Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Klaim Gizi Rendah Lemak pada Berbagai Jenis Keju : Literature Review Triola Chairunnisa; Naifatun Irbah; Annisa Zanjabila Irsan; Sekar Indah Tri Dewi; Putri Nahdly Purba; Lidya Octavia Sitinjak; Fauziah Ramadhani; Bahtiar Efendi; Amira Arazilla T; Aini Rahayu
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): EDISI JULI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.268 KB) | DOI: 10.24114/jgpkm.v1i1.24918

Abstract

Keju merupakan salah satu produk olahan susu yang daya simpan yang baik dan memiliki kandungan gizi yang kaya akan protein, lemak, zat gizi makro dan mikro. Meskipun keju merupakan pangan olahan dari susu sapi, namun kandungan lemaknya masih cukup tinggi. Namun, ada beberapa jenis keju yang memiliki kandungan lemak yang rendah. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengkaji berbagai keju yang memiliki klaim rendah lemak, yang kemudian dibandingkan dengan aturan klaim gizi berdasarkan PKBPOM no.13 tahun 2016 dan Nutrition and health claims CAC/GL 23-1997 oleh FAO. Studi pustaka ini mengambil berbagai sumber artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu tahun 2015–2020. Pencarian sumber artikel melalui database PubMed/Medline dan Google Scholar. Pencarian menggunakan beberapa kata kunci yaitu keju rendah lemak, keju putih, fat quality and unbranded cheese, fat replacers and cheese like product, low fat chesse, soft cheese. Diperoleh 8 artikel dari jurnal internasional dan nasional untuk dikaji. Terdapat 24 jenis keju yang bukan merupakan keju rendah lemak berdasarkan PKBPOM No. 13 Tahun 2016) dan Nutrition and Health Claims CAC/GL 23-1997 oleh FAO. Terdapat 10 jenis keju yang dapat diklaim sebagai produk keju rendah lemak berdasarkan PKBPOM No. 13 Tahun 2016 dan Nutrition and Health Claims CAC/GL 23-1997 oleh FAO. Modifikasi susu dalam pembuatan keju dengan berbagai metode dan komposisi yang berbeda mampu memberikan kandungan lemak yang berbeda. Hal ini memengaruhi sesuai atau tidak suatu produk keju diberikan klaim gizi rendah lemak
The Analisis Aktivitas Antioksidan dan Mutu pada Teh Herbal Daun Keji Beling (Strobilanthes crispus BI) Naifatun Irbah; Esi Emilia; Dina Ampera; Risti Rosmiati; Nila Reswari Haryana
JURNAL GASTRONOMI INDONESIA Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Gastronomi Indonesia
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jgi.v11i1.1064

Abstract

This study aims to determine the drying temperature of keji beling leaf herbal tea which is preferred by panelists as well as its nutritional content, pottasium and antioxidant activity content. The research design used was an experimental study using a completely randomized design (CRD) method with a single factor, the drying temperature of keji beling leaf  which was carried out with 4 treatments,  P1 = 35°C, P2 = 45°C, P3 = 55°C, and P4 = 65°C which was dried for 150 minutes each using a dehydrator. The results of the study were analyzed using the Kruskal Wallis test method with the Mann-Whitney follow-up test. Determination of the best herbal tea was chosen based on the highest average value for each parameter. Based on the research results, the chosen treatment was P3 with a drying temperature of 55°C. The nutritional content of keji beling leaf herbal tea treated with a drying temperature of 55°C is potassium (21,8 mg/100 g), water content (12%), water extract content (2,92%), ash content (14,8%), water soluble ash content (0,37%), acid insoluble ash content (0,32%), ash alkalinity (63,1 ml NaOH/100 g), crude fiber (34,6%), and polyphenols (7,67%). Antioxidant activity based on the IC50 value is 106,3570 ppm.