Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Hubungan Interaksi Sosial Guru Pendamping Dengan Empati Anak Autis di SLB Thiafin Mandiri Prabumulih Adellia Agustrie; Neni Noviza; Bela Janare Putra
Social Science and Contemporary Issues Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Social Science and Contemporary Issues Journal
Publisher : ScidacPlus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research entitled “The Relationship between Social Interaction of Assistant Teachers anda Empathy of Autistic Children at SLB Thiafin Mandiri Prabumulih. This research aims to find out the relationship between the interaction of accompanying social teachers and the emphaty of autistic children at SLB Thiafin Mandiri Prabumulih. The method used is a quantitative approach with a correlational research type. The research population consistedof 15 people. The samplingtechniques uses a saturated sampling techniques because the populations < 100, so the population is included in the sample. The results of the validity test by comparing rcount with rtable from the formula df = n-2, namely 0,3610. The data analysis technique uses the Pearson product moment correlation test. The results of the research show that the average interaction of accompanying social teachers at SLB Thiafin Mandiri Prabumulih is at a medium level with a percentage of 73 % anda the emphaty level for the majority of autistic children is in the medium category with a percentage of 87 %. The results of the analysis using the Pearson product moment corrleation test obtained a value of 0,054 and the resultswere compared with the rtabel of the 15 people in the research sample which wasa 0,5140. So, the conclusion states that there is a positive relationship between the social interaction of accompanying teachers anda emphaty of autistic children at SLB Thiafin Mandiri.
Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Metode Talaqqi dalam Meningkatkan Kemampuan Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an Pada Majelis Taklim Diky Wahyu Maulana; Manah Rasmanah; Bela Janare Putra
Social Science and Contemporary Issues Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Social Science and Contemporary Issues Journal
Publisher : ScidacPlus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan layanan bimbingan kelompok dengan metode talaqqi dalam meningkatkan kemampuan tahsin dan tahfiz Al-Qur'an di majelis taklim. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, simpulan dan verifikasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan oleh 8 orang klien mengalami perubahan yang signifikan setelah mengikuti bimbingan yang diberikan yaitu mereka sudah mulai mampu mengenali konteks penyebutan suatu surat, membedakan sifat atau hukum huruf dalam setiap bacaan, dan sudah terbiasa dengan panjang/pendeknya makna baik ketika melihat Al-Qur'an maupun ketika membacanya di luar kepala. Begitu pula dalam bidang fashahah atau kelancaran membaca Al-Qur'an, peneliti melihat bahwa kedelapan klien ini sudah mulai lancar membaca dan dapat membedakan tanda-tanda wakaf seperti tempat-tempat yang harus mereka hentikan dan tempat-tempat yang tidak boleh mereka hentikan. Mereka juga mampu menerapkannya baik ketika membaca dengan melihat Al-Quran maupun ketika membacanya di luar kepala.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Metode Muhadharah untuk Meningkatkan Keterampilan Public Speaking Mahasiswa Ariwibowo; Manah Rasmanah; Bela Janare Putra
Social Science and Contemporary Issues Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Social Science and Contemporary Issues Journal
Publisher : ScidacPlus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is entitled "The Influence of Group Guidance with the Muhadharah Method to Improve Students' Public Speaking Skills" Public speaking skills are very important skills in the academic and professional world. Students as future leaders need to master these skills to be able to communicate ideas, opinions, and ideas clearly and effectively to their audience. The purpose of this study is to find out how students' public speaking skills before and after and whether they have an effect after being given group guidance using the muhadhrah method. This research method uses a quantitative approach with the type of experimental research and the design of one group pretest - posttest. From the total population of 84 students, 8 samples were taken. The sample technique used is purposive sampling. Data collection techniques include observation, questionnaires, and documentation. With a total of 22 questions that have been tested for the validity of the calculation > the table with a calculation value of 0.052-0.510 and the table 0.217. The data analysis technique uses the Wilcoxon test. The results of the study showed that the majority of Himasada students' public speaking skills were in the high category, which was initially with a value of M(SD) = 32.5(2.72) to M(SD) = 51.125(1.246). Therefore, Group Guidance with Muhadharah Motto is effective in improving the Public speaking skills of students with a high influence category.
THE IMPACT OF GROUP COUNSELING ON PARENTS' STRESS MANAGEMENT DURING EARLY CHILDHOOD DEVELOPMENT: AN EXPERIMENTAL STUDY Bela Janare Putra; Ega Nur Fadillah
Islamic Counseling and Parenting Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Islamic Counseling and Parenting Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/icpj.v1i1.5

Abstract

Development child age early is phase crucial which is often cause pressure psychological impact on parents , which can have an impact negative to pattern care and welfare child . Counseling group offer approach effective to help parents​ manage stress through support social and sharing experience . This study aims to analyze impact counseling group to management parent stress​ during development child age early . This study uses method experimental with pre-test and post-test control group design . The research population consisted of parents who had child age early in city X, with a total sample of as many as 100 people were divided in a way random become group experiments and groups control . Data collected through questionnaire and observation during session counseling group . The results of the study showed that counseling group effective in reducing level parental stress , where there is decline significant on the average score stress group experiment after intervention compared to group control that is not show change significant . This finding supports theory that support social in counseling group capable increase parents' ability to deal with challenge parenting . This study suggests importance integration counseling group as part of a parenting program to reduce stress in development child age early.
Penerapan Terapi Acceptance And Commitment Therapy (ACT) Dalam Mengelola Emosi Negatif Pada Ibu Yang Mengalami Empty Nest Syndrome Salsabil Nasha; Kusnadi Kusnadi; Bela Janare Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.814

Abstract

    Empty Nest Syndrome (ENS) adalah kondisi psikologis yang sering dialami oleh ibu ketika anak-anak mulai mandiri dan meninggalkan rumah, yang dapat memicu munculnya emosi negatif seperti kesepian, kehilangan, dan kebingungan peran. Emosi negatif yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dalam mengelola emosi negatif pada ibu yang mengalami ENS. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang ibu berusia 50 tahun yang menunjukkan gejala ENS setelah anak-anaknya menikah dan meninggalkan rumah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui empat sesi terapi ACT, subjek mampu mengenali dan menerima emosi negatif yang dirasakannya tanpa menghindar, serta mulai memahami nilai-nilai hidup yang penting baginya. Subjek juga menunjukkan peningkatan fleksibilitas psikologis dan mulai membangun kembali aktivitas bermakna yang sesuai dengan nilai-nilainya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) efektif dalam membantu ibu mengelola emosi negatif akibat Empty Nest Syndrome, serta mendorong individu untuk menerima pengalaman hidup secara utuh dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna sesuai dengan nilai-nilai pribadi.
Konseling Individu Dengan Teknik Refarming Dalam Membangun Resiliensi Pada Remaja (Studi Kasus Pada Klien “A” Di Kelurahan Mariana) Nova Ramadhana; Zhila Jannati; Bela Janare Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3784

Abstract

This study, entitled "Individual Counseling with the Reframing Technique in Building Resilience in Adolescents (A Case Study on Client 'A' in Mariana Village)", aims to examine (1) the resilience of client “A” before individual counseling with the reframing technique, (2) the implementation of individual counseling with the reframing technique in building resilience in client “A”, and (3) the resilience of client “A” after individual counseling with the reframingtechnique. This research uses a qualitative approach with a case study method, collecting data through observation, interviews, and documentation, and analyzing it using pattern matching, data explanation, and time-series analysis. The results show that (1) before counseling, client “A” had low resilience characterized by unstable emotions, negative thinking, and a lack of family support; (2) individual counseling with the reframing technique effectively helped build resilience by transforming negative perceptions into positive and constructive ones; and (3) after counseling, client “A” showed increased resilience, better emotional regulation, clear life goals, and improved relationships with family members. These findings indicate that individual counseling with the reframing technique can be an effective approach to help individuals build resilience and improve their quality of life.
Penerapan Konseling Individu dengan Teknik Latihan Asertif dalam Mereduksi Perilaku Insecure pada Remaja Diah Nur Azizah; Zhila Jannati; Bela Janare Putra
Journal of Society Counseling Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Society Counseling
Publisher : Scidacplus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59388/josc.v3i2.771

Abstract

This study aims to describe the application of individual counseling using assertive training techniques to reduce insecure behavior in adolescents at TPQ Amaliah Palembang. The method used was qualitative with a case study approach. Data were collected through direct observation, semi-structured interviews with five informants (students, parents, and TPQ administrators), and documentation. The results show that individual counseling with assertive training techniques is effective in reducing insecure behavior among adolescents, as evidenced by increased self-confidence following a staged counseling process involving role-playing, modeling, and positive reinforcement. Students who initially showed symptoms such as fear of speaking in public, avoidance of social situations, and excessive self-comparison gradually became more expressive, braver in sharing their opinions, and more confident in participating in class activities. Supporting factors include the positive therapeutic relationship between counselor and student, peer support, and consistent praise, while time limitations and the complexity of individual psychological problems were identified as obstacles. This study concludes that assertive training as part of individual counseling is an effective approach to address insecure behavior in adolescents.
Penerapan Konseling Traumatik dengan Pendekatan Trauma Healing untuk Mengatasi Trauma Pasca Kecelakaan Muhammad Syahrur Ramadhan; Zhila Jannati; Bela Janare Putra
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i2.253

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Konseling Traumatik Dengan Pendekatan Trauma Healing Untuk Mengatasi Trauma Pasca Kecelakaan” Trauma merupakan suatu kejadian fisik atau emosional serius yang menyebabkan gangguan terhadap psikologis seseorang sehingga membuatnya selalu teringat dengan kejadian yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi trauma klien pasca kecelakaan, bagaimana penerapan konseling traumatik dengan pendekatan trauma healing untuk mengatasi trauma dan bagaimana kondisi klien setelah diberikan layanan konseling traumatik. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian adalah klien RA yang berada di desa Tanjung Atap Barat Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan yang dialami klien RA terkait rasa trauma yang dialaminya setelah diberikan layanan konseling traumatik dengan pendekatan trauma healing melalui kegiatan seperti bernyanyi, bercerita, bermain lego atau bongkar pasang dan bermain di outdoor yang dimana emosi klien sebelumnya sangat tidak stabil seperti sangat cemas, merasa ketakutan, enggan bersosialisasi, merasa bersalah dan sebagainya. Setelah pemberian layanan, perilaku klien mulai membaik dan hal ini juga bisa dilihat dari adanya perkembangan perilaku dan emosi ke arah yang positif yakni mampu mengelola emosinya dan mulai membuka diri kembali terhadap lingkungan sekitarnya. Sehingga, penerapan konseling traumatik dengan pendekatan trauma healing dapat mengatasi trauma pasca kecelakaan.
Penerapan Konseling Individual dengan Teknik Minfulness dalam Meningkatkan Regulasi Emosi Atlet saat Kompetisi di Sons Palembang : Penelitian Dini Nur Apriliani; Neni Noviza; Bela Janare Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5917

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan regulasi emosi atlet saat kompetisi serta mengkaji efektivitas konseling individual dengan teknik mindfulness di SONS Palembang. Regulasi emosi adalah kemampuan mengenali, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi secara tepat agar atlet tetap tenang, fokus, dan adaptif, sehingga mengurangi kecemasan dan mendukung performa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis menjodohkan pola, eksplanasi, dan deret waktu. Hasil menunjukkan atlet mengalami kecemasan, takut gagal, dan sulit berkonsentrasi saat bertanding. Penerapan mindfulness seperti pernapasan sadar, body scan, dan self-talk positif terbukti meningkatkan kesadaran diri, pengendalian emosi, ketenangan, fokus, kepercayaan diri, serta kemampuan berpikir positif secara lebih adaptif.
Pengaruh Konseling Individu dengan Metode Mau’izah terhadap Motivasi Belajar dalam Kuliah Dhuha pada Remaja Masjid Agung Palembang: Penelitian Mita Apriani; Zhila Jannati; Bela Janare Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling individu dengan metode Mau’izah terhadap motivasi belajar remaja masjid dalam mengikuti kuliah dhuha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Single Subject Design (SSD) tipe A–B. Subjek penelitian berjumlah lima orang remaja masjid yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria memiliki tingkat motivasi belajar yang rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen skala psikologi motivasi belajar yang diberikan pada tahap pretest dan posttest dan juga dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Skor motivasi belajar pada tahap pretes berada pada perentase 53,4% sedangan pada tahap posttest meningkat menjadi 92,1%. Hasil penelitian menun- jukkan bahwa terdapat perbedaan skor motivasi belajar antara tahap pretes dan post- test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga hipotesis alternatif Ha diterima dan hipotesis nol H₀ ditolak. Dengan demikian, layanan konseling individu dengan metode Mau’izah berpengaruh terhadap motivasi belajar remaja masjid dalam mengikuti kuliah dhuha.