Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran yang Menarik di Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak (KB-TK) Kristen Purwokerto Abednego Dwi Septiadi; Taqwa Hariguna; Faridatun Nida; Eka Tripustikasari; Sarmini Sarmini
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 3, No 2: Oktober (2021)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.495 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v3i2.1210

Abstract

Ditengah pandemi COVID-19 mengharuskan semua pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online untuk semua jenjang pendidikan. Pembuatan media pembalajaran yang mendukung pelaksanaan daring (dalam jaringan) sangat penting dan dibutuhkan oleh semua guru, begitu juga dengan guru-guru di Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak (KB-TK) Kristen Purwokerto. Tujuan pelatihan pembuatan media pembelajaran ini adalah untuk memberikan wawasan baru bagi guru-guru di Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak (KB-TK) Kristen Purwokerto tentang pemanfaatan teknologi multimedia dalam mengolah dan menghasilkan media pembelajaran agar lebih menarik sehingga harapannya siswa tetap antusias dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran daring (dalam jaringan) atau online. Media pembelajaran yang dibuat memanfaatkan aplikasi editor video Wondershare Filmora dan perekam layar Open Broadcaster Software (OBS). Diharapkan dengan adanya pelatihan ini para guru dapat mengimplementasikan aplikasi filmora tersebut untuk dapat mendukung pembuatan media pembelajaran selama pembelajaran daring dan menggunakan OBS sebagai cara penyampaian informasi tentang mata pelajaran yang baik dan menarik.
Analysis of Student Performance in Using Chatbots for Guidance Reservations with Lecturers Andhika Rafi Hananto; Silvia Anggun Rahayu; Taqwa Hariguna
CCIT Journal Vol 15 No 2 (2022): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.279 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v15i2.2318

Abstract

Peran pasif terbukti menjadi metode yang tidak efisien dalam sebuah layanan informasi. Penggunaan teknologi di perguruan tinggi membantu untuk menghasilkan sebuah layanan informasi yang efektif, fleksibel dan akurat di mana aktivitas interaksi mahasiswa dan dosen menjadikannya aktor utama dalam menjalin hubungan yang baik pada proses perkuliahan. Namun, menerapkan lingkungan di mana mahasiswa aktif dalam menjalin interaksi yang baik dengan dosen membutuhkan banyak usaha mengingat jumlah variabel yang terlibat dalam tujuan ini. Untuk mengidentifikasi variabel-variabel tersebut, perlu dilakukan analisis terhadap data yang dihasilkan mahasiswa untuk mencari pola-pola yang memungkinkan untuk diklasifikasikan menurut kebutuhannya. Setelah kebutuhan ini diidentifikasi, dimungkinkan untuk membuat keputusan yang berkontribusi pada proses aktivitas interaksi mahasiswa; untuk ini, penggunaan kecerdasan buatan dipertimbangkan. Teknik-teknik ini meniru proses pemikiran manusia menggunakan struktur yang mengandung pengetahuan dan pengalaman ahli manusia.
Kesiapan Pengguna Learning Management System Pendidikan Anak Usia Dini Dengan Technology Readiness Fiby Nur Afiana; Taqwa Hariguna; Lusi Dwi Oktaviana; Prayoga Pribadi; Dewi Fortuna; Seli Saputri; Muhammad Abdul Aziz
Indonesian Journal on Software Engineering (IJSE) Vol 8, No 2 (2022): IJSE 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/ijse.v8i2.13937

Abstract

Learning Management System (LMS) telah banyak dijumpai di segala sektor pendidikan, namun konsep LMS pada pendidikan anak usia dini masih jarang ditemukan. Pendidikan anak usia dini merupakan ruang ekspresi yang dapat membantu proses perkembangan anak lebih optimal dengan tujuan membentuk anak yang berkualitas sebelum memasuki pendidikan formal. Pinggu adalah salah satu LMS yang berfokus pada pendidikan anak usia dini melalui berbagai macam assesment untuk menentukan minat dan bakat anak. Dengan melihat LMS untuk anak usia dini yang jarang ditemukan, maka sebelum LMS Pinggu dikembangkan untuk target pasar yang lebih luas perlu dilakukan suatu analisa untuk mengukur sejauh mana kesiapan pengguna dalam hal ini orang tua dan pendidik anak usia dini menggunakan LMS. TR (Technology Readiness) adalah Salah satu metode pengukuran tingkat kesiapan pengguna dengan empat variabel yaitu Optimism (Kepercayaan Umum), Innovativeness (Kecendrungan bereksperimen), Discomfokart (Kurangnya kontrol terhadap teknologi) dan Insecutity (Keyakinan). Hasil pengolahan data dengan menggunakan metode TR dan diolah menggunakan SmartPLS menunjukkan bahwa Optimism (Kepercayaan Umum), Innovativeness (Kecendrungan bereksperimen), Discomfokart (Kurangnya kontrol terhadap teknologi) dan Insecutity (Keyakinan) berpengaruh secara positif terhadap kesiapan pengguna. Hasil menunjukkan bahwa Discomfokart dan Insecutity tidak mempengeruhi niat pengguna secara negatif dalam menggunakan teknologi.               Kata kunci: Learning Management System, pendidikan, anak usia dini, Technology Readiness
Analysis of Factor in User Intention to Use the Covid-19 Tracking Application Retno Waluyo; Taqwa Hariguna; Agung Purwo Wicaksono
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 10 No. 2, November 2022
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.583 KB) | DOI: 10.30595/juita.v10i2.14360

Abstract

Science and technology can be collaborated to create an application that can help to track the contacts of COVID-19 patients. Smartphone-based contact tracing applications have been adopted by more than 50 countries. One of which is in Indonesia. In March 2020, Indonesia launched a mobile application to track the contact of COVID-19 patients namely PeduliLindungi.  During its usage, users find some issues about PeduliLindungi, such as potential data leaks, data misuse, and data inaccuracies. This research is aimed to develop a conceptual model to analyze factors that affect user intentions in using the PeduliLindungi application. The proposed conceptual model is the integration of EUCS, DeLone and McLean that is equipped by the system security variables. There were 288 respondents. The data is processed using SmartPLS 3.0. According to the results of the analysis, the proposed conceptual model has 83.1 percent for its accuracy. User satisfaction and system security give a positive and significant impact on user intentions.  The variables of content, accuracy, format, ease of use, and timeliness give a positive and significant impact on user satisfaction. On the other hand, the system security has no positive and significant impact on user satisfaction. Meanwhile, user satisfaction and system security itself affects the user's intentions in using the PeduliLindungi application.
The antecedent e-government quality for public behaviour intention, and extended expectation-confirmation theory Taqwa Hariguna; Untung Rahardja; Qurotul Aini
Computer Science and Information Technologies Vol 4, No 1: March 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/csit.v4i1.p33-42

Abstract

An The main objective of the study is to identify the antecedent of leadership quality, public satisfaction and public behaviour intention of e-government service. Also, this study integrated e-government quality to expectation-confirmation model. In order to achieve these goals, observational research was then carried out to collect primary information, using the method of data dissemination and obtaining the opinion of 360 from the public using the e-government service and some of the e-government and software quality experts. The results of the study show that the positive association among the e-government services quality and public perceived usefulness, public expectation confirmation, leadership quality and public satisfaction that also play a positive role on the public behavior intention.
INTEGRATING AHP IN BIG DATA RISK MANAGEMENT FOR FINANCIAL INSTITUTIONS: A SYSTEMATIC APPROACH Nurwita Widyastuti; Taqwa Hariguna; Dhanar Intan Surya Saputra
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 3 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i3.3991

Abstract

The big data revolution has reshaped risk management paradigms in the financial sector while introducing complex, dynamic, and multidimensional risk challenges. This study regularly examines the integration of the Analytic Hierarchy Process (AHP) into big data risk management for financial institutions through a Systematic Literature Review (SLR) using the PRISMA protocol, covering publications from the past decade. Findings indicate that AHP—in both classical and modified forms such as Fuzzy AHP and AHP-DEA—effectively structures hierarchical risk frameworks that integrate quantitative criteria (probability, financial impact) and qualitative aspects (reputation, compliance). Big data integration enriches the weighting process with real-time data from internal sources, markets, and public sentiment, thereby reducing subjective bias and enhancing decision reliability. This approach enables adaptive risk prioritization in response to market and regulatory changes, overcoming the limitations of static AHP models and supporting more holistic, measurable risk mitigation. The results underscore that the AHP–big data framework offers financial institutions a competitive advantage through rapid, evidence-based, objective, and sustainability-oriented decision-making.
Pelatihan penulisan artikel ilmiah internasional bereputasi pada dosen Universitas Amikom Purwokerto Taqwa Hariguna; Retno Waluyo; Dwi Puji Lestari; Nurul Hani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25850

Abstract

AbstrakPenulisan artikel ilmiah merupakan suatu elemen yang memegang peranan sentral dan vital dalam ekosistem penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Seorang dosen ataupun pihak yang mempublikasikan suatu penelitian dapat dikatakan memiliki kapasitas atau kualitas yang tinggi apabila mampu mempublikasikan penelitian dalam jurnal nasional dan jurnal internasional yang bereputasi. Pengindeks Scopus dipandang sebagai tolok ukur yang signifikan bagi jurnal ilmiah, dan kuantitas serta kualitas jurnal yang terindeks di Scopus dapat berdampak pada penulis, perguruan tinggi dan negara. Oleh karena itu, keterampilan menulis artikel ilmiah yang baik dan pemahaman mendalam tentang persyaratan SCOPUS menjadi sangat penting bagi dosen. Banyak akademisi maupun peneliti mungkin merasa terhambat dalam proses menulis artikel ilmiah yang memenuhi kriteria Scopus. Hal ini seringkali melibatkan tantangan dalam memahami prosedur, teknik penulisan yang efektif, dan kriteria yang diperlukan untuk diterbitkan di jurnal Scopus. Agar artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, harus melewati berbagai persyaratan. Teknik, sistem dan metodenya harus benar-benar diikuti. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat pelatihan penulisan artikel ilmiah international bereputasi. Tujuannya meningkatkan kemampuan dosen dalam membuat artikel ilmiah internasional bereputasi. Hasil dari kegiatan pengabdian telah meningkatkan pengetahuan dosen mengenai cara penulisan artikel ilmiah yang memenuhi standar internasional bereputasi. Kata kunci: pelatihan; artikel ilmiah; internasional Abstract Writing scientific articles is an element that plays a central and vital role in the scientific research and development ecosystem. A lecturer or party who publishes research can be said to have high capacity or quality if they are able to publish research in reputable national and international journals. The Scopus indexer is seen as a significant benchmark for scientific journals, and the quantity and quality of journals indexed in Scopus can have an impact on authors, universities and the country. Therefore, good scientific article writing skills and an in-depth understanding of SCOPUS requirements are very important for lecturers. Many academics and researchers may feel hampered in the process of writing scientific articles that meet Scopus criteria. This often involves challenges in understanding procedures, effective writing techniques, and the criteria required to publish in a Scopus journal. In order for scientific articles in reputable international journals to be indexed by Scopus, they must pass various requirements. The techniques, systems and methods must be strictly followed. To overcome this, it is necessary to carry out community service activities, training in writing reputable international scientific articles. The aim is to improve lecturers' abilities in creating reputable international scientific articles. The results of service activities have increased lecturers' knowledge regarding how to write scientific articles that meet reputable international standards. Keywords: training; scientific articles; international