Rani Kusuma Ningtyas
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA 6 SUBTEMA 1 AKU DAN CITA-CITAKU MENGGUNAKAN MODEL TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT ) DI KELAS IV SD NEGERI 100930 SIBATANG KAYU KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Sartika Ratih Asmara N; salwinaanggriani siregar; Nurbaiti; Eko Sucahyo; Rani Kusuma Ningtyas
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 3 (2022): Vol. 2 No. 3 Edisi Agustus 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.244 KB) | DOI: 10.37081/jipdas.v2i3.313

Abstract

Abstract   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada tema 6 subtema 1 di kelas IV SD Negeri 100930 Sibatang Kayu Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari-maret di SD Negeri 100930 Sibatang Kayu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 100930 Sibatang Kayu Kabupaten Padang Lawas Utara dengan jumlah siswa 21 orang yang terdiri dari 11 perempuan dan 10 laki-laki. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar kelas IV SD Negeri 100930 Sibatang Kayu Kabupaten Padang Lawas Utara hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dengan diterapkannya model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) hasil belajar siswa meningkat dan termasuk kedalam kategori baik. Hal ini juga ditunjukkan adanya peningkatan tiap siklus, siklus I sebesar 47,61 % dan pada siklus II sebesar 85,71%. Dengan demikian model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema 6 subtema 1 aku dan cita-citaku pada kelas IV SD Negeri 100930 Sibatang Kayu.   Kata Kunci : Hasil Belajar, Model TGT, Cita-citaku Abstract   This study aims to describe and analyze the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) learning model to improve student learning outcomes on theme 6 sub-theme 1 in grade IV SD Negeri 100930 Sibatang Kayu, North Padang Lawas Regency. This research was conducted in January-March at SD Negeri 100930 Sibatang Kayu. This type of research is classroom action research (CAR), the subject of this research is the fourth grade students of SD Negeri 100930 Sibatang Kayu, North Padang Lawas Regency with 21 students consisting of 11 girls and 10 boys. The instruments used are observation sheets and test sheets. The results showed that the application of the Teams Games Tournament (TGT) learning model could improve the learning outcomes of fourth graders at SD Negeri 100930 Sibatang Kayu, North Padang Lawas Regency. Student learning outcomes increased from cycle I to cycle II. With the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) learning model, student learning outcomes increase and are included in the good category. It is also shown that there is an increase in each cycle, in the first cycle of 47.61% and in the second cycle of 85.71%. Thus the Teams Games Tournament (TGT) learning model can improve student learning outcomes on the theme of 6 sub-theme 1 I and my ideals in the fourth grade of SD Negeri 100930 Sibatang Kayu. Keywords: Learning Outcomes, TGT Model, My Goals
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI PERISTIWA DALAM TEKS NONFIKSI DAN FIKSI MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI NO.153064 LOPIAN 1 KABUPATEN TAPANULI TENGAH wiraswasti sinaga; Zulfadli Zulfadli; Monica Theresia; Rani Kusuma Ningtyas; Eko Sucahyo; Afdhal Ilahi
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 4 (2022): Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v2i4.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran bahasa Indonesia materi peristiwa dalam teks nonfiksi dan fiksi melalui model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) kelas V SD Negeri 200405 Padangsidimpuan. Subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri 153064 Lopian 1 Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Teknik pengumpulan data melalui lembar soal tes dan lembar observasi guru. Berdasarkan hasil pengamatan observer aktivitas belajar siswa dan guru meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus I 42,86% hasil belajar siswa dan 73% hasil observasi guru. Pada siklus II meningkat 78,57% hasil belajar siswa dan 87% hasil observasi guru. Hasil belajar siswa diukur melalui tes yang dilaksanakan pada setiap akhir siklus. Siklus I mencapai 42,86%  atau 12 orang siswa sudah mencapai KKM, 57,14% atau 16 orang siswa yang belum mencapai KKM. Siklus II meningkat menjadi 78,57% atau 22 orang siswa sudah mencapai KKM, 21,43% atau 6 orang siswa belum mencapai KKM. Peningkatan hasil belajar mencapai 35,71%. Hal tersebut dapat membuktikan bahwa dengan menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition dapat meningkatkan hasil belajar siswa pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri No. 153064 Lopian 1 Kabupaten Tapanuli Tengah.  
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT MENGGUNAKAN MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) KELAS IV DI SD NEGERI 155708 PO MANDUAMAS 2 KABUPATEN TAPANULI TENGAH Suci Rusadi Tumanggor; Melwan Ady Rezki Harahap; Sabri Sabri; Nurbaiti Nurbaiti; Eko Sucahyo; Reviva Safitri; Monica Theresia; Fadli Nasution; Rani Kusuma Ningtyas; Sartika Rati Asmara Nasution; Royhanun Siregar; Khairuddin Saleh Siregar; Nurzanna Nurzanna; Afdhal Ilahi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 2 (2023): Vol. 3 No. 2 Edisi Mei 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i2.1405

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh prestasi belajar matematika siswa yang belum mencapai KKM (65) siswa kelas IV SD Negeri 155708 PO Manduamas 2. Hal ini disebabkan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang variatif, hanya menggunakan metode ceramah sehingga minat belajar siswa menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut, diterapkan model Team Games Tournament (TGT) yang dapat meningkatkan kemampuan matematika pada operasi hitung bilangan bulat untuk siswa kelas IV SD Negeri 155708 PO Manduamas 2. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan, (1) siklus I pertemuan pertama rata-rata 57,14 (8 siswa lulus), (2) siklus I pertemuan kedua rata-rata 69,47 (11 siswa lulus) , (3) siklus II pertemuan pertama rata-rata 82,63 (tuntas 17 siswa), dan siklus kedua pertemuan kedua rata-rata 87,89 (tuntas 17 siswa). Disimpulkan bahwa penggunaan model Team Games Tournament (TGT) mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 155708 PO Manduamas 2.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI CAHAYA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 200309 PADANG SIDEMPUAN Anju Ronauli; Zulfadli Zulfadli; Monica Theresia; Rani Kusuma Ningtyas
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 03 (2023): Vol. 3 No. 3 Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i03.1438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan hasil belajar IPA materi Cahaya pada siswa kelas V SD Negeri 200309 Padang Sidempuan dengan mengimplementasikan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 200309 Padang Sidempuan yang terdiri dari 22 siswa. Teknik pengumpulan data melalui lembar soal tes, dan lembar observasi. Kemudian data hasil penelitian diolah dengan teknik analisis data yaitu implementasi model Problem Based Learning (PBL) meningkat ditandai perolehan hasil observasi siklus I 78,75% dan pada siklus II 91,25% mengalami peningkatan 12,5%, dan hasil belajar sebelum implementasi model Problem Based Learning (PBL) diperoleh nilai rata-rata 70,45% dengan pencapaian belum tuntas. Setelah dilakukan siklus I hasil belajar meningkat menjadi 75,45% dengan pencapaian cukup. Sehingga dilanjutkan siklus II dengan hasil belajar naik menjadi 87,5% dengan pencapaian tuntas. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan implementasi  model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Cahaya pada siswa kelas V SD Negeri 200309 Padang Sidempuan.   Kata kunci: Hasil Belajar, IPA, Model, Problem Based Learning (PBL)
ANALISIS KESULITAN MEMBACA (READING DIFFICULTIES) PADA SISWA SEKOLAH DASAR Eko Sucahyo; Rani Kusuma Ningtyas; Reviva Safitri; Muhammad Syahril Harahap
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca (reading difficulties) pada siswa kelas III di SDN 200208 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam fenomena kesulitan membaca yang dialami siswa. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Februari hingga 16 Maret 2026. Subjek penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa yang mengalami kesulitan membaca. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes membaca, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai bentuk kesulitan membaca, yaitu kesulitan mengenali huruf, menggabungkan suku kata, membaca secara lancar, kesalahan dalam membaca kata, serta rendahnya pemahaman terhadap isi bacaan. Faktor penyebab kesulitan membaca meliputi faktor internal seperti rendahnya minat dan motivasi membaca, serta faktor eksternal seperti kurangnya dukungan keluarga dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini menegaskan bahwa kesulitan membaca merupakan permasalahan kompleks yang memerlukan penanganan secara komprehensif melalui strategi pembelajaran yang tepat dan dukungan lingkungan yang memadai.
IMPLEMENTASI ICE BREAKING UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI DAN MINAT BELAJAR SISWA Eko Sucahyo; Rani Kusuma Ningtyas
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1607

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu sarana dalam mencerdaskan kehidupan suatu bangsa. Melalui pendidikan, seseorang khususnya siswa berkesempatan untuk memperoleh pengalaman belajar yang berguna bagi kehidupannya. persiapan yang maksimal belum tentu menghasilkan pembelajaranyang maksimal pula karena dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya adalah konsentrasi siswa yang hanya bertahan beberapa menit. Konsentrasi yaitu menyampingkan hal-hal yang tidak berkaitan untuk memusatkan pikiran terhadap suatu objek tertentu. Konsentrasi dalam proses pembelajaran sangat berperan penting sebab menunjang keberhasilan siswa dalam proses belajar. Minat adalah tendensi seseorang dalam menyukai sesuatu. Untuk memunculkan minat siswa, maka guru dapat menerapkan ice breaking baik diawal pembelajaran, di sela-sela, maupun di akhir proses pembelajaran supaya peserta didik kembali fokus dan mampu menerima pelajaran dengan baik. Ice breaking ini sendiri adalah kegiatan yang diterapkan oleh setiap orang untuk menarik fokus perhatian serta mencairkan suasana di dalam ruangan menjadi keadaan yang semula yaitu keadaan yang bersemangat (kembali kondusif). Tujuan PKM antara lain: a) Untuk membantu guru dalam memusatkan perhatian siswa agar konsentrasi dalam menerima pembelajaran. b) Untuk mengedukasi guru mengenai pentingnya menggunakan ice breaking dalam pembelajaran c) Memberikan semangat baru pada saat siswa mencapai titik jenuh menjalankan tugas belajar. d) Untuk meningkatkan minat belajar pada siswa. e) Untuk memberikan solialisasi dan edukasi tentang pentingga menggunakan ice breaking dalam proses pembelajaran. Ada beberapa manfaat melakukan aktifitas ice breaking, diantaranya adalah menghilangkan kebosanan, kejenuhan, kecemasan, dan keletihan karena bisa keluar sementara dari rutinitas pelajaran dengan melakukan aktivitas gerak bebas dan ceria.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DI DESA SIMIRIK Rani Kusuma Ningtyas; Meysa Rani; Risna Khairani; Firdiana Amalyah; Sari Putriani; Pipin Tiara Putri Madina; Robiiatul Awaliah; Telistina Nasution; Anju Debora; Yudi Tri Sahbana; Fajar Albar; Ridho Gani Muhammad Nur
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i1.2213

Abstract

Sabun merupakan salah satu bahan esensial yang digunakan untuk mencuci peralatan dapur, pakaian, perabot rumah tangga, badan, dan lain-lain. Sabun terbuat dari campuran alkali, dan trigliserida dari lemak. Sabun cuci piring merupakan salah satu kebutuhan dalam rumah tangga yang berfungsi sebagai penghilang kotoran dan lemak pada peralatan makan dan masak. Artikel ini memuat informasi dan pemaparan mengenai program kerja pembuatan sabun cuci piring. Deskripsi lengkap artikel ini meliputi penyediaan bahan, proses atau langkah-langkah pembuatan hingga hasil dan implementasi hasil kepada masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Output dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah bertambahnya kapabilitas ibu-ibu PKK di Desa Simirik dalam membuat sabun cuci piring yang bernilai ekonomis. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) agar pengetahuan dan ketrampilan masyarakat meningkat. Salah satu kegiatan tersebut dengan meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk ibu-ibu PKK di Desa Simirik, kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Pengabdian kepada masyarakat tersebut bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta meningkatkan penghasilan keluarga bagi ibu-ibu PKK di Desa Simirik. Metode yang dipakai yaitu penyuluhan dengan metode ceramah serta pelatihan dengan metode . Ibu-Ibu PKK diberi ketrampilan memproduksi sabun cuci piring dan peningkatan pengetahuan tentang kewirausahaan, manajemen, pemasaran, keuangan, yang mendukung untuk memulai bisnis. Dengan penyuluhan dan pelatihan ini ibu-ibu PKK Desa Simirik dapat membuat sabun cuci piring sebanyak 100 botol per minggu dan berminat serta termotivasi untuk mejadi pengusaha.