Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN TOTEBAG ECOPRINT PADA SISWA SD NEGERI 3 DESA DELOD PEKEN Nugroho, Hery; Krisna Ardana; Diah Rahma Maulida; Shindi Ludviana Damayanti; Onita Nur Afifah; Sela Anissa Mukarromah; Ni Putu Ayu Candradewi; Ni Nyoman Nadyah Suyadnya Dewi; Fifi Ismawatun Nurhasanah; Putu Tri Pancani
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.827

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Desa Delod Peken, Kabupaten Tabanan, menjadi perhatian serius karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif penggunaan plastik sekali pakai. Untuk mendukung implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan keterampilan peserta didik melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan tote bag ecoprint. Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain dengan memanfaatkan bahan alami seperti daun dan bunga yang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu sosialisasi mengenai bahaya plastik dan pentingnya penggunaan barang ramah lingkungan, serta pelatihan langsung pembuatan tote bag ecoprint. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep ecoprint dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam praktik pembuatan tote bag. Sebanyak 90% peserta berhasil menghasilkan tote bag ecoprint secara mandiri dengan kreativitas masing-masing. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga menumbuhkan sikap peduli dan keterampilan praktis pada peserta didik. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar dalam membentuk generasi muda yang lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Penerapan Pandangan Aliran Filsafat Esensialisme Pada Pembelajaran Matematika : Application of the Essentialism Philosophy Viewpoint in Mathematics Learning Setyaningrum, Lika; Fitriana, Laila; Nugroho, Hery
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v8i2.73821

Abstract

The preparation of a learning method is based on a clear foundation, one of which is by applying philosophy schools in education. There are seven main philosophical schools of education used in the preparation of learning methods. One of them is the philosophy of essentialism which prioritizes cultural cultivation in education and is also used in learning, especially in mathematics lessons. This study aims to describe the application of the view of the philosophy of essentialism to ethnomathematics-based mathematics learning. The researchers used a qualitative method with a literature study. Furthermore, the data collection technique is by collecting and analyzing data with bibliographic annotations. Data analysis consists of data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The findings show that the philosophy of the essentialism school directs education in cultural and discipline cultivation to students, especially in mathematics learning with ethnomathematics-based learning. The development of ethnomathematics-based learning is influenced by one of the philosophies of education, namely the philosophy of the essentialism school. Education that forms cultured human beings and the knowledge learned can be useful in daily life is the same goal of the philosophy of the school of essentialism and ethnomathematics.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA DIGITAL INTERAKTIF CANVA TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Nugroho, Hery
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 2 (2025): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i2.879

Abstract

Pendidikan adalah proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi individu, baik dalam aspek intelektual, emosional, sosial, maupun spiritual, sehingga mampu menjadi individu yang berkarakter, cerdas, dan berguna bagi masyarakat. Media digital interaktif dapat menyediakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan menyenangkan, yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi secara langsung dengan materi pelajaran (Sari & Putri, 2020). Motivasi belajar siswa juga merupakan faktor kunci dalam mencapai hasil belajar yang optimal. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di SMP Negeri 10 Denpasar, peneliti memperoleh data, bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan pada materi IPA. Hal lainnya ditemukan juga bahwa motivasi siswa dalam proses pembelajaran banyak siswa mudah putus asa saat menghadapi hambatan atau kesulitan dalam belajar, dan juga minat siswa yang rendah dan perhatian tidak penuh terhadap materi atau kegiatan pembelajaran. motivasi belajar siswa yang rendah menyebabkan hasil belajar siswa juga rendah dan masih banyak berada di bawah KKTP. Hal ini disebabkan karena guru kurang melakukan inovasi dan tidak kreatif dalam proses pembelajaran, dan cara mengajar masih dilakukan secara konvesional. Siswa kurang memahami pelajaran yang diajarkan, mengalami kesulitan belajar, kurang bersemangat, dan pasif didalam kelas, akibat dari motivasi belajar siswa yang rendah. Motivasi belajar yang rendah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa rendah pula. Terdapat beberapa cara untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa antara lain dengan menggunakan metode pembelajaran yang beragam dan menarik, seperti permainan, diskusi kelompok, atau aktivitas praktik untuk menghindari kebosanan siswa, maka dari situ peneliti disini tertarik menggunakan model pembelajaran Discovery learning memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikannya salah satu model pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Pelatihan Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbantuan Teknologi Digital pada Pembelajaran Matematika: Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Indonesia Cairo Wijaya, Ariyadi; Setyaningrum, Wahyu; Rosnawati, Raden; Caturiyati; Nugroho, Hery
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v10i1.91118

Abstract

Pembelajaran mendalam merupakan salah satu kebijakan baru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pembelajaran mendalam menekankan pada proses belajar yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan bagi murid. Untuk mencapai tujuan tersebut proses belajar meliputi aktivitas memahami, mengaplikas, dan merefleksi. Selain itu proses pembelajaran perlu didukung beberapa aspek penunjang, salah satunya adalah pemanfaatan teknologi digital. Sebagai kebijakan baru, sebagian guru masih belum sepenuhnya memahami pembelajaran mendalam apalagi bagi guru di sekolah yang berada di luar negeri, salah satunya adalah Sekolah Indonesia Cairo. Oleh karena itu, pada artikel ini dibahas tentang pelatihan mengenai apa pembelajaran mendalam dan bagaimana implementasinya bagi guru Sekolah Indonesia Cairo. Lebih lanjut lagi ditekankan pula bagaimana pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran mendalam. Hasil pelatihan menunjukkan bukan hanya animo tinggi dari peserta tetapi juga pemahaman peserta tentang pembelajaran mendalam yang semakin bagus. Kata kunci: pembelajaran matematika, pembelajaran mendalam, Sekolah Indonesia Cairo, teknologi digital
Numeracy and Growth Mindset Profiles as a Basis for Differentiated Guidance Service in Islamic Schools Setyaningrum, Wahyu; Nugroho, Hery; Sofiatun, Isna; Wijaya, Ariyadi
Islamic Guidance and Counseling Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Islamic Guidance and Counseling Journal
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/0020269700400

Abstract

Up to present, guidance and counseling (GC) services in Islamic schools tend to be homogeneous, often overlooking the diversity of students’ characteristics. This practice overlooks the effectiveness of differentiated guidance. Key factors worth considering for differentiating guidance services are numeracy skills and growth mindset (GM). In this regard, this study aims to: (1) cluster students based on their numeracy skills and GM with K-means techniques; (2) interpret the clusters’ characteristics; and (3) recommend data-driven GC service strategies. Quantitative method K-means clustering was applied to 321 grade VIII students from Islamic junior secondary schools in two provinces in Indonesia. Data from numeracy test and GM questionnaire were analyzed using the Elbow, Silhouette, Kruskal-Wallis, and Dunn post-hoc methods. The result of the study revealed three student clusters: (1) low numeracy and low GM (Double Susceptible); (2) high numeracy and moderate-to-high GM (Empowered); and (3) low numeracy but high GM (Affective Potential). Findings confirm that numeracy skills and GM do not always align, underscoring the need for integrated cognitive and affective interventions. Significant differences in numeracy skills and GM distribution were found between clusters. The different characteristics between clusters lead to diverse service strategies offered for each cluster. These strategies include a cognitive distortion journaling and belief disputes for double susceptible students; career visualization and leadership simulation for empowered students; and mathematical mindfulness and emotion regulation for affective potential students. Data-driven GC services are crucial in supporting students' academic and psychological development.