Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Perancangan Mesin Pencetak Briket Limbah Pelepah Sawit Sistem Hidrolik di Kota Bontang Ratnawati Ratnawati; Lukito Dwi Yuono; Fahru Rozy; Aswar Aswar
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4863

Abstract

Oil palm frond waste is an abundant biomass that has not been optimally utilized in Bontang City, East Kalimantan, with the potential for processing into briquettes as an alternative energy source. This study aims to design and produce a briquette molding machine for oil palm frond waste with a hydraulic system using SolidWorks 2011 software, and to determine the effect of pressure variations on the quality of the resulting briquettes. The research method includes literature study, 3D design, machine construction, and testing of components and briquette results. The machine is designed with a UNP 80 frame, a cylindrical mold, a press piston, a hydraulic jack, and a return spring. Tests were carried out at three pressure variations, namely 50 bar, 100 bar, and 150 bar. The results showed that the pressure of 150 bar was 0.00182 g/cm³, while the lowest water content was also found at a pressure of 150 bar, namely 8.33%, resulting in denser and more flammable briquettes. The lowest ash content was 5.71% at 100 bar, indicating the least combustion residue at medium pressure. Overall, the hydraulic briquette press was able to operate stably and produce briquettes with quality that meets biomass fuel standards. This research is expected to provide an alternative solution for utilizing biomass waste while increasing the productivity of (UMKM) in Bontang City.
Pengaruh Variasi Campuran Air Suling dan Air Mineral pada Larutan Elektrolit terhadap Tegangan Aki Hildar Saputra; Yano Hurung Anoi; Ratnawati; Siti Norhidayah
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/fym0zz84

Abstract

Accumulator/aki adalah suatu jenis baterai yang banyak digunakan untuk  kendaraan  bermotor. Aki motor secara umum dibedakan menjadi dua jenis yaitu aki basah dan aki kering. Di dalam aki basah terdapat cairan yang disebut elektrolit, elektrolit ini terbuat dari kandungan asam dengan air. Namun kandungan asam yang dihasilkan terkadang tidak sama dikarenakan pemilihan campuran air yang digunakan kurang tepat. Tujuan dalam penelitan ini adalah untuk mengetahui campuran elektrolit paling efektif terhadap perfoma tegangan pada aki dengan membandingkan penggunaan antara air suling dan air mineral. Metode penelitian ini bersifat eksperimental dengan membandingkan variasi larutan elektrolit pada dua aki berkapasitas 35Ah dan 45Ah. Output yang menjadi perbandingan yaitu pengukuran nilai tegangan yang dihasilkan oleh dua buah aki yang diuji. Pengujian dilakukan dalam kurun waktu 15 menit sampai 120 menit sebelum dan setelah charge. Pengukuran pada mobil berkapasitas 1200 cc dengan putaran 1000 rpm sampai 3000 rpm, larutan elektrolit pada air suling mendapatkan nilai tegangan yang lebih tinggi daripada air mineral, dengan tegangan saat penuangan pertama setelah 120 menit yaitu 12.9 volt dan setelah dicharge naik menjadi 13.6 volt.  Kemudian di mobil pada putaran 1000 rpm mendapatkan tegangan stabil 14.5 volt dan saat start engine pertama 10.2 volt. Kesimpulan dari penelitian ini elektrolit air suling terbilang lebih cocok digunakan untuk air aki ketimbang elektrolit air mineral. Untuk pemakaian jangka lama elektrolit air suling lebih baik dibandingkan elektrolit air mineral yang mudah panas saat digunakan pada jangka waktu yang lama dan diputaran rpm tinggi