Syaharuddin Rasyid
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH VARIABEL TEMPERATUR MEDIA PENDINGIN AIR PADA PROSES QUENCHING TERHADAP NILAI KEKERASAN DAN KEKUATAN IMPAK BAJA EMS-45 Syaharuddin Rasyid; Abram Tangkemanda; Yosrihard Basongan; Arman Arman
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.087 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i2.1101

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variabel temperatur media pendingin air pada proses quenching terhadap nilai kekerasan dan kekuatan impak baja EMS-45. Metode penelitian yang digunakan adalah spesimen Baja EMS-45 dipanaskan pada suhu 850oC di dalam tungku listrik selama 4 jam. Setelah dilaku panas kemudian spesimen dicelup ke dalam air pada suhu masing-masing 0o, 5o, 10o, 15o, 20o, 25o, 30o, 40o, 50o, 60o, 70o, 80o, 90o, 100oC. Spesimen yang telah dicelup kemudian diuji kekerasan dan kekuatan impak. Data-data hasil pengujian dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa telah terjadi kenaikan nilai kekerasan pada Baja EM-45 dengan adanya variasi temperatur media pendingin. Kekerasan terbesar terjadi pada suhu 0oC sebesar 62,5 HRC dan nilai kekerasan semakin menurun dengan naiknya suhu media pendingin. Nilai kekuatan impak berbanding terbalik dengan nilai kekerasan dengan naiknya temperatur media pendingin. Nilai impak Baja EMS-45 pada suhu 0oC sebesar 250,07 N.m dan mengalami kenaikan kekuatan impak sejalan dengan naiknya suhu media pendingin.
PENGARUH JENIS ELEKTRODA DAN ARUS LAS PADA PENGELASAN HARDFACING BAJA JIS 3101 SS 400 Syaharuddin Rasyid; Tri Agus Susanto; Agung Setia Bela; M Syukur Imam
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.083 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i1.1199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis elektroda dan aruslas pada pengelasan hardfacing baja JIS 3101 SS 400. Jenis elektroda yang digunakanyaitu elektroda DIN 8555 E1-UM-350-GP, elektroda AWS Class No. A5.13 (Efe2),elektroda AWS Class No. A5.13 (Efe3) dan AWS E7018. Arus pengelasan yangdigunakan terdiri dari tiga variasi yaitu 90 Amperre, 115 Amperre dan 140 Amperre.Material dasar yang digunakan yaitu baja JIS G 3101 SS 400 dengan dimensi tebal6mm, panjang 50mm dan lebar 25mm. Pada permukaan material dasar, kemudiandilakukan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan menggunakanvariasi elektroda dan variasi arus pengelasan yang telah disebutkan di atas, setelah itudidinginkan menggunakan pendingin udara. Dari hasil pengelasan dilakukanpengujian kekerasan dengan menggunakan metode Rockwell A (HRA), beban yangdigunakan yaitu 588 N, indentor yang digunakan yaitu intan 120° dan waktupenekanan 5 detik. Dari hasil pengujian kekerasan tersebut diperoleh nilai kekerasantertinggi yaitu menggunakan elektroda AWS Class No. A5.13 (EFe3) nilainyakekerasannya yaitu 70.2 – 80.93 HRA, kemudian diikuti oleh elektroda AWS ClassNo. A5.13 (EFe2) nilainya kekerasannya yaitu 62.25 – 69.43 HRA, kemudianelektroda DIN 8555 (E1-UM-350-GP) nilainya kekerasannya yaitu 58.90 – 62.90HRA dan nilai kekerasan yang terrendah yaitu pengelasan dengan menggunakanelektroda AWS E7018 nilainya kekerasannya yaitu 51.69 – 58.99 HRA.
PENGARUH VARIASI QUENCHING BERTINGKAT PADA BAJA AISI-1045 DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PENDINGIN OLI SAE-20W DAN AIR TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO Syaharuddin Rasyid; Ahmad Ahmad; Muh Sulfikar Ramadhani; Istan Herdin
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.166 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i2.1510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi quenching bertingkat dengan menggunakan media pendingin oli dan air pada baja AISI 1045 terhadap sifat mekanik dan struktur mikro. Sifat mekanis yang dianalisa meliputi uji kekerasan, uji impak dan pengamatan struktur mikro. Metode yang digunakan yaitu diawali dengan proses Perlakuan Panas (Heat Treatment) pada temperatur 850º dengan waktu Penahanan (Holding Time) selama 4 jam. Setelah itu dilanjutkan Pendinginan Cepat (Quenching) dengan volume air dan oli yang divariasikan untuk setiap spesimen. Nilai kekerasan tertinggi didapatkan pada media pendingin air saja tanpa campuran oli sebesar 71.74 HRC atau meningkat sebesar 796.75% atau delapan kali lipat dari kekerasan raw material sedangkan kekerasan terendah dari variasi oli dan air tejadi pada variasi 50:50 (%) sebesar 46,38 HRC atau meningkat sebesar 475% atau hampir lima kali lipat. Kekuatan impak baja AISI-1045 cenderung mengalami peningkatan kekuatan pada media pendinginan air + oli diatas 10% dibandingkan raw material, ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah volume oli terhadap air sebagai media quenching, maka akan meningkatkan keuletan baja namun menurunkan kekerasan baja. Jenis variable pendinginan yang menghasilkan baja yang tangguh (keras dan ulet) adalah pada variable quenching air 80:20 (%) oli dan air 70:30 (%) oli. Namun, berdasakan pertemuan dua garis linear pada grafik perbandingan nilai kekerasan dan impak, ditemukan perbandingan variasi pendinginan yang paling optimal yakni pada variasi air 68% dan oli 32%.
Analisis Struktur Mikro Globular Dan Kekerasan Paduan Aluminium ADC12 Pada Pengecoran Semi Solid Dengan Metode Stir Casting Syaharuddin Rasyid; Abram Tangkemanda; Muh. Hasmar Hasbullah; Muh. Andra Al-Fandi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.787 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i2.2082

Abstract

This study aims to analyze the effect of the stirrer model, stirring rotation (400, 500, 600 rpm), for 20 seconds, and pouring temperature (565, 570, and 5750C) on the microstructure and mechanical properties of the aluminum alloy ADC12. The methods of research are a) preparing material aluminum alloy ADC12, b) making molds, c) casting, d) making specimens for testing, e) micro structure testing and hardness testing, f) analyzing data using Microsoft excel applications. Results of the study show that the smallest grain size occurs in casting parameters: stirrer angle 00, 600 rpm rotation, and pouring temperature 5650C with a value of 27.715 µm. The biggest shape factor occurs in casting parameters: stirrer angle 00, rotation 600 rpm, and pouring temperature 5650C with a value 0.76. The highest hardness occurs in casting parameters: stirrer angle 00, rotation 600 rpm, and pouring temperature 5650C with a value 88.0 HB.