Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Alat Permainan Edukatif Balok Terhadap Kemampuan Kognitif Bidang Geometri Anak Usia Dini Yuliana Aristian
Metakognisi Vol. 3 No. 2 (2021): Metakognisi
Publisher : Metakognisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.233 KB) | DOI: 10.57121/meta.v3i2.12

Abstract

Tujuan dilaksanakan penelitian adalah pengaruh alat permainan edukatif balok terhadap kemampuan kognitif bidang geometri anak usia dini penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa kemampuan kognitif bidang geometri anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah seluruh peserta anak usia dini di TK Harapan Bunda. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini digunakan instrumen penelitian yang terdiri dalam dua jenis, yaitu tes dan nontes. Instrumen jenis tes merupakan tes pemahaman permainan edukatif balok dan instrumen non tes berupa angket kemampuan kognitif bidang geometri anak usia dini. Analisis data pemahaman menggunakan instrumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelinearan atau berpengaruh positif, serta dari hasil anlisis pengujian keberartian koefesien regresi dengan uji-t diperoleh nilai:
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN CILILITAN 1 KECAMATAN PICUNG KABUPATEN PANDEGLANG Imam Subekhi, Andri; Aristian, Yuliana; Lestari, Ayu
Metakognisi Vol 6 No 2 (2024): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v6i2.109

Abstract

Penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian Control group pretetst-posttest design, dimana melibatkan dua kelas sebagai kelas sampel dalam penelitiannya. Kelas pertama yaitu kelas V/A yang dijadikan sebagai kelas kontrol berjumlah 20 siswa dan kelas kedua yaitu kelas V/B yang dijadikan sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 23 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa menggunakan soal tes berbentuk pilihan ganda. Tes berupa Pretest dan Posttest yang diberikan sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan yang dimana kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional sedangkan kelas eksperimen menggunakan model pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Instrumen yang kedua yaitu angket respons siswa terhadap pendekatan pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) yang diberikan kepada kelas eksperimen selaku kelas sampel yang mendapatkan perlakuan pendekatan RME. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada kelas V SDN Cililitan 1 menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap hasil belajar matematika siswa. Hal ini dapat dilihat berdasarkan rata-rata dari hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan rata-rata 81,74. Sedangkan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model konvensional adalah 74,50. Berdasarkan hasil uji t diperoleh Uji kesetaraan Varians Levene sebesar 0,848  0,05 dan nilai    (2,390  2,020).
Upaya Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa melalui Pendekatan Pendidikan Otoritatif: Sebuah Penelitian Tindakan Kelas di SD Negeri Cipinang 3 Sofyan, Yayan; Wijaya, Satria; Aristian, Yuliana
Ibtida'i Vol 10 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v10i2.11720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendidikan otoritatif dalam meningkatkan kemandirian siswa kelas VI di SDN Cipinang 3, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana penerapan pendidikan otoritatif dalam meningkatkan kemandirian siswa kelas VI di SDN Cipinang 3? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman langsung para informan terhadap dampak pendidikan otoritatif. Fokus penelitian diarahkan pada satu kelas, yaitu kelas VI, dengan melibatkan 15 siswa yang dipilih secara acak sebagai partisipan, serta dua guru sebagai informan utama, termasuk kepala sekolah, wali kelas, dan beberapa orang tua siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan otoritatif—yang ditandai dengan kombinasi antara ketegasan dan kehangatan—berdampak positif terhadap peningkatan kemandirian siswa. Informan melaporkan bahwa siswa menunjukkan perkembangan dalam pengambilan keputusan, pengelolaan diri, dan inisiatif belajar. Dengan demikian, penerapan pendidikan otoritatif di SDN Cipinang 3 terbukti efektif dalam membentuk kemandirian siswa pada jenjang sekolah dasar
The Optimizing Oral Communication Skills Through the Use of the RADEC Learning Model in Basic Natural Science Concepts Courses: Optimalisasi Keterampilan Komunikasi Lisan melalui Penerapan Model Pembelajaran RADEC pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPA Iyoh Maspiroh; Nur Rohmatillah; Nandang Kusmana; Yuliana Aristian
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.205

Abstract

Abstract This research aims to determine the effect of using the RADEC learning model on the oral communication skills of elementary school teacher education students. Much research has been carried out regarding the RADEC learning model. However, most focus on learning outcomes and students' thinking abilities. So far, no research has been found regarding the influence of the RADEC learning model on students' oral communication skills and this research attempts to fill this gap. The research population consisted of 125 elementary school teacher education students. The research sample was taken by purposive sampling with a total of 25 students in the experimental class and 25 students in the control class. The research method used is quasi-experimental. The data was then analyzed using an independent t test to determine the significance of differences in students' communication skills in the control group and the treatment group. The results of this research show that there is an increase in the oral communication skills of elementary school teacher education students after using the RADEC learning model.