Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN TELEHEALTH SELAMA PANDEMI COVID-19 Halimatul Nurhikmah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 8: Januari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.792 KB)

Abstract

Telehealth merupakan suatu teknologi yang telah digunakan sejak beberapa waktu lalu. Telehealth digunakan untuk memberikan layanan kesehatan jarak jauh antara penerima dan pemberi layanan kesehatan. Tahun 2109, dunia mengalami pandemi global akibat penyebaran virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Akibat pandemi global yang ditetapkan oleh WHO, masyarakat dianjurkan untuk tetap dirumah dan pembatasan-pembatasan mobilisasi juga diterapkan untuk menanggulangi penyebaran virus yang lebih luas lagi. Telehealth menjadi salah satu teknologi yang digunakan dalam masa pandemi sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dari rumah dan pemberi layanan kesehatan seperti perawat dan dokter bisa memberikan layanan tanpa melalui kontak langsung sehingga mengurangi risiko paparan virus SARS-CoV-2.
Optimalisasi Fungsi Manajemen Keperawatan dalam Implementasi Jenjang Karir dan Kredensialing pada Staf Keperawatan Halimatul Nurhikmah; Rr. Tutik Sri Hariyati; Andi Amalia Wildani; Nurhayati Nurhayati
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i1.5453

Abstract

This study aims to identify problems, develop innovation strategies for problem-solving, implement problem-solving innovation strategies, evaluate the implementation of activities, and plan follow-up of the evaluation results related to the performance of career paths and nursing credentials. The method used is a case report which begins with problem identification through interviews, observation, secondary data, and surveys using online questionnaires. The results showed that the credentialing of nursing staff could have been more optimal as a priority problem. The innovation strategy implemented was the preparation of Standard Operating Procedures (SPO) for Planning Implementation of Increasing the Nursing Career Path, nursing career path planning tools based on Google spreadsheets, work instructions for using tools, and educational videos on career paths and nurse credentials. In conclusion, the implementation of career paths and nursing credentials at Hospital X has been going quite well, but it could be optimized in some ways. Strategies to maximize the performance of career paths and nursing credentials in nursing management functions, namely planning, organizing, staffing, actuating, and controlling. The innovation developed by creating a planning tool for implementing nursing career advancement based on data processing software that can be accessed online so that it is poured into a Google spreadsheet. Planning for an increase in the nursing career path carried out by the head of the room can be optimized by involving the implementing nurse. Keywords: Management Function, Nurse Career Path, Credentialing
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Sikap Profesionalisme Perawat Ediansyah Ediansyah; Retno Indah Pertiwi; Nitzah Nitzah; Fia Azzhara; Halimatul Nurhikmah
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i2.578

Abstract

Latar Belakang: Profesionalisme perawat merupakan aspek penting bagi perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan. Namun, masih ada perawat yang belum bersikap profesional dalam menjalankan tugasnya. Kondisi ini berkaitan dengan berbagai faktor yang mempengaruhi perawat dalam menerapkan profesionalisme dalam bekerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor demografi, kecerdasan emosional, lingkungan praktik kerja, dan citra keperawatan terhadap sikap profesionalisme perawat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross-sectional. Pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 146 responden yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil analisis multivariat pada faktor demografi menunjukkan hanya usia yang berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme perawat. Skor profesionalisme perawat tertinggi berada pada kelompok Gen Z (B=-6,486; p-value=0,019). Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan faktor emotional intelligence (B=0,201; p-value=0,007) dan faktor nurse image (B=0,626; p-value=0,001) berpengaruh positif signifikan terhadap profesionalisme perawat, sedangkan faktor nurse practice environment (B=0,166; p-value=0,065) tidak memiliki pengaruh terhadap profesionalisme perawat. Kesimpulan: Temuan dari penelitian ini menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi sikap profesionalisme perawat adalah faktor demografi usia, kemampuan perawat sebagai individu dalam mengelola emosi, serta keyakinan dan persepsi positif perawat terhadap identitas, peran, dan nilai profesi keperawatan. Adapun penilaian terhadap sistem monitoring dan evaluasi di lingkungan kerja tidak menjadi faktor yang memengaruhi sikap profesionalisme perawat.