Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PELATIHAN OPTIMALISASI SOSIAL MEDIA UNTUK MEMBANGUN REPUTASI POSITIF ORGANISASI KEMASYARAKATAN (ORMAS) KOTA SEMARANG Natalia Sari Pujiastuti; Errika Dwi Setya Watie; Sinta Pramucitra
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 6: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.794 KB)

Abstract

Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) harus mampu meningkatkan kepercayaan dan legitimasi untuk membangun persepsi public bahwa keberadaan, kegiatan dan dampak dari organisasi tersebut sesuai dengan nilai sosial yang berpihak kepentingan masyarakat. Oleh karena itu Ormas perlu meningkatkan reputasi melalui komunikasi di sosial media guna mendapatkan kepercayaan dan dukungan masyarakat demi keberlangsungan Ormas. Metode yang digunakan yaitu observasi, kuesioner, pelatihan dan evaluasi kegiatan pelatihan. Dari metode tersebut diketahui masih kurangnya literasi terhadap pentingnya untuk mengoptimalkan social media khususnya yang terkait untuk meningkatkan reputasi organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kota Semarang. Hal ini selain karena kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya reputasi bagi organisasi juga terbatasnya ketrampilan dalam pemanfaatkan social media serta keterbatasan SDM yang berada dalam organisasi. Hasil kegiatan pelatihan dan evaluasi kegiatan pelatihan diketahui mampu memberikan literasi serta ketrampilan penggiat Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dalam mengenali pemanfaatan platform social media sebagai sarana untuk menjaga reputasi organisasi melalui penyampaian informasi kepada masyarakat yang dapat berdampak terhadap keberlangsungan organisasi.
Peningkatan Kompetensi Public Speaking Pokdarwis Desa Wisata Wonolopo Semarang Dalam Menunjang Konten Pemasaran Berbasis Digital Firdaus Azwar Ersyad; Ayang Fitrianti; Sinta Pramucitra
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.502 KB) | DOI: 10.58466/literasi.v2i2.481

Abstract

The implementation of this community activity aims to improve the skills and knowledge of partners in the field of communication, especially communication techniques and Public Speaking and their implementation in designing digital-based marketing content. This Community Service activity is planned to be carried out in the Wonolopo sub-district, Semarang. The service implementation team made two methods, the Theoretical Method which was outlined in the form of a service module which contained 'Introductory Materials for Communication and Public Speaking and implementation in digital marketing design. The method of practice is the practice of making digital marketing content materials, until a question and answer session between the presenters and Pokdarwis members of the Wonolopo Mijen Tourism Village, Semarang City.
Evaluasi Strategi Komunikasi Humas Kota Semarang dalam mensosialisasikan program Semarang Wegah Nyampah sebagai bagian dari pengembangan Citra Kota Sinta Pramucitra; Errika Dwi Setya Watie; Fajrianoor Fanani
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v5i2.6343

Abstract

Sosialisasi dari Pemkot Semarang mencanangkan program “Semarang Wegah Nyampah” sejak dua tahun yang lalu. Keberhasilan program didasarkan pada strategi yang dikembangkan untuk melaksanakan program tersebut, namun masih terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi komunikasi program “Semarang Wegah Nyampah”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan wawancara serta observasi lapangan dalam pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukan strategi komunikasi yang dilakukan Humas Kota Semarang dalam mengkomunikasikan “Semarang Wegah Nyampah” menggunakan teknologi digital dengan memanfaatkan media sosial Instagram sebagai saluran pesan. Strategi ini memiliki berbagai hambatan mulai dari rendahnnya interaksi digital dan sumber daya manusia. Penting mengkomunikasikan secara berkesinambungan dengan konsistensi agar informasinya dapat membentuk pengetahuan dan kesadaran yang merubah kebiasaan.Kata kunci: Strategi Komunikasi, Humas, Citra Kota, Semarang
q Natalia Sari Pujiastuti; Sinta Pramucitra; Agus Edy Laksono
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i4.1694

Abstract

This study aims to analyze the implementation of principles and ethics in social media management based on PERMENPANRB No. 83 of 2012 on the Instagram accounts of Regional Apparatus Organizations (OPD) in the Semarang City Government. It also evaluates content strategies to enhance public engagement and build trust. This qualitative study observed 32 official Instagram accounts of OPD, utilizing content analysis, interviews, and engagement rate (ER) measurements with HypeAuditor tools. The results show that most OPD accounts have low ER, although some accounts achieved better performance through interactive and relevant content. Key challenges include limited human resources, lack of training for social media administrators, and a dominance of routine activity reporting without participatory communication strategies. Additionally, overlapping roles between content administrators and Public Information and Documentation Officers (PPID), coupled with a paternalistic leadership style within OPD, further contribute to the low level of public engagement. This study recommends optimizing social media management strategies through capacity building for account administrators, implementing two-way communication approaches based on data analytics, and establishing digital communication policies that promote flexibility and innovation. These strategies can enable government social media to function more effectively as a platform for transparency, interaction, and collaboration with the public, while sustainably building public trust.
Persuasive Communication Content Analysis To Create Impulse Buying During Live Shopee: Local Business Perspectives Natalia Sari Pujiastuti; Sinta Pramucitra; Tika Ristia Djaya
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v4i10.875

Abstract

This research aims to analyse the persuasive communication content utilised by local entrepreneurs to generate impulse buying during Shopee Live sessions. Involving the perspective of local business operators, the study will identify the most effective persuasive communication strategies in prompting consumers to make impulsive purchases, particularly within e-commerce platforms like Shopee. By comprehending the dynamics of persuasive communication, this research can offer valuable insights to local entrepreneurs in enhancing the allure and effectiveness of their sales campaigns during Shopee Live sessions, thereby maximising sales potential and sustaining their businesses.
Analysis of Semarang City Disbudpar Instagram Content Strategy in the New Era of Covid 19 Edi Nurwahyu Julianto; Yofiendi Indah Indainanto; Sinta Pramucitra
ETTISAL : Journal of Communication Vol. 9 No. 1 (2024): Ettisal : Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ettisal.v9i1.77

Abstract

Efforts to grow tourism in the new era of Covid-19 in Semarang City have encouraged the Semarang City Culture and Tourism Office to promote tourism through various media platforms. One strategy is to promote tourism content through social media Instagram @disbudparkotasemarang. Accessibility encourages tourists to search for information on Instagram. This condition encourages content planning not only to display various destinations. This study aims to find out how to analyze the Semarang City Disbudpar Instagram Content Strategy in the New Era of Covid 19?. The method used is qualitative descriptive using The Circular Model of SoMe to analyze the findings. The results show that the @disbudparkotasemarang Instagram account has basically gone through four important stages in planning content, namely: Share, Optimaze, Manage and Engage. The content strategy is carried out by interacting with posts, displaying cultural events, and tours. This strategy is able to attract user attention as seen from the number of likes and comments that are very different. It's just that the implementation hasn't shown good performance, with the engagement rate still at a moderate level of 1.28 percent. Although, there has been an increase, posts, followers and users during 2022. It is important to plan content by paying attention to the level of engagement which is indicated by interactive communication.
Pelatihan Etika Public Speaking dan Produksi Konten Media Sosial di SMA 11 Semarang Tika Ristia Djaya; Sinta Pramucitra; Ami Saptiyono; Hernofika laksmi Tatas
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2948

Abstract

Program pelatihan etika public speaking dan produksi konten media sosial di SMA 11 Semarang diselenggarakan sebagai wujud kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan komunikasi siswa pada era digital. Kegiatan ini didasarkan pada kurangnya pemahaman peserta mengenai etika berbicara dihadapan publik serta keterbatasan kemampuan dalam menciptakan konten media sosial yang kreatif, mendidik, dan bertanggungjawab. Melalui kegatan ini, siswa diberikan pembekalan terkait teknik dasar berbicara di depan umum, etika berkomunikasi, serta kemampuan membuat konten media sosial yang efektif dan bernilai positif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pemaparan materi, sesi diskusi interaktif, praktik simulasi public speaking, dan pelatihan pembuatan konten berbasis kreativitas digital. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, rasa percaya diri, dan kemampuan siswa dalam menyampaikan pesan didepan umum maupun menghasilkan konten media sosial yang lebih menarik, informative, dan sesuai dengan etika komunikasi digital. Nilai rata-rata keseluruhan meningkat dari 60 pada pre –test menjadi 86 pada post-test dengan peningkatan sebesar 26 poin. Program ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang kreatif, komunikatif, dan bijaksana dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pengembangan diri dan komunikasi positif.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN ROTI GEMBONG TANDUK DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN sinta pramucitra; Natanael Ruddy Prihastomo; Virgian Novi Mahendra
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.6311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Roti Gembong Tanduk telah melakukan strategi komunikasi pemasaran dengan baik dan benar dalam meningkatkan penjualan. Landasan teori yang digunakan dalam melakukan penelitian ini menggunakan teori Intregrated Marketing Communications yang terdiri dari lima metode, yaitu periklanan, hubungan masyarakat dan publisitas, pemasaran langsung, promosi penjualan, penjualan personal. Dalam penelitian ini dengan beberapa teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara secara mendalam, studi pustaka. Informan dalam penelitian ini terdiri dari empat informan. Teknik penelitian kualitatif yang digunakan penelitian ini mengikuti pendekatan Huberman and milles (1994) Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Roti Gembong Tanduk telah melakukan strategi pemasaran dengan baik, sehingga penjualan yang dilakukan Roti Gembong Tanduk sangat meningkat.
Pelatihan Public Speaking dan Penulisan Media di SMA Kesatrian 2 Semarang Sinta Pramucitra; Retno Manuhoro; Tika Ristia Djaya; Ami Saptiyono; Gita Aprinta EB
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.13184

Abstract

Pentingnya penguasaan dalam bidang public speaking dan penulisan media menjadi satu hal yang harus menjadi nilai tambah di era saat ini, bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa SMA, khususnya dalam bidang public speaking dan penulisan media. Pelatihan ini berangkat dari kebutuhan siswa untuk memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik di era informasi, di mana kepercayaan diri, kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur, serta keterampilan menulis menjadi modal penting dalam menghadapi dunia akademik maupun dunia kerja. Materi pelatihan difokuskan pada peningkatan pemahaman konsep dasar komunikasi, teknik berbicara di depan umum, penggunaan bahasa tubuh yang efektif, serta keterampilan menulis artikel populer dan berita sederhana sesuai kaidah jurnalistik, termasuk penerapan unsur 5W+1H. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara interaktif melalui kombinasi penyampaian materi, simulasi praktik berbicara, latihan menulis, serta umpan balik langsung dari fasilitator. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks nyata. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme yang tinggi, terutama ketika melakukan praktik presentasi dan penulisan artikel. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada beberapa aspek, antara lain pemahaman siswa mengenai prinsip dasar komunikasi, kemampuan menyusun gagasan secara sistematis, kepercayaan diri saat berbicara di depan publik, serta ketepatan dalam menulis artikel sesuai kaidah jurnalistik. Selain itu, siswa merasa terbantu dengan contoh-contoh praktis dan kesempatan untuk berlatih yang diberikan selama kegiatan. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif dalam penguatan literasi komunikasi siswa dan diharapkan dapat menjadi model pembelajaran praktis yang dapat diterapkan oleh sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi komunikasi generasi muda Kata kunci: Public speaking, penulisan media, komunikasi efektif, literasi digital