Warananingtyas Palupi
PG PAUD FKIP UNS

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

SONG AND MOVEMENT AS MEDIA OF EARLY CHILDHOOD LANGUAGE DEVELOPMENT Warananingtyas Palupi; Ruli Hafidah; Karsono Karsono
Early Childhood Education and Development Journal Vol 1, No 1 (2019): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.729 KB) | DOI: 10.20961/ecedj.v1i1.33020

Abstract

The early childhood learning should cover many aspects of development, ranging from religious and moral values, social, emotional, cognitive, physical motor, linguistic and artistic. Song and Movement are still identified with motion. Early childhood learning is synonymous with singing, clapping and playing while active. Motion and song activities are very tightly attached and can not be separated, especially in providing learning to young children. Motion and song learning is an activity in playing while learning and learning through playing, so activities performed through motion/movement and song are expected to please the child as well as touch the development of language, sensitivity to the rhythm of music, motor development, confidence, and the courage to take risks. Through motion or movement and song, children learn to develop their linguistic ability, it is through listening song dan music rhythm, children develop their receptive ability in language. And children’ expressive ability in language is developed while children sing the song. Therefore, it is necessary for an activity that can train early childhood educators in giving stimulation to children through motion and song.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI KEGIATAN BERMAIN PICTORIAL ACCOUNTING BOWLING BALL Donna Putri Setyaningsih; Warananingtyas Palupi; Jumiatmoko Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102469

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil studi mengenai peningkatan kemampuan berhitung permulaan pada anak kelompok B melalui kegiatan bermain pictorial accounting bowling ball. Tujuan diselenggarakannya penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan mengenai cara meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak melalui kegiatan bermain pictorial accounting bowling ball. Subjek penelitian ini yakni anak kelompok B TK Al-Islam 4 Surakarta sejumlah 17 anak. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yakni penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemis MC Targgart. Penelitian ini dilaksanakan melalui 2 siklus dimana setiap siklusnya terdiri dari 3 tindakan. Hasil penelitian ini berupa aktivitas dari siklus I dan siklus II menunjukan aktivitas anak dalam kemampuan berhitung permulaannya yang terus meningkat melalui kegiatan bermain pictorial accounting bowling ball. Hasil analisis data kualitatif yang telah diperoleh kemudian diolah menjadi data kuantitatif untuk menunjukkan peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak. Pencapaian penilaian pada anak setiap siklusnya yakni pada pratindakan terdapat 6 anak tuntas (35,5%) dan 11 anak (64,7%) anak belum tuntas. Siklus I terdapat 7 anak (41,2%) tuntas dan 10 anak (58,8%) belum tuntas sedangkan pada siklus II 14 anak (82,4%) tuntas dan 3 anak (17,6%) belum tuntas. Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berhitung permulaan pada anak melalui kegiatan bermain pictorial accounting bowling ball.
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN ANAK DINI Dyah Kesuma Ratri; Siti Wahyuningsih; Warananingtyas Palupi
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102365

Abstract

Kemandirian anak usia dini bukan dibawa sejak lahir melainkan dibentuk, diantara banyak faktor yang berpengaruh pola asuh yang diterapkan orang tua menjadi salah satunya. Tingkat kemandirian anak dipengaruhi oleh pola asuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis orang tua dengan kemandirian anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei hingga Juni 2022 dengan 76 sampel anak dan guru kelompok B di Gugus Dewi Sartika, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada orang tua dan guru kelas. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Uji prasyarat dan uji hipotesis merupakan dua komponen teknik analisis data. Uji prasyarat terdiri dari uji normalitas dan uji linieritas. Uji hipotesis menggunakan pengujian Spearman Rank Corelation. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh demokratis orang tua berpengaruh terhadap kemandirian anak. Hasil uji hipotesis Spearman Rank Corelation sebesar 0,043 < 0,05, artinya hipotesis diterima yaitu adanya hubungan antara pola asuh demokratis orang tua dengan kemandirian anak usia 5-6 tahun di Gugus Dewi Sartika, Kebumen.
PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR SIMBOLIK ANAK USIA DINI Satriastuti Salsabella; Warananingtyas Palupi; Vera Sholeha
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik anak usia 4-5 tahun di TK Al- Amaanah 1 Jaten. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan McTaggart, memiliki tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini telah dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan 3 pertemuan pada setiap siklusnya. Subyek penelitian ini anak usia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi foto. Uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terjadi peningkatan perkembangan kemampuan berpikir simbolik anak melalui penerapan model experiential learning pada setiap siklusnya. Hal tersebut dapat dibuktikan pada pra tindakan mencapai 53,33%, siklus I mencapai 73,33%, dan siklus II mencapai 86,67%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan model experiential learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir simbolik anak usia 4-5 tahun.
EFEKTIVITAS KEGIATAN KIRIGAMI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Isma Nabela Rizkiyah; Warananingtyas Palupi; Upik Elok Endang Rasmani
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102291

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah guna mengetahui efektivitas dari kegiatan kirigami pada motorik halus anak 5-6 tahun. Jenis penelitian memakai jenis kuantitatif dengan desain quasi experimental design dengan tipe non equivalent control group design. Sampel gunakan di penelitian ada 46 anak yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kontrol. Sedangkan pengujian hipotesis memakai uji Independent Sample T-Test. Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa motorik halus anak di usia 5-6 tahun TK Al-Furqoon untuk kelompok eksperimen hasilnya lebih tinggi jika dibandingkan kelompok kontrolnya. Kelompok eksperimen mendapatkan rata-rata 8,14, untuk kelompok kontrol reratanya adalah 7,47. Hasil uji Independent Sample T-Test posttest sebagai uji hipotesis di kelompok eksperimen dan kontrol nilai t-hitungnya yaitu -2,920 dan lebih tinggi dari nilai t-tabel 2,015. sehingga hasilnya yang signifikan. Dapat dikatakan bahwa terdapat efektivitas pengaruh kegiatan kirigami terhadap kemampuan motorik halus di TK Al-Furqoon untuk anak 5-6 tahun.
IDENTIFIKASI KEMANDIRIAN FISIK ANAK USIA DINI PASCA PEMBELAJARAN DARING Aisyah Nur Hidayah; Warananingtyas Palupi; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian fisik pada anak usia 5-6 tahun pasca pembelajaran daring. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Responden yang dipilih yaitu dua guru kelas dan empat wali murid. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini bersifat interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemandirian fisik anak usia 5-6 tahun di TK 02 Nglegok Kecamatan Tawangmangu masih kurang optimal dalam lima indikator dari enam indikator yang telah ditetapkan dan diadaptasi dari para ahli. Indikator yang kurang optimal pencapaiannya yaitu makan dan minum, melepas dan memakai sepatu, melepas dan mengancingkan baju, merapikan pakaian serta mandi dan ke toilet. Sedangkan indikator yang sudah tercapai secara optimal adalah mengaitkan resleting.
HUBUNGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN KINERJA GURU PAUD Emmi Estikhomah; Anayanti Rahmawati; Warananingtyas Palupi
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102367

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengtahui hubungan kesejahteraan psikologis dengan kinerja guru, yang menjadi latar belakang pada penelitian ini yaitu terdapat berbagai kendala yang timbul pada masa pandemi ini, kendala ini meliputi tuntutan kepada guru untuk lebih kreatif dalam memilih dan menyediakan kegiatan pembelajaran secara daring serta keterbatasan sarana dan prasarana yang mengakibatkan pembelajaran kurang maksimal. Adanya kendala ini namun guru masih tetap semangat dalam menjalani pekerjaannya, hal ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh guru pendidikan anak usia dini di Kecamatan Tanon. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik sampling jenuh sehingga semua anggota populasi berjumlah 54 guru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Teknik pengunpulan data yang digunakan yaitu melalui kuesioner. Berdasarkan analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001<0,05 yang memiliki arti terdapat hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan kinerja guru. Penelitian ini menunjukkan nilai uji korelasi sebesar 0,433. Nilai positif pada hasil uji ini berarti hubungan antar variabel searah. Apabila kesejahteraan psikologis tinggi maka kinerja guru akan tinggi dan apabila kesejahteraan psikologis remdah maka kinerja guru juga akan rendah.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS TPACK TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK USIA DINI Adinda Rohadati Aisy; Warananingtyas Palupi; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis TPACK terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Al-Islam 4 Surakarta. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental design tipe non equivalent control group design. Penelitian ini dilakukan di TK Al-Islam 4 Surakarta dengan 14 anak sebagai kelompok eskperimen dan 14 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Uji validitas menggunakan validitas isi. Uji reliabilitas menggunakan alpha cronbach’s. Uji normalitas menggunakan teknik analisis shapiro wilk, sedangkan uji homogenitas menggunakan teknik analisis levene statistics. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelompok eksperimen 3,600 dan kelompok kontrol 3,093 dengan nilai signifikasi 0,000. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol, yang artinya pembelajaran berbasis TPACK berpengaruh terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun. Hal tersebut terlihat ketika anak mengungkapkan ide, pendapat, atau perasaan saat diminta untuk mengamati tentang materi yang diberikan, menjawab pertanyaan dari guru yang lebih kompleks saat kegiatan tanya jawab, dan menceritakan kembali cerita yang sudah didengarkan dari media teknologi yang diberikan.