Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kajian Kerusakan Beton pada Atap Dak Rumah Tinggal Sary, Reny Kartika; Jaya, Meldo Andi
Arsir Vol 5, No 2 (2021): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v5i2.4028

Abstract

Beton adalah bagian dari elemen bangunan yang sangat penting dan saling terkait dengan komponen lainnya.  Beton sekarang bukan hanya digunakan untuk perkuatan bangunan seperti pondasi, kolom dan balok saja tapi juga sudah banyak digunakan untuk atap, yaitu atap dak beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab permasalahan kerusakan atap dak beton yang sering terjadi khususnya di Indonesia. Atap beton seharusnya dibuat dengan memenuhi persyaratan yang telah diatur oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga bisa aman dan tidak mudah rusak. Kejadian kerusakan beton khususnya atap dak beton disebabkan karena pada saat proses pembuatannya yakni pengecoran dan pemeliharaan setelah pengecoran tidak mengikuti kaedah atau persyaratan yang telah ditentukan oleh SNI. Sedangkan untuk tambahan supaya atap dak beton tidak rembes air sehingga mengakibatkan kerusakan dan kebocoran pada atap dak maka perlu ditambahkan waterproofing sheet (membrane system atau coating system), kawat ayam, screed dan sebagai lapisan terakhir bisa dilakukan pengecatan dengan menggunakan cat waterproofing. 
Pelatihan Penggunaan Mmicrosoft Office Bagi Guru SMP Al-Hamidiyah Palembang Masayu Rosyidah; Marhaini Marhaini; Reny Kartika Sary; Febi Ardianto; Yosi Apriani
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 01, Issue 02, September 2019
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol1.iss2.art3

Abstract

The teacher is a professional educator with the task of educating, teaching, guiding, directing, training, assessing, and evaluating students in early and secondary education in certain formal institutions. One of the problems faced by Al-Hamidiyah Middle School teachers is the low competency of teachers, especially in the use of computer technology devices. This is unfortunate, even though the demands on teachers' assignments are in line with the enactment of the 2013 curriculum, where teachers are required to work using applications, learning media using information technology, application-based assessment systems, computer-based national exams, and others. This obstacle occurs because there is still a lack of teacher motivation to add competence outside the main task for a variety of reasons conveyed. The approach used in this dedication activity with a persuasive-educative approach, by providing knowledge, understanding, and skills in using Microsoft Office. The method used in the form of lectures, practice, and discussion. The results of this dedication the teacher understands and is able to practice directly.
Evaluasi Taman Kelengkeng di Kota Palembang Berdasarkan Delapan Prinsip Ruang Bermain Ramah Anak Sary, Reny Kartika; Angrini, Sisca Novia; Jaya, Meldo Andi
Arsir Vol 6, No 1 (2022): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v6i1.4689

Abstract

Taman Kelengkeng merupakan salah satu taman yang di bangun oleh Pemerintah Kota Palembang. Awal dari pembangunan fasilitas umum ini merupakan sebuah taman, namun dengan semakin masif nya pembangunan seperti perumahan, kantor, gudang dan showroom di sekitar lokasi taman ini, membuat lahan untuk bermain anak menjadi semakin sempit dan bisa di katakan sudah tidak ada lagi. Hal ini membuat taman Kelengkeng menjadi alternatif bagi warga setempat sebagai tempat untuk bermain anak. Sekarang  taman tersebut “terpaksa” menambahkan fungsinya bukan hanya sebagai taman tetapi berfungsi juga sebagai tempat bemain anak dan juga menjadi tempat rekreasi keluarga. Setiap hari khususnya pada sore hari taman tersebut sangat ramai di kunjungi oleh warga sekitar lokasi, baik itu untuk membawa anak-anak bermain, berekreasi keluarga ataupun hanya duduk ngobrol dengan teman atau pasangan masing-masing. Dengan penambahan fungsi tersebut maka di perlukan evaluasi terhadap taman Kelengkeng ini, apakah sudah menjadi ruang ramah anak atau belum. Mengingat pengguna taman tersebut tujuh puluh persen lebih adalah anak-anak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi taman Kelengkeng Palembang apakah sudah memenuhi persyaratan menjadi ruang bermain ramah anak atau atau belum, sehingga dari penelitian ini akan keluar hasil atau rekomendasi perbaikan untuk taman tersebut menjadi taman yang berfungsi menjadi ruang bermain ramah anak. Adapun metode penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dimana pengamatan dilakukan langsung pada objek penelitian dengan pengambilan gambar atau dokumentasi langsung di lapangan. Pengukuran pada taman dilakukan untuk mengetahui luasan objek penelitian serta wawancara langsung dengan pengunjung taman. Metode ini dilakukan untuk mengetahui fasilitas yang tersedia pada taman Kelengkeng tersebut, jenis kegiatan dan permainan yang ada, elemen-elemen pembentuk taman, pedestrian atau trotoar yang dibuat disana dan jenis tanaman yang ada serta fasilitas penunjang lainnya.
Model Perencanaan Rumah Deret yang Meminimalkan Resiko Bocor dan Genangan Air di Perumahan Griya Teratai Palembang Sary, Reny Kartika; Angrini, Sisca Novia; Diem, Anson Ferdiant
Arsir Vol 6, No 2 (2022): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v6i2.5317

Abstract

Banyak jenis-jenis rumah yang terdapat di Indonesia salah satunya adalah rumah deret. Pembangunan rumah deret ini adalah sebagai salahsatu solusi dalam mengatasi masalah permukiman yakni kekurangan lahan yang ada dikota-kota besar. Rumah deret indentik dengan perkampungan kumuh, akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan semakin banyaknya kebutuhan akan tempat tinggal (rumah), maka model atau perencanaan rumah deret yang ada sekarang semakin modern. Namun rumah deret ini selain menjadi solusi semakin sedikitnya lahan yang tersedia ternyata juga memiliki permasalahan lainnya yang harus segera dicari jalan keluarnya. Sehingga model rumah deret ini akan tetap bisa digunakan di masa yang akan datang. Adapun permasalahan yang sering dihadapi oleh rumah deret adalah: 1. Bocor pada bagian dinding kamar mandi; 2. Kebocoran Atap; 3. Banjir pada bagian belakang rumah. Pada penelitian ini akan di bahas bagaimana mengatasi masalah yang timbul pada rumah deret yang seharusnya tidak terjadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif  kualitatif, dengan cara melakukan survei lapangan dimana peneliti langsung melakukan survei ke Komplek Perumahan Griya Teratai yang merupakan salahsatu komplek perumahan yang berbentuk rumah deret di kota Palembang
Kajian Pengembangan Desa Tradisional Menjadi Desa Wisata: Desa Pelang Kenidai, Sumsel Randy Rizal; Sisca Novia Angrini; Reny Kartika Sary
RUAS Vol. 21 No. 1 (2023): Volume 21 no 1 June-December 2023
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2023.021.01.12

Abstract

Pagar Alam City has one of the old villages that has been included in the most popular indigenous community at the Anugrah Pesona Indonesia (API) award. The village is Pelang Kenidai which still maintains its ancestral values and traditions with the existence of its traditional house known as Ghumah Baghi (Rumah Bari) which is estimated to be up to 200 years old. This issue had become a government program in increasing tourism in Pagar Alam. So that it is necessary to develop a special strategy to help bring out the tourism potential of Pelang Kenidai village. This study aims to formulate the development strategy needed to bring out the tourism potential of Pelang Kenidai Village through the 3A concept (Attractions, Amenities and Accessibility). The research method used is descriptive qualitative with data collection through field observations and literature studies. Data analysis techniques use SWOT analysis to identify the tourism potential that exists in Pelang Kenidai Village. The results of the analysis show that Pelang Kenidai Village can very well be developed into a tourism village through the implementation of a strategy that is formulated with three main aspects of social, cultural and economic as forming the structure of traditional society