Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kombinasi Naa Dan Tdz Dengan Berbagai Taraf Konsentrasi Dalam Kultur In Vitro Tanaman Pisang Cavendish (Musa Acuminata C.) Wisesa , Cindekia Purba; Asih, Pitri Ratna; Farmia, Asih
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 29 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v29i1.6

Abstract

The objective of the study is to obtain best composition of Plant Growth RegulatorTDZ and NAA for 1.) shoot multiplication, 2.) root formation of cavendish banana using in vitro methods. This research was conducted at Biotechnology Laboratory of Agriculture Development Polytechnic Yogyakarta-Magelang Department of Agriculture. This research was carried out from 27th January to 20th April 2022. The experimental design was factorial design that consisted of two factors and arranged in Completely Randomized Design with five replicates. The first factor was medium containing TDZ with four levels of concentration, these are 0 ppm, 0,1 ppm, 0,2 ppm, and 0,3 ppm. The second one was medium containing NAA with four levels of concentration, these are 0 ppm, 0,4 ppm, 0,8 ppm, and 1,2 ppm. The data were analysed using analysis of variance (ANOVA) and tested for significancy using DMRT 5%. The result indicated that medium which containing TDZ 0,3 ppm and NAA 0,4 ppm have the best effect for shoot multiplication in cavendish banana comparing to other treatment. Furhermore, medium that containing NAA 1,2 ppm have the best effect for root formation in cavendish banana comparing to other treatment.
Evaluasi Hasil Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Padat di Desa Butuhan Delanggu Klaten Hartono, Hartono; Farmia, Asih; Yulianto, Gunawan
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 31 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v31i1.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku petani yang meliputi pengetahuan sikap dan perilaku dalam aplikasi pupuk organik padat pada budidaya padi di Desa Butuhan Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2023 sampai Juni 2024. Pemilihan lokasi di Desa Butuhan Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten dan populasi sampel dilakukan secara purposive, pengambilan sampel responden menggunakan purposive sampling, besarnya jumlah sampel sebanyak 30 responden yang terdiri peteni peternak yang telah mendapat pelatihan membuat pupuk organik dan demplot tahun 2021. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder sebagai data pendukung. Data yang terkumpul melalui wawancara dan observasi langsung dengan responden menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil Tingkat pengetahuan petani dalam aplikasi pupuk organik padat pada budidaya padi (Oryza sativa L.) adalah 70,5% atau sebanyak 17 orang dari 30 responden dalam kategori tahu. Sedangkan tingkat sikap petani dalam aplikasi pupuk organik yaitu mencapai 77,67% dan tingkat keterampilan petani dalam aplikasi pupuk organik padat pada budidaya tanaman padi di dalam memilih dan menggunakan alat bahan untuk membuat pupuk organik, ciri-ciri pupuk organik serta aplikasi penggunaan pupuk organik dalam kategori sangat tidak terampil yaitu mencapai 42,3% artinya sebagian besar responden sangat tidak terampil dalam menggunakan alat dan memilih bahan untuk pembuatan pupuk organik.
PENERAPAN KOMPONEN BUDIDAYA JAGUNG PADA KEMITRAAN PERBENIHAN JAGUNG (ZEA MAYS.L) DI KALURAHAN SENDANGTIRTO KAPANEWON BERBAH KABUPATEN SLEMAN Kusuma, Ghaziah Indirawati; Yekti, Ananti; Farmia, Asih
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 28 No. 1 (2021): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v28i1.61

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan komponen budidaya jagung pada yang dilakukan petani pada kemitraan perbenihan jagung. Kajian dilaksanakan di Kalurahan Sendangtirto Kapanewon Berbah. Kajian dilaksanakan pada bulan Maret Juli 2021. Metode kajian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan penentuan sampel petani menggunakan Rumus Slovin. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerapan komponen budidaya petani yang mengikuti kemitraan perbenihan jagung termasuk ke dalam kategori sedang atau menerapkan tetapi belum sesuai rekomendasi dengan rata-rata skor 73,20%. Rincian hasil capaian yaitu komponen pengolahan lahan dengan capaian skor 65,06% dan termasuk kategori sedang atau menerapkan tetapi belum sesuai rekomendasi, komponen penanaman dengan capaian skor 63,28% dan termasuk kategori sedang atau menerapkan tetapi belum sesuai rekomendasi, komponen pemupukan dengan capaian skor 79,39% dan termasuk dalam kategori tinggi atau menerapkan sesuai rekomendasi, komponen pemeliharaan dengan capaian skor 80,46% dan termasuk kategori tinggi atau menerapkan sesuai rekomendasi, komponen pemanenan dengan capaian skor 84,41% dan termasuk kategori tinggi atau menerapkan sesuai rekomendasi.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR URINE KELINCI DAN FREKUENSI PEMBERIAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays, L Saccharata) Farmia, Asih
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 27 No. 1 (2020): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v27i1.73

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki nilai strategis. Permintaan jagung manis untuk konsumsi terus meningkat, di beberapa pasar lokal permintaan jagung manis bahkan meningkat mencapai 1 hingga 1,5 ton / hari. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan produksi Jagung Manis untuk memenuhi permintaan pasar dan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk cair urine kelinci terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis (Zea mays, L Saccharata). Penelitian dilaksanakan di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang Kampus Yogyakarta dengan ketinggian 112 m dpl pada bulan September sampai Desember 2019. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan diulang sebanyak 3 kali dengan sbb berikut Faktor: Faktor pertama adalah dosis POC urine kelinci yang terdiri dari: U0 = No Urine (kontrol), U1 = Rabbit Urine (POC) (100 ml / liter), U2 = Rabbit Urine (POC) (200 ml / liter), P3 = (POC) Urine kelinci (300 ml / liter), faktor kedua adalah frekuensi pemberian POC dari urine kelinci yaitu K1: 1 kali, K2: 3 kali, K3: 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pemberian POC urine kelinci menunjukkan (1) tidak terdapat perbedaan yang nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun, (2) frekuensi pemberian POC urine kelinci 300 ml / memberikan hasil rata-rata tongkol jagung paling lama panen. Pada hari ke 72 sebesar 24,41 cm (3) frekuensi pemberian POC urine kelinci 200 ml / l dengan frekuensi pemberian 1 kali pemberian jagung manis terberat yaitu 319,68 gram.
PERAN PEREMPUAN INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN (THE ROLE OF THE INDONESIAN WOMAN IN AGRICULTURE DEVELOPMENT) Farmia, Asih
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 2 No. 1 (2006): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender is not identical with sex. We have known that the man and the woman have to separate role and responsibility as the result of culture constructional. The agriculture development which has gender refraction, actually has caused women resources and the young generation are lower than the man resources, so the woman role does not appear, yet. We can see that the man like as though big domination, on the other hand, the woman has role enough, too. It needs respond toward potency, aspiration and problems of the agribusiness subject (both of the man and the woman), so the planning, activities, evaluation and monitoring, and the report of program/ project/ empowering activies of the human resources are responsive toward both of agribusiness subject, except target exact, it has to justness, too, It is needed to increase effectivities and efficiency of development program.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Adopsi Petani Terhadap Program Kartu Tani Di Desa Gadu Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati Indrayanti, Temy; Wardoyo, Eko; Farmia, Asih
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Juli
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i1.1016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani terhadap program kartu tani di Desa Gadu Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Populasi dalam penelitian ini petani sebanyak 358 petani, dengan ukuran sampel sebesar 72 petani yang terdiri dari 16 petani dari kelompok tani Tani Ngrandu Makmur, 14 petani dari kelompok tani Tani Mulyo dan 42 petani dari kelompok tani Tani Makmur Sampang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan faktorfaktor yang mempengaruhi adopsi petani terhadap program kartu tani di Desa Gadu Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati yaitu umur, peran penyuluh pertanian dan karakteristik inovasi pertanian.
Respons Bibit Melon (Cucumis melo L.) Varietas TM Gaiya dan Manika terhadap Berbagai Media Persemaian Rahmalia, Shinta; khoiriyah , Annisa; Farmia, Asih
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 32 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v32i2.325

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) was a high-value horticultural commodity with increasing demand in both domestic and international markets. However, melon productivity in Indonesia remained unstable, partly due to low seed quality and the inappropriate selection of seedling media. The seedling stage played a crucial role in determining the success of plant growth in subsequent stages. Therefore, optimal seedling media were required to support the viability, vigor, and early growth of melon seedlings. This study aimed to determine the effects of different seedling media and melon varieties, as well as their interaction, on seed viability, vigor, and early seedling growth. The research was conducted from October 2024 to July 2025 at the Teaching Factory (TEFA) Celeban and the Seed Technology Laboratory of the Agricultural Development Polytechnic of Yogyakarta Magelang. A factorial randomized complete block design (RCBD) with four replications was used. The first factor was seedling media (soil, cocopeat, rice husk charcoal, and vermiculite), and the second was melon varieties (TM Gaiya and Manika). Data were analyzed using ANOVA, DMRT, multiple linear regression, and Pearson correlation for normally distributed data, and Kruskal–Wallis, Mann–Whitney, Generalized Linear Model (GLM), and Kendall Tau-b correlation for non-normal data. Vermiculite showed the best results and was recommended as an effective medium to enhance viability, vigor, and early seedling growth of melon.