Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Empirical Reassessment of Religious Tolerance in Padang City Yoan Affandi; Zulfadli Zulfadli; Mhd. Fajri
Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Vol 11, No 2 (2025): Jurnal SMaRT : Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18784/smart.v11i2.3304

Abstract

The survey results regarding the level of tolerance in Padang City are low. To increase the Tolerant City Index (IKT), there needs to be an example of the practice of religious tolerance in Padang City to be developed at all levels of local society. This research aims to find practices of religious tolerance in Padang City, with the research locus in Pondok Village. This field research uses a qualitative approach with case study methods. The focus of the study is on the experience and meaning of the practice of religious tolerance in society. Data collection techniques include interviews with a number of parties, such as religious leaders, government officials, administrators of places of worship, and residents. The research results show that the community in Pondok Village represents the practice of religious tolerance through interaction between religious believers, preservation of local culture, and community involvement in various social organizations. Three research findings: 1) Interfaith social interaction in Pondok Village occurs actively and harmoniously; 2) The community in Pondok Village carries out various activities to support the practice of tolerance between religious believers; 3) Citizenship networks are built through community networks and social encounters.
Inovasi Kebijakan dalam Meningkatkan Produksi Daging Sapi di Kabupaten Serdang Bedagai Fachira, Tengku Niken; Asrinaldi; Zulfadli
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1787

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses inovasi kebijakan "Si Akang Gembul", program penggemukan sapi di Serdang Bedagai, menggunakan kerangka analisis Jordan & Huitema serta teori difusi Rogers. Melalui pendekatan kualitatif-studi kasus dengan wawancara mendalam dan analisis dokumen, ditemukan paradoks signifikan: meskipun program ini memenangkan CNN Awards 2024, ia tidak dikenal oleh mayoritas peternak mandiri. Tiga temuan utama diidentifikasi. Pertama, inovasi ini lahir dari inisiatif seorang policy entrepreneur (Bupati) yang divalidasi melalui kompetisi eksternal sebelum diadopsi secara resmi, sebuah pola unik. Kedua, difusi inovasi gagal meluas karena terputusnya komunikasi vertikal (untuk legitimasi eksternal) dan komunikasi horizontal (untuk penyebaran akar rumput). Ketiga, keberlanjutan program terancam oleh lemahnya pelembagaan formal, ketiadaan alokasi anggaran dalam RPJMD, dan ambiguitas kepemilikan antar-dinas. Model kemitraan publik-swasta-masyarakat yang diterapkan berhasil secara teknis, namun gagal mentransformasi ekosistem peternakan secara luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesuksesan simbolik tidak menjamin difusi dan keberlanjutan, serta menekankan krusialnya strategi komunikasi grassroots dan formalisasi dalam perencanaan untuk dampak jangka panjang.