p-Index From 2021 - 2026
6.283
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis I-Finance Journal Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari\'ah Perisai : Islamic Banking and Finance Journal Economica: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Riset Keuangan dan Akuntansi (JRKA) Shirkah: Journal of Economics and Business TSAQAFAH Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Journal of Enterprise and Development (JED) MALIA: Journal of Islamic Banking and Finance Jurnal Ilmu Perbankan dan Keuangan Syariah Ulumuna Etihad: Journal of Islamic Banking and Finance El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Akuntansi'45 Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Perbankan Syariah Darussalam (JPSDa) AT-TIJARAH: Journal Islamic Banking and Finance Research Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah INASJIF Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Ziswaf Asfa Journal Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics (JDEDTE) Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital Journal of Finance and Islamic Banking Jurnal Perbankan Syariah Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Al-bank: Journal of Islamic Banking and Finance Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah JPS (Jurnal Perbankan Syariah) International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics (JDEDTE)

PENGARUH STATUS SOSIAL-EKONOMI TERHADAP ORIENTASI PEMILIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2005 (Studi di Kecamatan Boyolali) Wahyuning Satriasih; Budi Sukardi
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i3.2529

Abstract

ABSTRAK Dalam pelaksanaan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pemilihan Kepala Daerah Langsung menjadi suatu hal penting dalam memilih seorang pemimpin di daerah untuk membentuk suatu pemerintahan daerahyang stabil dan teratur. Mulai tahun 2005 dimulailah Pemilihan Kepala Daerah Langsung dengan mengacu pada sumber perundang-undangan yaitu UU No.32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah dan PP RI No. 6 tahun 2005 Tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Orientasi Pemilih masyarakat Kecamatan Boyolali merupakan hal yang layak diperhatikan dalam hubungannya dengan Pemilihan Kepala Daerah Langsung yang diselenggarakan di Kabupaten Boyolali pada tanggal 27 Juni 2005 yang lalu. Dalam suatu masyarakat terdapat kedudukan-kedudukan sosial yang dinamakan dengan status sosial-ekonomi. Sehingga dalam penelitian ini dibahaspermasalahan pengaruh status sosial-ekonomi dan orientasi pemilih dan seberapa besar pengaruh status sosial-ekonomi terhadap orientasi pemilih.Hipotesa dari penelitian ini adalah ada pengaruh antara status sosial-ekonomi terhadap orientasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Langsung di Kabupaten Boyolali. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan sampel 96 pemilih di Kecamatan Boyolali. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan penarikan sampel dengan menggunakan rumus Frank Lynch. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Alat yang digunakan adalah regresi sederhana. Sedangkan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji (t-test) dan Koefisien Determinasi. Kata kunci yang digunakan adalah status sosial-ekonomi, orientasi pemilih, dan Pemilihan Kepala Daerah Langsung. Kesimpulan yang dapat diperoleh yaitu terdapat hubungan yang signifikan dan pengaruh positif status sosial-ekonomi terhadap orientasi pemilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi pemilih masyarakat Kecamatan Boyolali dalam Pemilihan Kepala Daerah Langsung kurang tinggi karena status sosial-ekonomi masyarakat Kecamatan Boyolali masih rendah. Hubungan status sosial-ekonomi terhadap orientasi pemilih sebesar 0,269 dan pengaruh yang ditimbulkan dari status sosial-ekonomi terhadap orientasi pemilih sebesar 7,2 persen, sehingga dapat dikatakan bahwa status sosial ekonomi bukan faktor yang dominan dalam memepnegaruhi orientasi pemilih. Orientasi Pemilih Kecamatan Boyolali memiliki kecenderungan orientasi structural, orientasi religi, orientasi material dan finansial. Saran yang diajukan kepada Masyarakat Boyolali adalah agar menilai kepemimpinan seseorang terutama dalam menilai para calon Kepala Daerah secara rasional, dengan didasarkan pada visi dan misi calon Kepala Daerah serta program kerja yang mereka sampaikan.