Rahmat Afandi Dongoran
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERSEPSI ORANG TUA SISWA KELAS V TENTANG PEMBELAJARAN DARING SDN 200408 POKENJIOR PADANGSIDIMPUAN ANGKOLA JULU Rahmat Afandi Dongoran; nur ainun; Mina Syanti Lubis; Sabri; Rosnida Siregar
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 1 (2022): VOL. 2 NO.1 Edisi Februari 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.263 KB) | DOI: 10.37081/jipdas.v2i1.176

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Persepsi orang tua siswa kelas V tentang pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 di SDN 200408 Pokenjior. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Dari Hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa semua orang tua siswa kelas 5 memandang pembelajaran daring selama pandemi covid- 19 ini banyak waktu belajar anak terbuang sia-sia sehinga cara berpikir siswa menjadi lemah, sebagian besar orang tua siswa merasa kerepotan, siswa lebih banyak malas mengerjakan tugas yang diberikan guru, tidak fokus belajar, Selain itu orang tua juga kesulitan mendampingi anak dikarenakan keterbatasan pengetahuan dalam setiap mata pelajaran, bertambahnya kebutuhan kouta internet yang menjadikan beban pikiran. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi orang tua siswa terhadap pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 di SDN 200408 Pokenjior yaitu faktor internal seperti perasaan, sikap, kepribadiaan individu dan faktor eksternal seperti latar belakang keluarga, pengetahuan dan kebutuhan sekitar.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA TEMA 5 SUBTEMA 2 HUBUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM DENGAN MODEL QUANTUM TEACHING DI KELAS V SD NEGERI 174574 SIMANGUMBAN pepri tambunan; Sartika Rati Asmara Nasution; Afdhal Ilahi; Reviva Safitri; Zulfadli; Rahmat Afandi Dongoran
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 2 (2022): Vol. 2 . No. 2 Edisi Mei 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.011 KB) | DOI: 10.37081/jipdas.v2i2.312

Abstract

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis pelaksanaan model pembelajaran quantum teaching untuk meningkatkan minat belajar pada tema 5 subtema 2 dikelas V SD Negeri 174574 Simangumban Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari-maret di SD Negeri 174574 Simangumban. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 174574 Simangumban kabupaten tepanuli utara dengan jumlah siswa 27 orang yang terdiri dari 17 laki-laki dan 10 perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar angket. Hasil penelitian menunjukan penerapan model pembelajaran quantum teaching dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V SD Negeri 174574 Simangumban Kabupaten Tapanuli Utara minat belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II. Dengan diterapkannya model pembelajaran quantum teaching minat belajar siswa meningkat dan termasuk kedalam kategori baik. Hal ini juga ditunjukan adanya peningkatan tiap siklus melalui lembar pengamatan, siklus I sebesar 70% dan pada siklus II 83%, aspek rasa senang pada siklus I 78% dan pada siklus II 91%, aspek pemusatan perhatian pada siklus I 59% dan Pada siklus II 76%, aspek partisipasi pada siklus I 75% pada siklus II 84%, aspek inisiatif pada siklus I 68% dan pada siklus II 82% dan melalui lembar angket siklus I sebesar 64% dan pada siklus II sebesar 88%, aspek rasa senang pada siklus I 74% dan pada siklus II 100%, aspek pemusatan perhatian pada siklus I 66% dan pada siklus II 92%, aspek partisipasi pada siklus I 62% dan pada siklus II 85%, aspek inisiatif pada siklus I 55% dan pada siklus II 74%. Berarti model pembelajaran quantum teaching dan meningkatkan minat belajar siswa pada tema 5 subtemana 2 pada kelas V SD Negeri 174574 Simangumban. Kata Kunci : Minat, Quantum Teaching, Ekosistem.
Edukasi Kepada Anak Sekolah Dasar Terhadap Penerapan Protokol KesehatanDi Era Pandemi Covid-19 Zulfadli Zulfadli; Afdhal Ilahi; Nurzanna; Reviva Safitri; Nurbaiti; Rahmat Afandi Dongoran; Rizki Muammar Dongoran
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 Edisi Februari 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.513 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i1.306

Abstract

Covid-19 adalah penyakit yang diakibatka noleh virus yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan, Cinadandilaporkanke WHO padaDesember 2019.PadaJanuari 2020, WHO menyatakan Covid-19 sebagaipandemik.SejakKasuspositif Covid-19 di Indonesia pertama kali dideteksipada 2 Maret 2020, ketikadua orang terkonfirmasitertulardariseorangwarganegaraJepang.Pada 9 April, pandemisudahmenyebarke 34 provinsidenganjumlahpasien Covid-19 yang terusmeningkattanpaterkendalimenjadikanpemerintahmengambilkebijakanPembatasanSosialBerskalaBesar (PSBB) dimulai di DKI Jakarta, denganmenutupsekolah, tempatkerja, membatasipergerakandanmenutuptempattempatumumdalamupayamenanganipandemi Covid-19 di Tanah Air. Sebagaitindaklanjutataskebijakan PSBB, makabeberapaarahan yang harusditaatidiantaranya 1) Kegiatansekolahdanbekerjadilakukan di rumah; 2) Pembatasankegiatankeagamaan; 3) pembatasankegiatan di tempat/fasilitasumum; 4) Pembatasankegiatansosialdanbudaya; 5) Pembatasanmodatrasportasi; 6) Pembatasankegiatanaspeklainnyakhususterkaitaspekpertahanandankeamanan.Edukasiinidilakukan di SD Negeri 200116 di Kota Padangsidimpuan.AdapunhasildaripengabdianmasyarakatiniadalahMasihperluedukasitentangpenerapan protocol kesehatanpada masa pendemi covid-19 di sekolahdasardaerah Kota Padangsidimpuankhususnya di SD N 200116 sertasiswa yang mengikuti edukasi memiliki rasa ingintahudandisiplin yang tinggi.
PENDAMPINGAN DALAM MEMANFAATKAN MEDIA PEMBELAJARAN OFFLINE DAN ONLINE DI DESA AEK NAJAJI Rahmat Afandi Dongoran; Feny Astuti Hasanah; Nisa Amelia Siregar
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.699 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.558

Abstract

Online learning is internet assisted learning without face to face.Online learning has several weaknesses,including limited internet quota, children who are not comfortable studying at hame, limitad time for parents to accompany children to study,and so on which causes children not to focus on learnig. Parents play an important role.Especially in terms of prviding understanding to their children about the covid-19 outbreak, staying at home, and accompanying their children in learning. Like the people in aek najaji village, many prents’lack of understanding of children’s learning materials, and limited internet quota.Therefore, community service (PKM) aims to help children in learning by using online and offline learnig media. The method of implementing the activities includes the preparation stage(initial survey and problem identification), implementation stage (socialization and assistance in the use of online and offline learning media for 8 elementary school students and 2 junior high school! Students in Aek najaji village), stage program evaluation, and final reporting.The results obtained in this activity, the community in Aek Najaji village, elementary and junior high school student were helped in understanding the material taught by the teacher online.The use of onlineaand offline learning media increases the enthusiasm for learning because by using these media, they can immediately practice raktikum based learning activities, such as the use of caliper, screw micrometer, and the process of blowing almods using baking soda and vinegar.The follow up plan for this activity is a continuation of the PKM activities in the following year
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PERUBAHAN CUACA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUALTEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS III SDN 126 GUNUNG BARINGIN SITI RAHMI; Zulfadli Zulfadli; Sabri Sabri; Rahmat Afandi Dongoran
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada IPA materi perubahan cuaca di kelas III SDN 126 Gunung Baringin dengan mengunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan system siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan dan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning CTL. Penilaian yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik test untuk mengetahui hasil belajar peserta didik, lembar observasi guru, untuk mengetahui kegiatan guru dan peserta didik selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada siswa kelas III SDN 126 Gunung Baringin yang berjumlah 25 siswa 10 laki-laki 15 perempuan dilihat dari penilaian hasil belajar siswa kelas III SDN 126 Gunung Baringin mengalami peningkatan melalui penerapan model Contextual Teaching Learning. Peningkatan penerapan model Contextual Teaching Learning pada siklus I 75% kategori "baik" dan siklus II 90% kategori "Baik Sekali" sedangkan peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I 64% kategori "Kurang Baik" dan siklus II 88% kategori "Baik". Kesimpulan dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning CTL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi perubahan cuaca di kelas III SDN 126 Gunung Baringin.
PEMBINAAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Marzuki Ahmad; Rahmat Afandi Dongoran; Sabri Sabri; Reviva Safitri
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1491

Abstract

Motivasi belajar merupakan keseluruhan daya yang memberi pengaruh pada peserta didik baik dari eksternal maupun internal pada diri peserta didik untuk menimbulkan semangat dalam belajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Motivasi belajar ini sangat diperlukan peserta didik dari berbagai tingkatan, terlebih lebih pada peserta didik sekolah dasar. Peserta didik sekolah dasar perlu memiliki motivasi belajar yang tinggi sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan efektif. Suatu pendekatan pembelajaran yang memberi rangsangan terhadap motivasi belajar peserta didik adalah pendekatan kontekstual. Pembelajaran kontekstual merupakan suatu pendekatan pembelajaran dengan mengaitkan materi pelajaran dengan situasi dunia nyata yang dekat dengan peserta didik dan mendorong peserta didik membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya serta menerapkannya dalam kehidupan. Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan pembinaan terhadap motivasi belajar peserta didik melalui pembelajaran kontekstual. Kegiatan dilaksanakan meliputi tahapan Pra pelaksanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Subjek kegiatan pengabdian melibatkan melibatkan peserta didik kelas V-A dan V-B peserta didik Sekolah dasar Negeri 100206 Padangsidimpuan. Melalui pemberian angket motivasi belajar setelah pelaksanaan kegiatan diperoleh skor rata rata hasil angket motivasi belajar siswa sebesar 3,23. Perolehan nilai rata rata motivasi belajar tersebut berada dalam kategori efektif. Dengan demikian disimpulkan bahwa pembinaan motivasi belajar peserta didik dengan penerapan pembelajaran kontekstual adalah efektif. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Peserta Didik, Sekolah Dasar, Pembelajaran Kontekstual
ANALISIS KESALAHAN TANDA BACA PADA PARAGRAF DESKRIPTIF SISWA KELAS V SD NEGERI 20 SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT: Tanda Baca, Menulis, Paragraf Deskriptif Rahmat Afandi Dongoran; Eko Sucahyo; Jefri Faizal; Febri Aneti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.1871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan penggunaan tanda baca pada paragraf deskriptif siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu metode yang melibatkan peneliti secara langsung untuk mengamati objek yang sedang diteliti. Kemudian data yang diperoleh dianalisis kemudian dideskripsikan dalam bentuk kata-kata. Adapun pengolahan data yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, pengkodean dan yang terakhir penyajian data. Jumlah siswa di kelas tersebut adalah 13 orang. Hasil penelitian ini ditemukan pada kesalahan penggunaan tanda baca, kesalahan terbesar terdapat pada penggunan tanda koma diantara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilang yang berjumlah 6 orang dengan 17 kali kesalahan. Kesalahan tersebut sering terlihat pada pertengahan kalimat. Penyebab pertama dari kesalahan penggunaan tanda baca yaitu karena pembiasaan siswa untuk menulis tanpa menggunakan tanda baca yang baik dan benar. Kedua, karena ketidaktahuan dan ketidaktelitian siswa dalam menggunakan tanda koma disetiap menulis. Kesalahan terkecil terdapat pada penggunaan tanda titik untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu dan juga tanda tanya yang digunakan pada akhir kalimat tanya. Hal tersebut terjadi karena pada paragraf deskriptif jarang sekali menggunakan tanda koma untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik dan juga jarang sekali menggunakan tanda tanya. Faktor lain dari kesalahan penggunaan tanda baca siswa yaitu kurangnya penekanan guru dalam membiasakan siswa menulis menggunakan tanda baca yang baik dan benar, motivasi belajar siswa yang rendah, sikap siswa yang kurang baik selama proses pembelajaran, dan juga metode dan media yang digunakan guru kurang menarik sehingga siswa sulit memahami materi ajar yang disampaikan guru. Kata Kunci : Tanda Baca, Menulis, Paragraf Deskriptif