Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Evaluasi Hasil Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Padat di Desa Butuhan Delanggu Klaten Hartono, Hartono; Farmia, Asih; Yulianto, Gunawan
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 31 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v31i1.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku petani yang meliputi pengetahuan sikap dan perilaku dalam aplikasi pupuk organik padat pada budidaya padi di Desa Butuhan Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2023 sampai Juni 2024. Pemilihan lokasi di Desa Butuhan Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten dan populasi sampel dilakukan secara purposive, pengambilan sampel responden menggunakan purposive sampling, besarnya jumlah sampel sebanyak 30 responden yang terdiri peteni peternak yang telah mendapat pelatihan membuat pupuk organik dan demplot tahun 2021. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder sebagai data pendukung. Data yang terkumpul melalui wawancara dan observasi langsung dengan responden menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil Tingkat pengetahuan petani dalam aplikasi pupuk organik padat pada budidaya padi (Oryza sativa L.) adalah 70,5% atau sebanyak 17 orang dari 30 responden dalam kategori tahu. Sedangkan tingkat sikap petani dalam aplikasi pupuk organik yaitu mencapai 77,67% dan tingkat keterampilan petani dalam aplikasi pupuk organik padat pada budidaya tanaman padi di dalam memilih dan menggunakan alat bahan untuk membuat pupuk organik, ciri-ciri pupuk organik serta aplikasi penggunaan pupuk organik dalam kategori sangat tidak terampil yaitu mencapai 42,3% artinya sebagian besar responden sangat tidak terampil dalam menggunakan alat dan memilih bahan untuk pembuatan pupuk organik.
PENERAPAN KOMPONEN BUDIDAYA JAGUNG PADA KEMITRAAN PERBENIHAN JAGUNG (ZEA MAYS.L) DI KALURAHAN SENDANGTIRTO KAPANEWON BERBAH KABUPATEN SLEMAN Kusuma, Ghaziah Indirawati; Yekti, Ananti; Farmia, Asih
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 28 No. 1 (2021): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v28i1.61

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan komponen budidaya jagung pada yang dilakukan petani pada kemitraan perbenihan jagung. Kajian dilaksanakan di Kalurahan Sendangtirto Kapanewon Berbah. Kajian dilaksanakan pada bulan Maret Juli 2021. Metode kajian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan penentuan sampel petani menggunakan Rumus Slovin. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerapan komponen budidaya petani yang mengikuti kemitraan perbenihan jagung termasuk ke dalam kategori sedang atau menerapkan tetapi belum sesuai rekomendasi dengan rata-rata skor 73,20%. Rincian hasil capaian yaitu komponen pengolahan lahan dengan capaian skor 65,06% dan termasuk kategori sedang atau menerapkan tetapi belum sesuai rekomendasi, komponen penanaman dengan capaian skor 63,28% dan termasuk kategori sedang atau menerapkan tetapi belum sesuai rekomendasi, komponen pemupukan dengan capaian skor 79,39% dan termasuk dalam kategori tinggi atau menerapkan sesuai rekomendasi, komponen pemeliharaan dengan capaian skor 80,46% dan termasuk kategori tinggi atau menerapkan sesuai rekomendasi, komponen pemanenan dengan capaian skor 84,41% dan termasuk kategori tinggi atau menerapkan sesuai rekomendasi.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR URINE KELINCI DAN FREKUENSI PEMBERIAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays, L Saccharata) Farmia, Asih
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 27 No. 1 (2020): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v27i1.73

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki nilai strategis. Permintaan jagung manis untuk konsumsi terus meningkat, di beberapa pasar lokal permintaan jagung manis bahkan meningkat mencapai 1 hingga 1,5 ton / hari. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan produksi Jagung Manis untuk memenuhi permintaan pasar dan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk cair urine kelinci terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis (Zea mays, L Saccharata). Penelitian dilaksanakan di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang Kampus Yogyakarta dengan ketinggian 112 m dpl pada bulan September sampai Desember 2019. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan diulang sebanyak 3 kali dengan sbb berikut Faktor: Faktor pertama adalah dosis POC urine kelinci yang terdiri dari: U0 = No Urine (kontrol), U1 = Rabbit Urine (POC) (100 ml / liter), U2 = Rabbit Urine (POC) (200 ml / liter), P3 = (POC) Urine kelinci (300 ml / liter), faktor kedua adalah frekuensi pemberian POC dari urine kelinci yaitu K1: 1 kali, K2: 3 kali, K3: 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pemberian POC urine kelinci menunjukkan (1) tidak terdapat perbedaan yang nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun, (2) frekuensi pemberian POC urine kelinci 300 ml / memberikan hasil rata-rata tongkol jagung paling lama panen. Pada hari ke 72 sebesar 24,41 cm (3) frekuensi pemberian POC urine kelinci 200 ml / l dengan frekuensi pemberian 1 kali pemberian jagung manis terberat yaitu 319,68 gram.
PERAN PEREMPUAN INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN (THE ROLE OF THE INDONESIAN WOMAN IN AGRICULTURE DEVELOPMENT) Farmia, Asih
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 2 No. 1 (2006): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender is not identical with sex. We have known that the man and the woman have to separate role and responsibility as the result of culture constructional. The agriculture development which has gender refraction, actually has caused women resources and the young generation are lower than the man resources, so the woman role does not appear, yet. We can see that the man like as though big domination, on the other hand, the woman has role enough, too. It needs respond toward potency, aspiration and problems of the agribusiness subject (both of the man and the woman), so the planning, activities, evaluation and monitoring, and the report of program/ project/ empowering activies of the human resources are responsive toward both of agribusiness subject, except target exact, it has to justness, too, It is needed to increase effectivities and efficiency of development program.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Adopsi Petani Terhadap Program Kartu Tani Di Desa Gadu Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati Indrayanti, Temy; Wardoyo, Eko; Farmia, Asih
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Juli
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i1.1016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani terhadap program kartu tani di Desa Gadu Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Populasi dalam penelitian ini petani sebanyak 358 petani, dengan ukuran sampel sebesar 72 petani yang terdiri dari 16 petani dari kelompok tani Tani Ngrandu Makmur, 14 petani dari kelompok tani Tani Mulyo dan 42 petani dari kelompok tani Tani Makmur Sampang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan faktorfaktor yang mempengaruhi adopsi petani terhadap program kartu tani di Desa Gadu Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati yaitu umur, peran penyuluh pertanian dan karakteristik inovasi pertanian.
Respons Bibit Melon (Cucumis melo L.) Varietas TM Gaiya dan Manika terhadap Berbagai Media Persemaian Rahmalia, Shinta; khoiriyah , Annisa; Farmia, Asih
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 32 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v32i2.325

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) was a high-value horticultural commodity with increasing demand in both domestic and international markets. However, melon productivity in Indonesia remained unstable, partly due to low seed quality and the inappropriate selection of seedling media. The seedling stage played a crucial role in determining the success of plant growth in subsequent stages. Therefore, optimal seedling media were required to support the viability, vigor, and early growth of melon seedlings. This study aimed to determine the effects of different seedling media and melon varieties, as well as their interaction, on seed viability, vigor, and early seedling growth. The research was conducted from October 2024 to July 2025 at the Teaching Factory (TEFA) Celeban and the Seed Technology Laboratory of the Agricultural Development Polytechnic of Yogyakarta Magelang. A factorial randomized complete block design (RCBD) with four replications was used. The first factor was seedling media (soil, cocopeat, rice husk charcoal, and vermiculite), and the second was melon varieties (TM Gaiya and Manika). Data were analyzed using ANOVA, DMRT, multiple linear regression, and Pearson correlation for normally distributed data, and Kruskal–Wallis, Mann–Whitney, Generalized Linear Model (GLM), and Kendall Tau-b correlation for non-normal data. Vermiculite showed the best results and was recommended as an effective medium to enhance viability, vigor, and early seedling growth of melon.
Keunggulan Karakter Agronomi Calon Varietas Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.) JS CK 01 Zantri Nanda Anggraini; Asih Farmia; Elea Nur Aziza
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 24 No. 2 (2025): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v24i2.3398

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keunggulan karakter agronomi, mutu benih, dan mendapatkan penciri khusus dari cabai merah keriting calon varietas JS CK 01. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Oktober 2023 di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, di Laboratorium Teknologi Benih Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang pada bulan November 2023 – Maret 2024, dan di Greenhouse Tefa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang pada bulan April – Mei 2024. Metode pelaksanaan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan empat ulangan dan satu faktor yaitu varietas. Calon varietas yang diuji adalah JS CK 01, dan tiga varietas pembanding yaitu CMK Tavi, Vigor Tavi, dan Rizki Tavi. Karakter yang diamati meliputi karakter kualitatif dan kuantitatif. Untuk parameter mutu benih yang diamati adalah daya kecambah benih, kecepatan tumbuh benih, keserempakan tumbuh benih, potensi tumbuh maksimum, dan kadar air. Sedangkan untuk morfologi tumbuhan, yang diamati adalah daun, batang, akar, bunga, dan buah. Data pengamatan dianalisis menggunakan uji F (ANOVA) dan uji lanjut BNJ (Beda Nyata Jujur) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cabai merah keriting calon varietas JS CK 02 memiliki nilai produksi buah per hektar tinggi, dan memiliki penciri utama tangkai daun pendek dengan sisi daun bergelombang, bentuk buah silindris panjang dengan permukaan buah yang rata, serta mampu beradaptasi dengan baik di dataran rendah di Kabupaten Sleman DI Yogyakarta pada musim kemarau.
Karakter Agronomi Calon Varietas Mentimun (Cucumis sativus L.) Varietas JSKE092 Di Dataran Menengah Kabupaten Semarang Prasasti Lintang Wengi; Asih Farmia; Sari Megawati
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.1993

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi sehingga diperlukan varietas unggul yang adaptif dan berdaya hasil tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakter agronomi calon varietas mentimun JSKE092 dibandingkan varietas Bhakti, Sukoi, dan Ferrari. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2026–Maret 2026 di lahan CV Everfresh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang (±700 mdpl) menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan empat varietas dan empat ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap diameter batang, panjang daun, lebar daun, umur panen, diameter buah, panjang buah, bobot per buah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, dan bobot buah per hektar, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap umur berbunga dan daya simpan. Varietas JSKE092 unggul pada panjang buah (20,24 cm), jumlah buah per tanaman (13,00 buah), bobot buah per tanaman (3,89 kg), dan bobot buah per hektar (76,31 ton/ha). Produktivitas JSKE092 tercatat 11,73–36,88% lebih tinggi dibandingkan varietas Bhakti, Sukoi, dan Ferrari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JSKE092 berpotensi dikembangkan sebagai calon varietas unggul mentimun yang adaptif dan berdaya hasil tinggi pada dataran menengah Kabupaten Semarang.
RESPONS PRODUKTIVITAS DAN MUTU BENIH KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) VARIETAS JS KCP 02 TERHADAP BERBAGAI WAKTU PEMANGKASAN DAN JARAK TANAM Natasya Salsa Dilla Ulla; Asih Farmia; Elea Nur Aziza
Pro-STek Vol. 8 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi terbaik antara waktu pemangkasan cabang lateral dan pengaturan jarak tanam terhadap produksi dan kualitas benih tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.) varietas JS KCP 02. Metode yang digunakan adalah Factorial Complete Group Random Design (RAKL) dengan dua faktor yaitu jarak tanam (J0: 20 cm x 50 cm, J1: 40 cm x 50 cm, J2: 60 cm x 50 cm) dan waktu pemangkasan (P0: Unpruned, P1: 21 HST, P2: 28 HST), diulang tiga kali. Hasil analisis sidik jari menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan tidak memiliki efek nyata terhadap parameter pertumbuhan vegetatif yang meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan diameter batang, serta tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter kadar air benih. Namun, perlakuan memiliki pengaruh yang sangat nyata pada parameter produksi benih. Kombinasi jarak tanam yang longgar dengan pemangkasan, terutama perlakuan J2P2 dan J2P1, menunjukkan kinerja produksi terbaik. Selain itu, jarak tanam yang paling lemah (J2) memiliki pengaruh yang signifikan dalam menstabilkan dan memaksimalkan persentase daya perkecambahan pada benih. Secara keseluruhan, penataan jarak tanam yang lebih luas (60 cm x 50 cm) telah terbukti efektif dalam meminimalisir persaingan antar tanaman dalam memperebutkan sumber daya lingkungan sehingga memaksimalkan hasil produksi dan viabilitas benih.
Pengaruh Metode Priming pada Berbagai Umur Simpan terhadap Mutu Benih Terong Varietas Sumo Ayuni Ambarwati; Rajiman; Asih Farmia
Pro-STek Vol. 8 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode priming pada berbagai umur simpan terhadap mutu benih terong (Solanum melongena L.) varietas Sumo. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang pada tanggal 7-22 November 2025. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3×5 dengan tiga ulangan. Faktor umur simpan benih (A) terdiri dari benih baru (A0), benih edar (A1), dan benih expired 1 tahun (A2), sedangkan Faktor metode priming (B) terdiri dari kontrol (B0), hydropriming (B1), halopriming KNO₃ 2% (B2), H₂O₂ 1% (B3), dan air hangat 45°C (B4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara umur simpan benih dan metode priming pada parameter kecepatan tumbuh. Sementara itu, pada parameter daya kecambah, potensi tumbuh maksimal, indeks vigor, panjang hipokotil, panjang radikula, serta bobot segar dan bobot kering kecambah tidak terjadi interaksi yang nyata. Secara terpisah, faktor umur simpan benih (A) berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan, di mana benih edar (A1) menunjukkan hasil tertinggi, diikuti benih baru (A0), dan terendah pada benih berjangka (A2). Faktor metode priming (B) berpengaruh nyata terhadap kecepatan tumbuh, indeks vigor, dan pertumbuhan kecambah, dengan perlakuan terbaik yang ditunjukkan oleh hydropriming (B1) dan halopriming KNO₃ 2% (B2).