Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Strategi Komunikasi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Selatan dalam Mensosialisasikan Migrasi Analog ke Digital di Sumatera Selatan Molimona, Sania; Yenrizal, Yenrizal; Pebriana, Rina
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Selatan dalam mensosialisasikan kebijakan migrasi siaran televisi dari sistem analog ke digital. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran KPID dalam memastikan masyarakat memperoleh pemahaman yang memadai terkait urgensi migrasi siaran, sekaligus menghadapi tantangan rendahnya literasi media dan keterbatasan akses informasi di sebagian wilayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Analisis dilakukan dengan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pelaksanaan strategi komunikasi KPID Sumsel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPID memanfaatkan berbagai media, baik tatap muka maupun digital, serta membangun kolaborasi dengan lembaga penyiaran dan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan sosialisasi. Namun, keterbatasan sumber daya, rendahnya minat masyarakat, serta kesenjangan teknologi masih menjadi hambatan signifikan. Kesimpulannya, strategi komunikasi KPID Sumsel berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai migrasi siaran TV digital, meskipun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang perlu diatasi secara berkelanjutan.
Implementasi Nilai Transparansi dan Akuntabilitas pada Pelayanan Humas Polda Sumsel Rasyidin, Syakirah Annisa Fayyasa; Muhaimin, Ahmad; Pebriana, Rina
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2025): EduTIK : April 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i2.11657

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji implementasi nilai transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan humas di Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Fokus utama penelitian adalah bagaimana Humas Polda Sumsel menerapkan prinsip pelayanan prima yang berorientasi pada keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban kepada publik guna meningkatkan kredibilitas institusi kepolisian. Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan perwakilan dari empat unit di Humas Polda Sumsel, yaitu Subbag Renmin, Subbid Penmas, Subbid PID, dan Subbid Multimedia, serta observasi langsung dan dokumentasi kegiatan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Polda Sumsel mengimplementasikan pelayanan prima melalui komunikasi dua arah yang efektif dengan masyarakat dan mitra kerja, baik secara langsung melalui pertemuan tatap muka dan program “Jumat Curhat”, maupun tidak langsung melalui siaran pers bersama media. Pelayanan ini menekankan prinsip transparansi dengan penyampaian informasi yang akurat dan tepat waktu, serta akuntabilitas melalui tindak lanjut terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat. Implementasi nilai-nilai tersebut berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik dan citra positif Polda Sumsel. Penelitian ini menggunakan teori excellence in public relations dari Grunig & Hunt (1984) sebagai landasan analisis, khususnya dimensi tanggung jawab sosial dan keterbukaan dalam praktik kehumasan. Dengan demikian, Humas Polda Sumsel berhasil menjalankan fungsi strategisnya dalam membangun hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat melalui pelayanan yang transparan dan akuntabel. ABSTRACT  This research examines the implementation of transparency and accountability values in public relations services at Polda South Sumatera (South Sumatera). The main focus of the research is how the public relations unit of Polda South Sumatera implements the principles of excellent service oriented towards information disclosure and accountability to the public in order to enhance the credibility of the police institution. The method used was in-depth interviews with representatives from four units in Polda South Sumatera's public relations, namely Subbag Renmin, Subbid Penmas, Subbid PID, and Subbid Multimedia, as well as direct observation and documentation of service activities. The results show that the public relations unit of Polda South Sumatera implements excellent service through effective two-way communication with the public and partners, both directly through face-to-face meetings and the “Jumat Curhat” program, and indirectly through press releases with the media. This service emphasizes the principles of transparency through the delivery of accurate and timely information, and accountability through follow-up to public aspirations and complaints. The implementation of these values has contributed to increased public trust and a positive image of Polda South Sumatera. This study uses Grunig & Hunt's (1984) theory of excellence in public relations as the basis for analysis, particularly the dimensions of social responsibility and openness in public relations practices. Thus, the public relations of Polda South Sumatera has successfully carried out its strategic function in building harmonious relations between the police and the community through transparent and accountable services.
Strategi Komunikasi Humas PT. Pertamina EP Pendopo Field dalam Melaksanakan Program CSR Faulensia, Angelina; Yenrizal, Yenrizal; Pebriana, Rina
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi yang efektif antara perusahaan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam keberhasilan program CSR, khususnya dalam upaya mendorong keberlanjutan dan pemberdayaan lokal. Kurangnya keterlibatan masyarakat dalam proses komunikasi seringkali menyebabkan program CSR tidak tepat sasaran dan minim dampak jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh bagian humas PT. Pertamina EP Pendopo Field dalam melaksanakan program CSR Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode yang bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis strategi komunikasi berdasarkan lima prinsip teori dialogis Kent & Taylor, lima prinsip utama: mutuality, propinquity, empathy, risk, dan commitment. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak Humas perusahaan dan masyarakat penerima manfaat program CSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi humas PT. Pertamina EP Pendopo Field telah mencerminkan penerapan prinsip-prinsip dialogis secara optimal. Mutuality terlihat dalam bentuk kerja sama dan kemitraan sejajar antara perusahaan dan masyarakat. Propinquity diwujudkan melalui komunikasi terbuka dalam pertemuan-pertemuan partisipatif. Empathy tercermin dari perhatian perusahaan terhadap kebutuhan dan kondisi petani. Prinsip risk terlihat dari kesediaan menerima masukan dan tantangan selama proses pelaksanaan. Sedangkan commitment tampak dalam pendampingan berkelanjutan dan konsistensi komunikasi. Program ini tidak hanya memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat, tetapi juga berkontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan petani lokal secara berkelanjutan.
Framing Media terhadap Kasus Penarikan Indomie di Taiwan dan Dampaknya pada Citra PT Indofood Kamila, Annisa; Pranata, Rian; Pebriana, Rina
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 13 No. 2 (2025): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v13i2.7979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing media terhadap kasus penarikan Indomie di Taiwan memengaruhi persepsi publik dan membentuk citra perusahaan PT Indofood. Rumusan masalah penelitian mencakup: bagaimana media nasional dan internasional membingkai isu penarikan Indomie, bagaimana framing tersebut berdampak pada citra perusahaan, serta bagaimana klarifikasi melalui media tradisional dan media sosial membantu memulihkan reputasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi, yang mengkaji artikel berita daring, pernyataan resmi, serta respons publik atas isu tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan awal lebih menonjolkan isu keamanan pangan sehingga memunculkan sentimen negatif sementara. Namun, klarifikasi dari PT Indofood dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil membentuk narasi penyeimbang yang meredam dampak reputasi. Media sosial turut berperan mempercepat penyebaran informasi klarifikasi dan memperkuat dukungan publik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun terdapat pemberitaan negatif, citra Indofood tetap stabil berkat kepercayaan merek jangka panjang dan strategi komunikasi krisis yang efektif.Kata kunci: framing media, keamanan pangan, citra perusahaan, komunikasi krisis, Indofood
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI SCARLETT WHITENING DALAM MEMBANGUN BRAND LOVE MELALUI INTERAKSI AUDIENS DI TIKTOK @SCARLETT_WHITENING Hidayat, Muhammad Hafiz; Cintya, Cindy; Pebriana, Rina
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 13 No. 1 (2025): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v13i1.8014

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi Scarlett Whitening dalam membangun brand love melalui konten dan interaksi audiens di TikTok @scarlett_whitening. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi konten, analisis interaksi pengguna, serta wawancara informal dengan audiens yang aktif mengikuti akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok Scarlett mampu memenuhi kebutuhan pengguna berdasarkan Teori Uses and Gratifications, seperti kebutuhan informasi, hiburan, identitas diri, dan interaksi sosial. Pemenuhan kebutuhan tersebut menciptakan pengalaman positif yang memperkuat kedekatan emosional dengan merek. Strategi yang digunakan meliputi pemanfaatan influencer, kolaborasi selebritas, konten visual menarik, serta user-generated content yang meningkatkan kepercayaan. Interaksi dua arah seperti komentar dan video reply turut memperkuat rasa terhubung dengan brand, Secara keseluruhan, TikTok terbukti menjadi media efektif bagi Scarlett Whitening dalam membangun brand love dan loyalitas konsumen
Inovasi Komunikasi Pemasaran Indosat untuk Menarik Minat Generasi Z di Era Digital Kurniati; Pebriana, Rina
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 1 (2025): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i1.353

Abstract

This study aims to analyze the marketing communication strategies implemented by Indosat Ooredoo Hutchison in reaching Generation Z in the era of digitalization. Gen Z, as a consumer group that grew up in a digital technology environment, has different characteristics in receiving marketing information, thus requiring companies to develop creative, interactive, and digital-based communication approaches. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques in the form of participatory observation, in-depth interviews, and documentation during an internship at Indosat. The results show that Indosat utilizes various digital channels such as social media, creative content-based campaigns, and collaborations with influencers to create marketing communications that are relevant to Gen Z's lifestyle. In addition, the strategy of strengthening brand identity through authentic messages that are in line with the values of the younger generation is an important aspect in increasing customer engagement and loyalty. Thus, Indosat's marketing communication strategy can be categorized as effective in building long-term relationships with Gen Z, especially through the use of digital media that is adaptive and responsive to changes in consumer behavior.
KEARIFAN LOKAL DALAM STRATEGI KREATIF RADIO MELALUI PENGGABUNGAN KONSEP TRADISIONAL DAN MODERN PADA PROGRAM ACARA (STUDI PADA SRIWIJAYA RADIO PALEMBANG) Listiawan, David Duwi; Ginting, Eraskaita; Pebriana, Rina
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.8045

Abstract

Strategi kreatif dalam media menjadi kunci untuk mempertahankan eksistensi dan daya saing di era digital, termasuk stasiun radio. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kearifan lokal dalam strategi kreatif program acara Pindang Patin di Sriwijaya Radio Palembang dengan menggabungkan konsep tradisional dan modern. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif  melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal menjadi pondasi strategi kreatif Sriwijaya Radio, tercermin melalui penggunaan bahasa daerah, istilah khas, humor lokal, filosofi program, dan konten yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga membangun interaksi emosional dan meningkatkan loyalitas pendengar. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan teori Niche dalam Ekologi Media oleh Dimmick, J.W  menegaskan bahwa kearifan lokal berfungsi sebagai cara media menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya,  budaya yang memperkuat diferensiasi program dan posisi kompetitif stasiun radio. Dengan menggunakan aspek Capital sebagai struktur permodalan dengan berbasis media teknologi digital seperti Coll Edit Pro, media sosial, streaming, dan podcast. Integrasi konsep tradisional dan modern dilakukan melalui program acara Pindang Patin, perpaduan musik tradisional, feature budaya, cerita rakyat, sapaan lokal, diacukan pada Types of Content yang dirujukkan sebagai program acara dan sebagai jenis isi media atau informasinya. Sehingga program tetap autentik, relevan di era digital, sesuai dengan Types of Audiens sebagai jenis sasaran dan target khalayak yang mendukung keberlanjutan ekonomi Sriwijaya Radio.
POLA KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM MENARIK MINAT MASYARAKAT UNTUK BERZAKAT DI IZI SUMSEL Naela, Nur; Yusalia, Henny; Pebriana, Rina
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.8036

Abstract

Meskipun potensi zakat di Indonesia besar, tingkat kepatuhan masyarakat, termasuk di Sumatera Selatan, masih rendah karena banyak yang menyalurkan zakat secara langsung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi persuasif yang diterapkan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Selatan untuk meningkatkan partisipasi muzakki. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam dengan lima informan kunci, dan dokumentasi kegiatan IZI, dianalisis dengan model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan). Adapaun teori yang digunakan adalah Teori Kemungkinan Elaborasi (ELM). Hasil menunjukkan pola komunikasi IZI mengintegrasikan jalur pusat dan periferal menurut Teori Kemungkinan Elaborasi (ELM). Jalur pusat ditunjukkan melalui penyajian informasi regulasi, perhitungan zakat, dan transparansi laporan program, sedangkan jalur periferal diwujudkan melalui konten visual, narasi emosional, dan interaksi tatap muka yang menekankan kedekatan sosial dan nilai kemanusiaan. Kolaborasi internal dan dukungan eksternal, termasuk tokoh agama, relawan, dan mitra komunitas, memperkuat legitimasi dan jangkauan pesan. Pendekatan ini memengaruhi perubahan sikap masyarakat, terlihat dari peningkatan interaksi, konsultasi, dan keputusan menjadi donatur tetap, menegaskan bahwa kombinasi strategi rasional dan emosional, didukung transparansi dan bukti dampak program, efektif dalam meningkatkan minat berzakat melalui lembaga resmi
ANALISIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PIMPINAN DAN KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA DI KOPERASI KARYAWAN BANK MANDIRI PALEMBANG A. RIVAI Rachman, Aulia; Yenrizal, Yenrizal; Pebriana, Rina
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7538

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana peran komunikasi interpersonal antara pimpinan dan karyawan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kinerja di Koperasi Karyawan Bank Mandiri Palembang A. Rivai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam serta observasi langsung terhadap aktivitas kerja. Hasil temuan menunjukkan bahwa bentuk komunikasi yang terjalin, baik secara tatap muka maupun melalui media digital, memiliki peranan signifikan dalam memperjelas maksud pesan, meminimalisasi terjadinya kesalahpahaman, serta memperkuat hubungan kerja antara pimpinan dan karyawan. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa komunikasi yang dijalankan secara terbuka, jelas, dan berkesinambungan mampu mendorong motivasi kerja, menumbuhkan rasa saling percaya, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis. Kondisi tersebut berimplikasi positif pada efektivitas kinerja organisasi secara keseluruhan. Dengan demikian, komunikasi interpersonal tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertukaran informasi, tetapi juga menjadi faktor utama dalam membangun kerjasama dan produktivitas organisasi koperasi. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Pimpinan, Karyawan, Kinerja, Koperasi. 
STRATEGI KONVERGENSI MEDIA PADA PLATFORM DIGITAL WEBSITE DALAM PALEMBANG EKSPRES Agustian, Mochamad.Alif Iqbal; Saputra, Sepriadi; Pebriana, Rina
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi konvergensi media yang diterapkan oleh Palembang Ekspres melalui dua platform digitalnya, yaitu Palpres.disway.id dan Palpres.bacakoran.co, dalam upaya mempertahankan eksistensi di era digital. Penelitian ini menggunakan teori konvergensi media Henry Jenkins yang mencakup lima asumsi utama: konvergensi sebagai proses berkelanjutan, pergeseran paradigma, budaya partisipatif, pengaburan batasan, serta peningkatan akses dan keterlibatan audiens. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima narasumber yang terdiri dari jajaran manajemen, redaksi, dan bagian IT Palembang Ekspres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Palembang Ekspres menjalankan strategi konvergensi dengan melakukan transformasi dari media cetak ke digital secara bertahap, mengoptimalkan platform website dan media sosial untuk memperluas jangkauan audiens, serta menciptakan ruang interaksi melalui budaya partisipatif. Strategi lain mencakup penyesuaian algoritma digital, kolaborasi lintas platform, serta penggabungan konten cetak dan daring untuk mengaburkan batas media. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi meliputi adaptasi gaya jurnalistik cetak ke digital, perubahan perilaku pembaca, serta menjaga kualitas dan kredibilitas berita di tengah arus informasi yang masif. Secara keseluruhan, strategi konvergensi media yang dilakukan Palembang Ekspres menunjukkan upaya berkelanjutan dalam menghadapi disrupsi digital dengan menekankan inovasi, kolaborasi, dan penguatan kepercayaan audiens.