Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Interaksi Makroekonomi Daerah pada Kredit Konsumsi Perbankan Anggreni Rangga Palinggi; Fitriwati Djam’an
Jurnal Ekonomika dan Dinamika Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomika dan Dinamika Sosial
Publisher : Departemen Ilmu Ekonomi, UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.149 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), suku bunga rill, dan inflasi terhadap penawaran kredit konsumsi pada Bank Umum di Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), dan Bank Indonesia (BI). Adapun data yang digunakan yakni data time series tahun 2010 hingga tahun 2020 di Sulawesi Selatan. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap penawaran kredit pada bank umum di Sulawesi Selatan. Selanjutnya, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penawaran kredit pada bank umum, dimana peningkatan suku bunga akan menurunkan permintaan kredit dan sebaliknya. Kemudian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap permintaan kredit perbankan pada bank umum di Sulawesi Selatan.
Analisis Pemanfaatan Waktu Luang dalam Kegiatan Ekonomi Perempuan Menikah Pada Sektor Informal di Kota Makassar Reski Pauzan; Madris; Fitriwati Djam'an
Jurnal Ekonomika dan Dinamika Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomika dan Dinamika Sosial
Publisher : Departemen Ilmu Ekonomi, UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah, non labor income, tingkat pendidikan, jumlah anak balita dan status tempat bekerja terhadap pemanfaatan waktu luang dalam kegiatan ekonomi perempuan menikah pada sektor informal di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dan termasuk penelitian lapangan. Responden dalam penelitian ini adalah perempuan yang bekerja pada sektor informal dan berstatus telah menikah yang ada di Kota Makassar. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yang diperoleh dengan metode kuesioner dan wawancara terhadap responden. Sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel non labor income dan jumlah anak balita memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pemanfaatan waktu luang dalam kegiatan ekonomi perempuan menikah di  Kota Makassar, sedangkan variabel upah dan tingkat Pendidikan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemanfaatan waktu luang dalam kegiatan ekonomi perempuan menikah di Kota Makassar. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan alokasi jam kerja atau pemanfaatan waktu luang dalam kegiatan ekonomi yang signifikan antara tenaga kerja perempuan sudah menikah yang bekerja di rumah dan yang bekerja di luar rumah. Alokasi jam kerja perempuan yang bekerja di rumah lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga kerja perempuan yang bekerja di luar rumah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN OLAHAN CABE RAWIT PADA KELOMPOK TANI “SIPATOKKONG II”, DALAM MENINGKATKAN USAHA PRODUKTIF SECARA EKONOMI DI KELURAHAN TAKKALASI KECAMATAN BALUSU KABUPATEN BARRU: Community Empowerment through Training on Processed Cayenne Pepper Manufacture in the "Sipatokkong II" Farmer Group, in Increasing Economically Productive Businesses in Takkalasi Village, Balusu District, Barru Regency Djam`an, Fitriwati; Mangilep, Muhammad Ady Agung; Nurqamar, Insani Fitri; Samir, Salman; Nugraha, Rahmat Nurul Prima; Nurwati, Nurwati; Djaya, Subhan
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v9i2.31720

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memberdayakan masyarakat melalui pengolahan cabe rawit di Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru pada kegiatan kemitraan UNHAS (PKM- Pengabdian Masyarakat). Pengabdian ini mempunyai tiga program utama. Program pertama adalah pengolahan cabai rawit menjadi berbagai produk turunan seperti, sambal tuna, sambal teri, sambal petai, sambal daging, sambal udang dan sambal cumi. Program kedua adalah pengepakan/packaging. Pada tahap ini, masyarakat dilatih untuk mengembangkan ide, inovasi dan kreatifitas mereka untuk mendesain model packaging atau kemasan yang mempunyai desain menarik, simple, fungsional dan berkualitas. Program ketiga adalah tahap pemasaran/marketing. Pada fase ini, masyarakat dilatih melakukan dua jenis konsep pemasaran/marketing, yaitu 1. Offline marketing, dengan mempromosikan dan menjual produk olahan cabai rawit di pasar secara langsung dan 2. Online marketing, dengan memperkenalkan produk olahan cabai rawit melalui media online, seperti whatsapp, instagram, dan media online lainnya. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa ibu ibu petani cabai rawit sangat tertarik untuk mengembangkan kegiatan industri pengolahan cabai rawit dengan membentuk kelompok pengolahan cabai untuk meningkatkan pendapatan petani di Kelurahan Takkalasi. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, cabai rawit, pengolahan, pengepakan, pemasaran. ABSTRACT The purpose of this study is to empower the community through processing of cundlenut in Takkalasi Village, Balusu Sub-Districts, Barru Districts in the PKM UNHAS. This research has three main programs. The first program is processing red chili pepper into various derivative products such as tuna chili sauce, smoked fish chili sauce, petai chili sauce, meat chili sauce, squid chili sauce, shrimp chili sauce. The second program is packaging. At this stage, the community is trained to develop their ideas, innovations and creativity to design packaging models that have attractive, simple, functional and quality designs. The third program is the marketing phase. In this phase, the community is trained to do two types of marketing concepts, examples 1. Offline marketing, by promoting and selling red chili pepper products in the market directly and 2. Online marketing, by introducing products through online media, such as whatsapp, instagram, and media other online. The results of this study show that farmers are really interested in developing red chili pepper processing industry by forming a red chili pepper processing group to increase farmer income in Barru. Keywords: Community empowerment, red chili pepper, processing, packaging, marketing.
Digitalization of Marketing of Soppeng Regency's Competitive Commodities through the Development of the Makassar Vegetables Delivery (VMD) System: Digitalisasi Pemasaran Komoditas Unggulan Kabupaten Soppeng Melalui Pengembangan Sistem Vegetables Makassar Delivery (VMD) Djam'an, Nurwati; Wulandari, Sri Riski; Fitriwati; Muhammad Junaid; Ade Kusmaladi
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2894

Abstract

This digitization training of commodity trading as efforts to digitalize the marketing of competitive commodities in Soppeng Regency, South Sulawesi, with a focus on the Tampaning chili. Soppeng Regency, which relies on the agricultural sector as the main economic driver, faces challenges in marketing agricultural products, especially chili. To overcome this, The Student Community Service- Community Empowerment by Students Programme (KKN PMM) of Universitas Negeri Makassar carry out system development, socialization, training in use, and marketing through the Vegetables Makassar Delivery (VMD) system. This activity was carried out in Bulue Village, in collaboration with local farmer groups and the Food Crops, Horticulture, Plantation and Food Security Office. The methods used include system development, socialization, and training on the use of VMD applications, and product packaging and sales. The results show that the VMD system has the potential to improve added value of the commodities, to increase society income and to improve Soppeng Regency's economic conditions. Abstrak Pelatihan inimerupakan upaya digitalisasi pemasaran komoditas unggulan di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, dengan fokus pada tanaman cabai Tampaning. Kabupaten Soppeng, yang mengandalkan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi utama, menghadapi tantangan dalam pemasaran produk pertanian, khususnya cabai. Untuk mengatasi hal ini, mahasiswa KKN PMM Universitas Negeri Makassar melakukan pengembangan sistem, sosialisasi, pelatihan penggunaan, dan pemasaran melalui sistem Vegetables Makassar Delivery (VMD). Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Bulue, berkolaborasi dengan kelompok tani lokal dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan. Metode yang digunakan meliputi pengembangan system, sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi VMD, dan pengemasan dan penjualan produk. Hasil menunjukkan bahwa sistem VMD berpotensi meningkatkan nilai jual komoditas, meningkatkan pendapatan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Soppeng.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PRODUK OLAHAN CABE RAWIT SEBAGAI MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DI KELURAHAN TAKKALASI, KECAMATAN BALUSU, KABUPATEN BARRU Djam`'an, Fitriwati; Paddu, Hamid; Reviane, Indraswati Tri Abdi; Saudi, Nurdwiana Sari; Mangilep, Muh. Agung Ady; Nurqamar, Inzani Fitri; Djaya, Subhan
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i4.41471

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan petani perempuan kelompok tani "Sipatokkong II" di Desa Takkalasi, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, melalui pengembangan produk olahan cabai. Program ini menjawab beberapa tantangan yang dihadapi petani, antara lain terbatasnya diversifikasi produk, kurangnya pengemasan dan pelabelan, serta kurangnya manajemen produksi yang baik. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan komprehensif dalam mengolah cabai mentah menjadi produk bernilai tinggi seperti sambal, abon cabai, dan minyak cabai, disertai dengan pembinaan tentang branding,pengemasan, dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, program ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan berwirausaha di kalangan peserta dengan memberikan pelatihan strategi pemasaran offline dan online. Diharapkan setelah program ini selesai, petani tidak hanya dapat meningkatkan kualitas dan daya jual produknya, tetapi juga memperoleh pendapatan yang lebih tinggi dan kesejahteraan yang lebih baik melalui agribisnis yang berkelanjutan.   Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, pengolahan cabai rawit, wirausaha, diversifikasi produk. ABSTRACT This community service program aims to empower female farmers of the "Sipatokkong II" farmer group in Takkalasi Village, Balusu District, Barru Regency, through the development of processed chili products. This program addresses several challenges faced by farmers, including limited product diversification, inadequate packaging and labeling, and poor production management. The proposed solutions include comprehensive training in processing raw chilies into high-value products such as chili sauce, chili floss, and chili oil, accompanied by coaching on branding, packaging, and improving product quality. Additionally, this program aims to enhance entrepreneurial skills among participants by offering training in both offline and online marketing strategies. It is hoped that upon completion of this program, farmers will not only be able to improve the quality and marketability of their products but also achieve higher incomes and improved welfare through sustainable agribusiness. Keywords: Community empowerment, chili pepper processing, entrepreneurship, product diversification.
Peningkatan Keterampilan Kelompok Baji Pamai Melalui Pelatihan Pengolahan Mie dan Stik Rumput Laut Kasmiati, Kasmiati; Syahrul, Syahrul; Djam'an, Fitriwati
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v8i2.4935

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah produk berbasis rumput laut menyebabkan komoditi unggulan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Mitra Baji Pamai dalam penganekaragaman produk rumput laut yaitu mie dan stik sehingga diperoleh nilai tambah. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pelatihan (penyuluhan dan praktek) dan pendampingan. Penyuluhan diawali pretest dilanjutkan dengan penyampaian materi pengolahan dan pemasaran produk oleh narasumber kompeten. Praktek pembuatan kedua produk dilakukan secara bertahap dengan partisipasi aktif peserta dipandu instruktur berpengalaman. Pendampingan untuk mengevaluasi kemampuan peserta membuat dan memasarkan produk secara mandiri sekaligus menilai peningkatan keterampilan peserta. Peningkatan pengetahuan dinilai dengan posttest pada akhir kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan awal peserta mengenai pengolahan produk rumput laut tergolong rendah yaitu rata-rata 27%, meningkat sebesar 68% menjadi 95-100% setelah mengikuti pelatihan. Keterampilan membuat mie dan stik meningkat 100% dari keterampilan awal 0%. Hasil penjualan kedua produk melalui whatsapp group diperoleh nilai tambah per 1 kg rumput laut basah siap pakai sebesar Rp 105.000 dan Rp. 144.000. Kesimpulan kegiatan adalah bahwa pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota mitra dalam membuat mie dan stik serta meningkatkan nilai tambah rumput laut.