Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penyuluhan Bahaya Kemasan Pangan terhadap Kesehatan dan Lingkungan bagi Warga Dusun IV Muara Jalai, Kampar Utara Anna Dhora; Razita Hariani; Ardiansyah Hamid; Fajar Aga W; Niken Ellani P
ABDIMAS TERAPAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: ABDIMAS TERAPAN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/abdimasterapan.v3i2.1250

Abstract

The use of food packaging provides various benefits such as protecting products, extending shelf life, facilitating distribution, and becoming a promotional medium for producers and information for consumers. However, not all packaging materials are safe due to the use of chemicals and improper use practices, which can endanger public health. In addition, the use of single-use packaging causes environmental problems due to the accumulation of inorganic waste. Residents of Muara Jalai Hamlet IV also face similar concerns related to the safety of food packaging and the increasing volume of waste from daily activities. Therefore, the PKM Team of the TPKS Study Program of Kampar Polytechnic carried out an extension activity entitled "Counseling Regarding Potential Dangers in Food Packaging for Residents of Hamlet IV of Muara Jalai Village, North Kampar District, Kampar Regency". This activity succeeded in increasing citizens' knowledge about the dangers of food packaging materials, as well as encouraging the implementation of safer and more environmentally friendly packaging alternatives. In addition, counseling participants were invited to understand how to recognize plastic codes, choose natural-based packaging, and apply reduce, reuse, and recycle habits. With this activity, the community is expected to be wiser in using food packaging and play an active role in preserving the environment.
Ekstraksi Tanin pada Daun Ketapang (Terminalia Catappa L) dengan Variasi Pelarut, Konsentrasi Pelarut dan Lama Waktu Ekstraksi Anna Dhora
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v3i2.904

Abstract

Tanaman ketapang (Terminalia catappa L) termasuk  jenis tanaman  yang sangat mudah tumbuh dan terdapat hampir di sebagian besar wilayah Indonesia. Selama ini pemanfaatan tanaman ketapang lebih banyak sebagai tanaman peneduh jalan. Dalam ketapang terkandung zat tanin yang setelah diekstrak dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Tanin merupakan salah satu zat yang terdapat dalam tumbuhan dan memiliki banyak manfaat. Adanya tannin dalam beberapa bagian dari tumbuhan, memberikan manfaat tersendiri salah satunya sebagai pelindung bagi tumbuhan tersebut. Manfaat tanin antara lain dipakai dalam industri farmasi, industri pengolahan kulit, industri minuman dan industri pembuatan tinta. Tujuan secara umum yang diinginkan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah meningkatkan nilai ekonomis dari tanaman ketapang, serta mengetahui variabel pemakaian pelarut dan waktu ekstraksi yang digunakan agar  memberikan kemampuan maksimal untuk mengekstrak tanin dari daun ketapang. Metode yang diterapkan adalah metode sokletasi pada proses ekstraksi dan metode volumetri untuk proses analisa.  Pelarut yang digunakan adalah etanol dan metanol yang  dikombinasikan dengan aquadest, dengan lama waktu operasi ekstraksi 3 dan 4 jam. Dari penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa pemakaian pelarut metanol dan air dengan perbandingan 6 : 4  dengan waktu ekstraksi 4 jam, menghasilkan kadar tanin tertinggi sebesar 28,90 %. Sedangkan pada pemakaian pelarut campuran etanol dan air, menghasilkan kadar tanin tertinggi pada perbandingan 6 : 4 pada  waktu ekstraksi 4 jam dengan kadar tanin 37, 17.Kata kunci: ketapang, tanin, etanol, metanol sokletasi