Eknomi Masyarakat Pasca Pandemi: Studi Kasus di Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang Triana Triana; Nur Salam; Askan Askan; Mochammad Heru Widodo; Betty Rahayu; Hevi Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 1 No 2 (2022): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas.v1i2.61

Abstract

Perkembangan sektor industri yang beriringan dengan perkembangan teknologi tentunya dapat membawa dampak yang positif pada suatu negara, salah satunya dampak positif pada peningkatan perekonomian negara tersebut. Dengan adanya teknologi digital, suatu negara dapat mendorong perekonomiannya ke arah ekonomi digital, masyarakat dituntut menjadi kreatif dan aktif dalam setiap kegiatan di masyarakat. Salah satu tujuan untuk memberdayakan Masyarakat agar Masyarakat berjalan ke keadaan yang lebih baik dan sebagai salah satu wujud pengabdian dari Mahasiswa melalui pemberdayaan, pelatihan, pembimbingan, pendampingan dan untuk menggali potensi yang mungkin dapat di kembangkan oleh masyarakatPengabdian ini bertujuan untuk member pelatihan kepada masyarakat desa kalangsemanding sebagai upay pemulihan ekonomi pasca pandemi di Dsn. Kalangan, Ds. Kalangsemanding, Kec. Perak Kab. Jombang, untuk pembuatan telur asin dengan pewarna daun jati. Pengabdian ini menggunakan telur segar yang berumur dibawah 7 hari. Metode pelatihan ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang mengarah kepada konteks pemahaman dan internalisasi aset, potensi, kekuatan, dan pendayagunaannya secara mandiri dan maksimal
Budidaya Sayur Hidroponik System Sumbu/Wick Sebagai Upaya Kemandirian Pangan Pasca Pandemi Desa Kalang Semanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang M Infarul Mukhibin; Nur Salam; Agus Fahmi; Muhammad Sofyan; Mike Nurwidyanti; Effy Indriati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 1 No 2 (2022): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas.v1i2.62

Abstract

Berdasarkan analisis situasi diketahui bahwa sebagian besar masyarakat Desa kalang semanding bermata pencarian disektor pertanian dan produk yang dihasilkan berupa kacang kedelai, padi, dan bawang merah tetapi untuk jenis tanaman sayuran produksinya sangat rendah dan bahkan tidak dibudidayakan oleh penduduk setempat. Padahal, potensi pengembangan pertanian pada skala rumah tangga atau perkarangan cukup besar. Tujuan program ini adalah (1) Untuk memberdayakan masyarakat Desa Kalang semanding dengan memberikan pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan hidroponik sistem wick / Sumbu (2) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknik hidroponik. Konsep hidroponikmerupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan serabu kayu,serat kelapa dan sekam. Metode yang digunakan dalam program ini adalah sosialisasi program, pelatihan dan praktik pembuatan hidroponik dan pendampingan serta evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil program yang dijalankan dapat disimpulkan bahwa budidaya tanaman sayuran hidroponik sistem wick / Sumbu telah berhasil memberdayakan ibu-ibu rumah tangga masyarakat Desa Kalang Semanding dalam meningkatkan minat untuk memanfaatkan perkarangan sebagai lahan penanaman sayuran. Masyarakat memberikan respon yang sangat positif terhadap kegiatan yang dilakukan dan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat
Pembuatan Produk Dari Kacang Kedelai Dengan Varian Rasa Sebagai Upaya Pemulihan Eknomi Pasca Pandemi: Desa Klangsemanding, Kecamatan Perak – Jombang Nur Salam; Triana Triana; Machrus Ali; Aslichah Aslichah; Rukmi Burdirahaju; Mualifi Usman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 1 No 2 (2022): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas.v1i2.65

Abstract

Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Kedelai merupakan tanaman pangan berupa semak yang tumbuh tegak. Kedelai sebagai hasil bumi dusun Kalangsemanding harus dapat dimaksimalkan pemanfaatannya. Keuntungan akan semakin berlipat ganda jika warga mampu mengolah kedelai, misalnya dengan membuat susu kedelai. Atas dasar ini, penulis melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu mengajarkan remaja dan ibu membuat susu kedelai. Untuk memantau bahwa program dijalankan, maka tahapan selanjutnya dilakukan kegiatan pendampingan. Proses pendampingan ini dilaksanakan secara fisik dengan Ibu-Ibu Cara tersebut dirasa lebih efektif dan efisien dikarenakan masyarakat dapat terlibat dan melihat langsung proses pembuatan alatnya, serta pembibitan. Hasil program yang dijalankan pelatihan pembuatan susu kedelai dengan varian rasa telah berhasil memberdayakan ibu-ibu rumah tangga masyarakat Desa Kalangsemading dalam memulihkan perekonomian pasca pandemi. Masyarakat memberikan respon yang sangat positif terhadap kegiatan yang dilakukan dan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat
Pemanfaatan Media Soasial Sebagai Upaya Mengenalkan Taman Banjarsari Agro Comunity (BAC) Dyah Rakhwati Tri Atmayanti; Nur Salam; Muhammad Agil Haikal; Machrus Ali; Putri Bahiyyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 2 No 1 (2023): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v2i1.2103

Abstract

One of the problems in the management of the Banjarsari Agro Community Park (BAC) located in Bajarsari Village, Bandarkedungmulyo District, Jombang Regency is the lack of understanding and maximizing social media that currently exists for the development process of the Banjarsari Village Tourism Park which is currently in the development stage. So far, the spread of these tourist attractions has been mostly through word of mouth or communities who have visited BAC. The hope is that in the future, with managers who operate and this tourist spot has social media, its existence will be increasingly recognized by people and its development will be faster.